Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jaminan Kesehatan Dalam Islam

Monday, December 05, 2022 | Monday, December 05, 2022 WIB Last Updated 2022-12-05T16:03:02Z

Oleh : Fina Fauziah 
(Aktivis Muslimah & Pegiat Literasi )

SOREANG, WWW.PASJABAR.COM — Sejumlah unsur terkait melaksanakan deklarasi universal health coverage tingkat Kabupaten Bandung tahun 2022 di Gedung Moch Toha Soreang, Rabu (23/11/22) kemarin. Bupati Bandung Dadang Supriatna yang hadir pada kesempatan itu turut mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan sebagai salah satu elemen pembangunan daerah di bidang kesehatan khususnya yang telah menginisiasi acara tersebut.“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebagai bukti nyata sinergitas antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dengan BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan program JKN-KIS,” kata Dadang Supriatna. Bupati Bandung mengungkapkan kegiatan deklarasi universal health coverage ini, selaras dengan visi misi Pemkab Bandung.
“Terwujudnya Kabupaten Bandung yang bangkit, edukatif, dinamis, agamis, dan sejahtera (Bedas). Termanifestasi melalui misi kedua, yaitu menyediakan layanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan merata. Kemudian misi kelima, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan prinsip keadilan dan keberpihakan pada kelompok masyarakat lemah,” kata Bupati Bandung. Dalam sambutannya, Bupati Dadang Supriatna mengatakan kegiatan deklarasi universal health coverage Kabupaten Bandung tahun 2022 ini merupakan implementasi dari instruksi Presiden RI No 01 tahun 2022 perihal optimalisasi pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional (JKN).

Pada tahun 2001, semua negara anggota WHO termasuk Indonesia berkomitmen untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC). Ini adalah salah satu program yang memastikan masyarakat memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus menghadapi kesulitan finansial. Hal ini ditunjang dengan pelayanan fasilitas kesehatan yang berkualitas.Target Indonesia di tahun 2024 PPJMN 98% masyarakat sudah harus menjadi peserta BPJS Kesehatan. Karenanya pemerintah sangat antusias sekali, dengan segala cara menekan masyarakat agar menjadi anggota BPJS Kesehatan, salah satunya harus menyertakan kartu BPJS dalam pengurusan jual beli tanah. Dengan pemaksaan ini, menunjukkan bahwa pemerintah menutup mata terhadap karut marut pengelolaan asuransi BPJS Kesehatan, sekaligus tidak mempertimbangkan kondisi ekonomi rakyat saat pandemi ini.Target Indonesia di tahun 2024 PPJMN 98% masyarakat sudah harus menjadi peserta BPJS Kesehatan. Karenanya pemerintah sangat antusias sekali, dengan segala cara menekan masyarakat agar menjadi anggota BPJS Kesehatan, salah satunya harus menyertakan kartu BPJS dalam pengurusan jual beli tanah. Dengan pemaksaan ini, menunjukkan bahwa pemerintah menutup mata terhadap karut marut pengelolaan asuransi BPJS Kesehatan, sekaligus tidak mempertimbangkan kondisi ekonomi rakyat saat pandemi ini. Di lapangan ternyata masyarakat banyak yang menunggak pembayaran asuransi BPJS Kesehatan, yang mengakibatkan mereka juga akan dibebani dengan denda dampak dari keterlambatan dalam membayar asuransi tersebut. Dan juga masih banyak keluhan dari pasien peserta BPJS Kesehatan, bahwa pelayanan dari pihak rumah sakit kurang memuaskan. 

Kesehatan dalam Islam merupakan salah satu kebutuhan vital masyarakat yang pelayanannya dijamin oleh negara. Sistem Islam menyediakan layanan kesehatan bagi setiap individu rakyat secara gratis. Paradigma Sistem Islam dalam mengatur urusan rakyat adalah melayani dan bertanggung jawab sepenuhnya. Sistem Islam tidak akan mengeksploitasi atau menempatkan rakyat sebagai “pasar” untuk barang dan jasa kesehatan. Sistem Islam menjamin dan bertanggung jawab sepenuhnya dalam penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai, dokter, dan tenaga medis yang profesional untuk memberikan pelayanan layanan kesehatan maksimal. Sistem Islam membentuk badan-badan riset untuk mengidentifikasi berbagai macam penyakit beserta penangkalnya. Pada masa keemasan Islam, Bani ibn Thulun di Mesir memiliki masjid yang dilengkapi dengan tempat-tempat mencuci tangan, lemari tempat menyimpan minuman, obat-obatan, dan dilengkapi dengan ahli pengobatan (dokter) untuk memberikan pengobatan gratis. Khalifah Bani Umayyah banyak membangun rumah sakit yang disediakan untuk orang yang terkena lepra dan tuna netra. 

Khalifah Bani Abbasyiah banyak mendirikan rumah sakit di Bagdad, Kairo, Damaskus dan mempopulerkan rumah sakit keliling. Sistem Islam melalui departemen terkait mensosialisasikan hidup sehat dan menciptakan lingkungan bersih dan asri. Sistem Islam juga membudayakan gaya hidup sehat dengan cara membuat aturan-aturan yang menjamin kehalalan dan higienitas makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat, serta bersihnya lingkungan dari polusi.Rakyat negeri ini hanya akan mendapatkan pelayanan terbaik ketika urusan mereka diatur dengan aturan terbaik. Tidak ada aturan yang lebih baik dibandingkan syariah Islam. Syariah Islam hanya bisa diterapkan secara kâffah dalam sistem pemerintahan yang tegak di atas akidah Islam. Wallahu A’lam Bisshowab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update