Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

LEGALISASI LGBT BERTOPENGKAN HAM : MENGHANCURKAN MORAL GENERASI BANGSA

Sunday, July 02, 2023 | Sunday, July 02, 2023 WIB

Oleh : Yuli Atmonegoro
Pengemban Dakwah Serdang Bedagai

       Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa LGBT telah merebak dikalangan masyarakat hingga meresahkan semua kalangan. Bukan hanya itu, mereka bahkan sudah terang-terangan menunjukkan jati diri mereka yang sesungguhnya, seperti fenomena Citayam Fashion Week, tagar-tagar di sosial media yang medukung keberadaan  kaum yang disebut “Kaum Pelangi” ini, sudah tidak terbendung lagi. Tidak tanggung-tanggung, mereka semakin tidak malu melanggar norma-norma dimasyarakat, bahkan melabrak nilai-nilai agama yang sesungguhnya tidak pernah diakui oleh agama manapun di Indonesia. Mereka memaksa agar keberadaan mereka diterima ditengah-tengah masyarakat, padahal keberadaan mereka sebenarnya sangat bertentangan dengan Ideologi Bangsa.
       
Bagi kaum yang cerdas dan normal, tentu saja hal terlarang ini tidak mungkin dapat diterima oleh mereka, karena perbuatan yang mereka lakukan ini adalah prilaku menyimpang. Ditambah lagi dampak yang ditimbulkan akibat penyimpangan yang mereka lakukan sangatlah besar dan berbahaya bagi anak Bangsa. Bagaimana tidak, dari segi moral dan kesehatan, sangat merusak dan menghancurkan bagaikan api dalam sekam. Tampak baik-baik saja dari luar, tetapi didalamnya sudah menjadi abu. Inilah gambaran generasi muda bangsa kita. Namun bagi sebagian orang yang berfikiran dangkal, penyimpangan kaum pelangi ini dianggap normal dan harus bisa diterima dimasyarakat seperti masyarakat yang normal.Jelas tidak bisa dan tidak boleh ini sampai terjadi !!!
       
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Nur Azizah Tahmid berkata bahwa keberadaan kelompok LGBT di Indonesia bertentangan dengan Ideologi Negara. Menurut Nur Azizah, dalam sila pertama Pancasila disebutkan bahwa rakyat Indonesia Berketuhana Yang Maha Esa. Artinya, kita sebagai rakyat Indonesia menggunakan Norma Agama dalam bermasyarakat di NKRI ( Humas Fraksi PKS.id, Depok,28/09/2021  22:20). Saat ditemui dikediamannya, di Wilayah Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok, pada Kamis (23/09/2021), beliau menuturkan fenomena LGBT di Indonesia saat ini telah menjadi gerakan massif dan dapat dikategorikan berbahaya di Indonesia.
       
“Selain itu, secara medis prilaku LGBT ini menjadi salah satu faktor utama maraknya penyakit menular seksual serta HIV-AIDS. Akan tetapi di Indonesia belum ada norma hukum yang mengatur prilaku asusila tersebut”, imbuhnya.
       
Apa yang dikatakan oleh beliau adalah benar adanya. Negara kita belum membuat aturan serta hukum yang adil dan pasti untuk mengatasi kaum ini. Padahal keberadaan mereka sudah tidak terbendung lagi. Alih-alih membuat hukum atau kebijakan mengatasinya, Negara malah seperti memberi angin  segar pada kaum pelangi ini dengan sengaja memberi izin Grup Band asal Inggris, Coldplay berkampanye terang-terangan dengan mengibarkan bendera pelangi ditengah-tengah konser dan ditonton oleh ribuan rakyat Indonesia yang tanpa sadar telah terhipnotis oleh gemerlap dan suara music Grup Band tersebut. Alasan pemerintah tidak menindak lanjuti permasalahan ini adalah dengan alasan HAM. Sungguh alasan klasik yang sebenarnya tak pantas untuk di kemukakakan.
       
Sebenarnya, jika kita berfikir dengan akal sehat dan kita kaitkan ini dengan norma-norma agama, tentu hal ini sudah sangat menyimpang dan jauh dari kodrat manusia sebagai hamba Allah yang diciptakan berpasang-pasangan, yaitu laki-laki dipasangkan  dengan perempuan. Lalu, bila laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan sah untuk dipasangkan, secara nyata kita telah melanggar aturan yang telah Allah tetapkan.
Dalam aturan Islam, LGBT ini adalah satu penyimpangan yang sangat Allah murkai. Kita tidak lupa akan ayat-ayat Allah di dalam Al-Qur’an yang mengisahkan tentang Kaum Luth yang Allah hancurkan akibat penyimpangan ini.Lalu apakah kita akan mengikuti jejak mereka?
       
Pemerintah sebagai  penguasa yang punya wewenang penuh atas pengaturan negara ini, seharusnya mampu mengatasi permasalahan ini. Penyebaran LGBT yang semakin massif ini akan menghancurkan moral para pemuda bangsa ini yang nantinya akan menjadi hamba sex dan penyimpangan. Tidakkah kita memikirkan nasib anak cucu kita dikemudian hari jika permasalahan ini kita biarkan tak terkendali? HAM hanyalah topeng legalisasi bagi kaum yang bahkan  tidak Allah akui untuk ada di muka bumi ini. Lalu, mengapa dengan sombongnya kita menentang Allah dengan melegalkan dan menerima penyimpangan yang mereka lakukan sekaligus mereka sebarkan ditengah-tengah masyarakat?
      Wallaahu A’laam bishshowaab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update