Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hari Pendidikan Nasional, Mampukah Mewujudkan Generasi Berkualitas?

Sunday, May 12, 2024 | Sunday, May 12, 2024 WIB Last Updated 2024-05-12T07:27:50Z

 


Oleh : Wanti Ummu Nazba


Dalam peringatan Hardiknas 2024, pemerintah menetapkan tema "Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar".

Seperti kita ketahui, Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas) diperingati setiap tanggal 2 Mei. Hardiknas ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Keppres RI Nomor 316 Tahun 1959. Tanggal tersebut dipilih kerena bertepatan dengan hari lahirnya bapak pendidikan nasional, Kihajar Dewantara. 


Hardiknas dibuat sebagai kepedulian Pemerintah akan pentingnya pendidikan di Indonesia.Dengan adanya Hardiknas diharapkan bisa menumbuhkan semangat belajar dan tumbuh untuk seluruh insan pendidikan.


Seiring dengan diperingati nya Hari Pendidikan Nasional tahun ini, Mei 2024 juga diwacanakan sebagai bulan Merdeka Belajar.


Sayangnya,dunia pendidikan kita masih begitu miris terhadap kerusakan generasi. Berdasarkan hasil Asesmen Nasional 2021 dan 2022 atau Rapor Pendidikan 2022 dan 2023, sebanyak 24,4% peserta didik mengalami berbagai jenis perundungan (Bullying) . Sementara itu, menurut Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), ada 30 kasus bullying sepanjang 2023. FSGI juga mencatat sepanjang 2023, ada 46,67% kekerasan seksual terjadi di Sekolah Dasar/SD. Ini hanyalah angka- angka yang tampak, belum lagi kasus yang tidak terlaporkan.


Kurikulum merdeka sebagai kurikulum nasional 2024 dianggap masih belum memberi kejelasan sebagai kurikulum.

Peserta didik diarahkan kepada kompetensi/daya saing atas sesuatu yang bersifat materi, 

namun melupakan aspek pembinaan agama/ 

mental.


Apalagi faktanya hari ini makin banyak potret buram pendidikan dalam semua aspek , baik guru maupun siswa yang melakukan berbagai kemaksiatan dan kejahatan serta pelanggaran hukum.

Oleh karena itu kurikulum merdeka justru akan menguatkan sekularisme dan kapitalisme dalam kehidupan. Melahirkan generasi yang buruk kepribadiannya, dan menjadikan generasi terjajah budaya barat yang rusak dan merusak.



Pendidikan adalah salah satu aspek strategis yang menentukan generasi masa depan. Islam memiliki target generasi yang berkualitas,beriman, bertaqwa, terampil dan berjiwa pemimpin.


Islam memiliki sistem pendidikan terbaik berbasis aqidah islam yang terbukti berhasil melahirkan generasi berkualitas, menjadikan agen perubahan dan membangun peradaban islam yang mulai. 

Dan negaralah yang bertanggung jawab untuk mewujudkannya .


Wallahu 'alam

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update