Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ilusi Pemerintahan Bersih Dalam Sistem Demokrasi

Thursday, June 10, 2021 | Thursday, June 10, 2021 WIB

Oleh: Ummu Labeeba
Ibu Rumah Tangga

Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md meminta masyarakat tak sepenuhnya kecewa kepada pemerintahan yang dinilai koruptif dan oligarki. Sebab, kata dia, ada kemajuan dari waktu ke waktu yang terus dilakukan pemerintah. 

"Tentu kehidupan demokrasi kita harus terus diperbaiki, tapi kemajuan yang sudah dicapai juga tak boleh dinafikan," kata Mahfud, Sabtu, 1 Mei 2021.

Ia menyebut dari sejak era Presiden Soekarno, tingkat kemiskinan terus ditekan dari yang awalnya sangat tinggi, hingga mencapai 11,9 persen pada akhir era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Di era pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo, angka ini terus ditekan hingga 9,1 persen. Masuk ke periode kedua Jokowi, Mahfud menyebut tingkat kemiskinan kembali naik ke 9,7 akibat pandemi Covid-19 yang menyerang sejak tahun lalu.

"Artinya ada kemajuan meski banyak korupsinya. Indonesia ini kaya raya. Meski jika dikelola secara koruptif, itu manfaatnya tetap banyak oleh rakyat. Apalagi jika dikelolanya nanti secara bersih dari korupsi," kata Mahfud.

Mahfud mengatakan korupsi memang bisa dilihat sebagai fenomena pelanggaran hukum. Tapi dalam disertasinya, ia mengatakan baik buruknya hukum itu tergantung pada demokrasinya. Jika demokrasinya berjalan baik, maka hukum akan baik. Kalau demokrasinya buruk, maka hukum juga akan buruk.

"Konfigurasi politik demokratis tampil, hukum akan menjadi responsif. Tapi konfigurasi politik tampil secara otoritier dan hegemonik, maka hukum akan tampil sangat-sangat konservatif," kata Mahfud.

Masyarakat Indonesia memang pasti sangat kecewa dengan track record pemerintah dalam penanganan kasus korupsi yang sangat jelek. Maka sebagai warga negara yang cerdas,kita tak cukup hanya sekedar kecewa lantas berpangku tangan. Kinerja pemerintah bobrok sangat dipengaruhi oleh sistem sekuler demokrasi yang Membuka lebar - lebar segelintir orang  untuk mudah melakukan korupsi yang  menyengsarakan masyarakat kecil. Kita juga harus sadar dan mulai membuka diri bahwa berharap pemerintahan yang bersih dalam sistem ini hanyalah ilusi. Sudah puluhan tahun, berganti pemimpin. Berganti kebijakan namun tak merubah keadaan. Sudah saatnya ummat bangkit dan merubah tatanan sistem rusak dengan sistem baru yang mengundang rahmatan Lil 'alamiin dan itu hanya ada dalam sistem khilafah 'ala minhaji nubuwwah. 
Wallahu'alam bishowab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update