Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

HIV/AIDS TUMBUH SUBUR DALAM SISTEM SEKULER

Monday, December 12, 2022 | Monday, December 12, 2022 WIB Last Updated 2022-12-12T14:18:08Z

By : Serla Anggraini

Dikutip dari situs Alodok HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Jika makin banyak sel CD4 yang hancur, daya tahan tubuh akan makin melemah sehingga rentan diserang berbagai penyakit. HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS (acquired immunodeficiency syndrome). AIDS adalah stadium akhir dari infeksi HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya. 

Di Indonesia sendiri terkhususnya di Provinsi Aceh yakni di Kota Lhokseumawe kasus HIV ini mengalami peningkatan, tercatat sejak tahun 2022 terdapat 88 warga yang terinfeksi penyakit HIV ini, yang dimana akibat penularannya didominisi akibat perilaku seks bebas. Namun fakta lain mengungkapkan bahwa perilaku seks bebas bukanlah satu-satunya penyebab dari meningkatnya kasus HIV di daerah tersebut, melainkan peningkatan kasus HIV di wilayah tersebut juga disebabkan karena adanya hubungan homoseksual (hubungan sejenis), dan penggunaan jarum suntik bagi pengguna narkotika yang menjadi penyebab lain dari meningkatnya kasus ini. 

Dari kasus diatas dapat kita ambil pelajaran bahwa sejatinya keberadaan sistem sekuler bukanlah sesuatu yang baik dalam menentukan aturan hidup yang sesuai untuk manusia, sistem sekuler yang berkiblatkan kebebasan dan memisahkan kehidupan dunia dengan agama hanya akan berakhir dengan sebuah kehancuran, hal ini terbukti tidak hanya di Indonesia tapi diluar negeri kasus HIV ini juga terus mengalami kenaikan setiap tahunnya, yang dimana faktor pemicunya juga sama yakni free seks dan homoseksual, hal ini sudah jelas memberikan gambaran bahwa aturan yang manusia ciptakan sejatinya bukanlah aturan terbaik yang mampu mengatur kehidupan manusia di dunia ini. 

Bersamaan dengan terlihatnya kebobrokan dari sistem sekuler ini memberikan bukti kepada kita bahwa sebenarnya hanya aturan Islam lah sebaik-baiknya peraturan bagi manusia. Islam merupakan rahmat bagi seluruh alam bukan hanya rahmat bagi sebagian orang (kaum muslim khususnya). Jika saja aturan yang Islam ciptakan dapat diterapkan secara kaffah dan totalitas otomatis permasalahan dan penyait seperti ini tidak akan berada di posisi separah ini. Islam merupakan agama yang sempurna, dan letak kesempurnaan Islam ialah karena Islam satu-satunya agama yang mengatur segala aspek kehidupan manusia, mulai dari hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan dengan sesama manusia, sampai hubungan manusia dengan tuhannya. Termasuk pulalah dalam hal ini hubungan dalam hal pemenuhan kebutuhan baik itu kebutuhan jasmani maupun kebutuhan biologis.

Islam megharamkan adanya free seks diluar pernikahan, apalagi hubungan homoseksual yang menyalahi fitrah sebagai manusia, maka sejatinya apa yang islam haramkan ini  mendatangkan kebaikan tersendiri bagi manusia yang mau berfikir, dan menjadikan islam sebagai petunjuk kehidupan. Dimasa lalu kejadian serupa (yakni homo seksual) pernah terjadi dikehidupan nyata, berangkat dari kisah kaum Nabi Luth harusnya bisa menjadi gambaran bagi kita bahwa perilaku tersebut bukanlah sesuatu yang baik dan tidak pantas untuk di ikuti.

Syariat Islam yang Allah turunkan melalui Rasulullah SAW merupakan sebaik-baiknya arahan dan pedoman hidup bagi manusia, maka sudah sepantasnya kita kembali pada sesuatu yang menjadi fitrah kita sebagai manusia yakni meng-hamba kepada Allah semata bukan kepada Dunia yang fana, serta menjadikan Rasulullah sebaik-baiknya pedoman bukan malah mengambil keburukan dari manusia yang enggan mengenal kata “tuhan”.

Manusia akan menerapkan sesuatu yang ia lihat dan pelajari dari kehidupan, maka ini merupakan tugas bagi para pengemban dakwah untuk memberikan pelajaran-pelajaran baik yang sesuai dengan yang Allah perintahkan dan memperlihatkan sesuatu yang dapat memuaskan akal dan menuntun manusia untuk kembali kepada fitrahnya, karena suatu kebaikan tidak hanya hak bagi tiap-tiap individu secara sendiri-sendiri, melainkan kebaikan meruapakan sesuatu yang harus disebarkan dan disuarakan kepada banyak orang.

Semoga Allah mempermudah perjuangan para pengemban dakwah dan Allah perkenankan kita semua untuk hidup dengan peraturan Islam yang sempurna.
Wallahua'lam bishawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update