Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Peran Negara Untuk Keselamatan Umat

Sunday, January 14, 2024 | Sunday, January 14, 2024 WIB

 


Oleh : Emi Kartini (Muslimah Peduli Umat)

Indonesia kembali berduka atas kejadian tabrakan nya Kereta Api (KA) Lokal dengan Kereta Api Turangga PLB 65A Jum'at 5 Januari 2024 di Haurpugur Cicalengka kabupaten Bandung, pukul 06:30 waktu Indonesia barat. Ini sudah yang kesekian kalinya terjadi kecelakaan kereta api, dan peristiwa ini jadi awal pembuka tahun 2024. Sebelumnya, di tahun 2023 yang baru saja ditinggalkan banyak terjadi kecelakaan kereta api, atau biasa disebut dengan Peristiwa Luar biasa Hebat (PLH), dan ini tentu saja menjadi sorotan utama  dalam pelayanan transportasi publik di negara ini dan peristiwa ini melibatkan berbagai jenis insiden seperti, tabrakan, anjlok, terguling atau terbakarnya kereta api.


Akibat dari terjadinya insiden insiden diatas hal itu selain mengakibatkan kerugian material juga tentu saja memakan korban jiwa yang tidak sedikit mengingat kereta api merupakan salah satu kendaraan dengan jumlah penumpang yang sangat banyak, sehingga ketika terjadi kecelakaan kereta maka tidak menutup kemungkinan akan banyak memakan korban jiwa. Penyebab kecelakaan ini bisa muncul akibat beberapa faktor, mulai dari human error, sistem error, perlintasan kereta yang kurang memadai, kurangnya perawatan kereta atau juga rem kereta yang tidak berfungsi dengan baik, hal itu bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan kereta api,


Dan kecelakaan yang baru saja terjadi di Haurpugur Cicalengka pun terjadi akibat faktor yang disebutkan di atas, yaitu kurangnya jalur kereta yang akan dilintasi oleh kereta api, dan juga minimnya sinyal yang buruk, seperti di stasiun Cicalengka yang masih menggunakan sinyal blok mekanik perbedaan model persinyalan ini akan membedakan cara pengoperasiannya dan hal ini rentan munculnya tabrakan kereta api, ini menunjukkan minimnya mitigasi untuk menciptakan transportasi yang aman untuk digunakan penumpang.


Sesungguhnya kecelakaan kereta api bukan hanya sekedar musibah, tapi merupakan tata kelola transportasi yang salah juga ada kedzaliman di dalamnya karena ada hal yang diabaikan  sebab dalam sistem kapitalisme menjadikan paradigma penguasa kepada rakyat adalah bisnis dimana keuntungan dijadikan landasan kebijakan sehingga mereka mengabaikan nyawa rakyatnya. Para pemilik modal hanya memikirkan keuntungan dari setiap usaha yang mereka jalankan tanpa memikirkan dampak bagi rakyat atas usaha yang mereka lakukan tersebut, sehingga berbagai musibah pun terjadi tak urung nyawa pun menjadi taruhannya. Dan untuk penguasa saat ini pun mereka abai akan keselamatan rakyatnya mereka lebih berpihak kepada oligarki. Jika diibaratkan pemilik modal tuannya dan mereka pelaksanya, sungguh sistem ini menjadikan negara tidak memiliki visi melayani umat, sungguh miris nasib rakyat di negeri ini keselamatan jiwa menjadi taruhan demi keuntungan segelintir orang yaitu para pengusaha.


Sangat berbeda dengan sistem Islam dengan institusi khilafahnya jaminan transportasi yang aman, nyaman dan murah, dengan mengutamakan keselamatan penumpang. Dan hal ini hanya bisa diwujudkan dalam sistem Islam, karena dalam Islam seorang pemimpin yang disebut Khalifah merupakan pelayan/bagi rakyatnya, sehingga keselamatan rakyatnya merupakan hal utama dibandingkan dengan keuntungan yang akan didapat, sebab tanggung jawab seorang pemimpin bukan hanya dunia tapi juga sampai akhirat, karena Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya kelak di akhirat. Dan terkait modal transportasi tidak terlepas dari paradigma pembangunan infrastruktur dalam Islam, yakni disediakan untuk kemaslahatan umat untuk memudahkan aktivitas umat dengan tidak.membahayakan umat, oleh karena itu akan tersediakan secara murah bahkan gratis dan aman untuk dinikmati oleh umat.

Wallahu alam biashawab

 

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update