Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Target Indonesia Jadi Kiblat Ekonomi Syariah: Jangan Hanya Kapitalisasi!

Saturday, November 13, 2021 | Saturday, November 13, 2021 WIB


Finadefisa (Mahasiswi, Komunitas Annisaa Ganesha)

Pada acara Peringatan Hari Santri Nasional dan Peluncuran Logo Baru Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di Istana Negara lalu (22/10/2021), Presiden Joko Widodo menginginkan Indonesia menjadi pemain utama sektor ekonomi syariah dan industri halal dunia. Hal ini mengingat RI merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Ia juga menyampaikan terjadi perkembangan yang pesat bagi ekonomi syariah di Indonesia dari tahun ke tahun. Tahun 2018 Indonesia berada di peringkat 10 besar dunia. Angka itu naik pesat di tahun 2019 menjadi peringkat 5. Tahun 2020 capaian tersebut kembali mengalami peningkatan hingga menempatkan ekonomi syariah RI pada peringkat 4 dunia.

Pada kesempatan yang sama, ketua MES sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir mengajak seluruh pihak bergotong royong mendukung industri syariah dalam negeri. Beliau mengatakan proyeksi penduduk muslim dewasa Indonesia yang mencapai 184 juta pada 2025 merupakan potensi besar bagi industri penyedia layanan syariah mengingat industri halal terus berkembang dan menyesuaikan dengan masyarakat, terutama negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim.

Walau dengan potensi yang besar seperti itu, dalam naungan negara yang mengadopsi cara pandang kapitalistik, seruan geliat ekonomi syariah hanya akan menjadi salah satu cara untuk meraih keuntungan materil semata, dalam hal ini keuntungan ekonomi. Potensi masyarakat muslim yang besar dijadikan komoditas untuk menawarkan keuntungan ekonomi yang besar pada dunia, khususnya para kapitalis internasional. Sehingga kebijakan ini tak lain hanya untuk memanfaatkan jumlah mayoritas kaum muslimin di Indonesia serta dompet-dompet mereka yang menggiurkan.

Dengan mayoritas penduduk yang menganut agama Islam, sudah semestinya pemerintah tidak ragu lagi menerapkan seluruh syariat Islam termasuk dalam perkara sistem ekonominya. Sehingga ekonomi Islam tidak sekedar menjadi sebuah pilihan yang menguntungkan, tetapi menjadi satu-satunya pilihan yang dituntunkan. Hal ini semata-mata karena dorongan keimanan yang ada pada diri kaum muslimin. Sehingga dengan itu Allah akan turunkan berkah, negara dan rakyat akan mendapatkan maslahat berupa keuntungan dan kesejahteraan. Begitupula negara akan menjadi gravitasi atau kiblat ekonomi global secara alami, tanpa perlu menjual label syariah kepada umat.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update