Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Geng Motor Kian Meresahkan, Akankah Tersolusikan?

Monday, May 27, 2024 | Monday, May 27, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:45:58Z

Oleh Ruri R
Pegiat Dakwah

 

Keamanan sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Sebaliknya banyaknya tindak kejahatan membuat ketenangan masyarakat terusik, tegang, tidak nyaman, dan penuh kekhawatiran. Apalagi kejahatan hari ini tidak sedikit mengakibatkan sampai hilangnya nyawa.

Terjadi di daerah Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pembacokan yang menimpa tujuh orang korban. Kepala Kepolisian sektor (Kapolsek) setempat, Kompol Deni Rusnandar membenarkan adanya kasus tersebut dan saat ini tengah diselidiki oleh aparat setempat. Diduga geng motor adalah pelaku utamanya. (Kompas.com, Ahad 5 Mei 2024)

Cicalengka yang sebelumnya sudah dikenal sebagai daerah rawan begal, dengan adanya pembacokan membuat masyarakat bertambah was-was, merasa bahwa lingkungan sekitarnya sudah tidak aman. Mirisnya lagi, di antara para pelaku pembacokkan sebagian dari mereka ada yang masih berusia remaja.

Maraknya geng motor bukan hanya di Cicalengka. Aksinya makin liar dan brutal. Tidak segan-segan menganiaya, bahkan memperkosa. Manusia diperlakukan bak binatang. Motifnya beragam, karena alasan ekonomi, sakit hati, dan yang lainnya.

Bukan tidak ada penanganan, namun sampai saat ini kasus bukan semakin berkurang, tetapi sebaliknya malah kian bertambah. Seolah sudah cukup dengan menyerahkan kasus tersebut kepada para orang tua dan pihak kepolisian. Seharusnya ditangani secara serius, terlebih para remaja, mengingat mereka adalah calon pemimpin di masa depan.

Ketidakseriusan penanganan diakibatkan dari penerapan sistem sekularisme liberal. Sekularisme yang menjauhkan agama dari pengaturan kehidupan telah menggerus dan memperlemah keimanan. Sehingga seseorang dengan entengnya melakukan tindak kejahatan tanpa memikirkan akibatnya apalagi takut dosa. Keimanan yang seharusnya menjadi kontrol bagi dirinya malah terjerumus kepada kehidupan liberal, yang penting menyenangkan, tidak mengenal halal haram.

Dari sini nampak jelas bahwa sistem sekuler telah gagal menciptakan keamanan sekaligus gagal membina generasi. Yang ada rakyat dibuat makin resah, generasi kian rusak. Jika dibiarkan tentu saja remaja terancam di ambang kehancuran. Mentalnya rapuh, mudah tersulut emosi oleh hal sepele, jauh dari kata tangguh.

Untuk menciptakan keamanan sekaligus menyelamatkan generasi haruslah beralih dari sistem yang rusak ini kepada sistem Islam. Islam menempatkan pemimpin negara sebagai raa’in (pengatur urusan umat), menjamin kesejahteraan melalui pemenuhan kebutuhan pokok mereka berupa pangan, sandang, papan. Termasuk juga jaminan pendidikan, kesehatan juga keamanan. Semua itu menjadi tanggung jawab seorang pemimpin yang akan menjalankan amanahnya atas rakyat. Rasulullah saw. bersabda:

“Imam/khalifah adalah raa’in (pengurus rakyat) dan ia bertanggung jawab atas pengurusan rakyatnya.” (HR al-Bukhari)

Negara akan menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan tenteram dengan kekuatan tiga pilar yaitu; Pertama, ketakwaan individu. Melalui penerapan sistem pendidikan berbasis akidah Islam, umat akan dibina terutama generasi remaja dengan baik hingga terbentuk kepribadian yang bertakwa dan memiliki keimanan yang kuat. Hal inilah yang akan menjadi pencegah terjadinya berbagai tindak kejahatan yang dilarang syariat.

Kedua, adanya kepedulian masyarakat melalui kewajiban amar makruf nahi mungkar secara kolektif hingga mampu mencegah terjadinya berbagai kejahatan yang mungkin dilakukan oleh individu. Ketiga, menerapkan aturan Islam secara sempurna di semua aspek kehidupan agar umat terjaga dari kemungkinan berbuat dosa.

Tiga hal tersebut adalah solusi dalam menyelesaikan tindak kejahatan pada aspek preventif. Adapun pada aspek kuratif negara menerapkan hukuman yang tegas dan adil. Sanksi dalam sistem Islam berfungsi sebagai jawabir (penebus) untuk pelaku dan źawajir (pencegah) bagi orang lain agar tidak berbuat yang serupa. Ketika ia telah dihukum di dunia sesuai syariat Islam, insyaallah di akhirat kelak akan terbebas dari siksa.

Semua itu akan terwujud apabila aturan Islam diterapkan di muka bumi ini. Semua permasalahan apapun dalam kehidupan akan mampu terselesaikan, karena hanya dengan penerapan Islam lah kesejahteraan seluruh rakyat akan terwujud dan jaminan rasa aman dan tenteram dalam hidup akan terlaksana. Untuk itu, bersegeralah kembali kepada aturan Islam dan tinggalkan sistem kufur yang menumbuhsuburkan berbagai kejahatan yang semakin menyengsarakan.

Wallahu ‘alam bishshawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update