Jawabnya tentu bisa, sudah terbuktikan kasusnya ada, Ini salah satu bukti nyata lemahnya hukum buatan manusia didukung oleh sistem yang saat ini dipakai negara tidaklah membuat efek jera. Sanki hukuman mati atau seumur hidup bagi pemakaian dan pengendalian oleh narapidana tidak efektif, bahkan membuat kemaksiatan berulang. Menjadi peluang masalah barupun berdatangan.
Kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya efek samping kecanduan atau ketergantungan barang haram ini serta kurangnya perhatian terhadap penyakit masyarakat yang makin makan korban tunas tunas generasi penerus bangsa. Kebiasaan yang kuat mengganggu saraf, mengakibatkan kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran dan kerusakan saraf tepi. Di Indonesia penyebaran barang terkutuk ini adalah jaringan internasional yang berasal Aprilia Barat, Iran, Tiongkok, Pakistan, Malaysia dan Eropa melalui jalur laut serta pelabuhan tidak resmi (jalur tikus)
Seperti yang lagi ramai dalam pemberitaan sebut saja REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose menyebutkan banyak narapidana narkotika berusaha mengendalikan peredaran obat terlarang dari dalam lapas. Mereka menjalani hukuman mati sampai penjara seumur hidup, Mereka berusaha mengelabui petugas lapas kata Golose saat menutup rangkaian kegiatan Shooting Against Drugs' di lapangan Tembak Polda Bali Tohpati, Denpasar Bali, Sabtu 24/6/2023
Kemaksiatan ini tidak terlepas dari karena jauhnya anak-anak usia remaja dari ajaran agama, selama ini kita dijauhkan Bahakan seakan memisahkan diri dari ajaran yang seharusnya kita patuhi, bukan hanya dalam urusan ibadah saja, semestinya dalam segala aspek kehidupan termasuk tata cara pergaulan sejak dini agar dapat membentengi diri hal hal pengaruh buruk lingkungan termasuk barang terlaknat ini.
Dalam agama tentulah diajarkan nilai nilai yang baik agar dapat memilah dan memilih mana yang baik atau buruk. Agama membentuk diri berprinsip tangguh, berkarakter kuat. Jadi perlunya pendidikan agama di sejak usia dini agar dapat mencegah masuknya pemikiran ingin mencoba coba barang berbahaya,Agama Islam memiliki sistem sanksi yang tegas dan menjerakan yang bersumber pada aturan Allah dan RasulNya. Karena kelak usia muda kita akan diminta pertanggungjawaban. Bukan hanya perihal sholat, zakat puasa dan harta yang kita dapatkan selama hidup di dunia ini
Islam juga memiliki sistem pendidikan yang mampu mencetak aparat yang memiliki integritas tinggi dalam menunaikan amanah pekerjaannya, karena menyadari ada pertanggung-jawaban kepada Allah Swt
Palembang 28 Juni 2023

No comments:
Post a Comment