Drs.Isra, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Agam, Nusantaranews- Para Guru yang seyokyanya melakukan aktifitas Belajar Mengajar di Sekolah, agar anak didiknya bisa menjadi Pintar, pasalnya "Guru" ini digaji dan diberi berbagai macam bentuk tunjangan agar kehidupan mereka cukup dan setara, dan fokus dalam Proses aktifitas Belajar Mengajan.
Lain halnya dengan "Para Guru" di Agam, yang bernaung di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang terindikasi diduga ambil "Kesempatan dalam Kesempitan", (Baca-Profesi Ganda) notabene menerbitkan Koran dalam bentuk Tabloit, yang diberi nama "Koran Guru".
Tidak tanggung tanggung, pada Terbitan Pertama Edisi 1, Minggu Kedua Maret 2021, Cover Halaman Depan dengan Foto Bupati Dr Andri Warman, S. Sos, M.M dan Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, SH yang mengenakan seragam PDH kebesaran, lengkap dengan Atribut kebesaran sang Detetation Maker.
Tidak berhenti sampai disini, pada bagian bawah halaman Depan, juga terpampang Antologi Puisi dan Esai sang Guru Besar Dr H. Andri Warman, M.M, dengan Stele Batik Biru Tua kehitam-hitaman yang di lengkapi Peci Hitam.
Juga tidak ketinggalan Foto sang Inspirator Lubuk Basung, H Isman dengan Tampilan Kemeja Putih Lengan Panjang dengan Kepala Telanjang, bertulisan H Isman, "Tokoh Perekat Spirit Lubuk Basung Kuat".
Terkait Susunan Dewan Redaksi Tabloit "Koran Guru" Kabupaten Agam, ini, beberapa awak media mencoba berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Drs Isra, melalui Phoncellnya Sabtu (13/3) menyebutkan pihaknya hanya mendapat informasi ada beberapa Oknum Guru di Agam, yang membuat Komunitas Guru yang disebut KGI (Baca-Komunitas Guru Inspiratif) itu nan ambo tahu, ungkapnya dalam bahasa Minang, ado babarapo urang Guru di Agam, nan mambuek Komunitas Guru yang disebut Komunitas Guru Inspiratif (KGI)”, terang Isra, bukan soal Koran Guru, ini.
Lanjut Isra, sebagai inisiator ada beberapa orang Guru dari Lubuk Basung, yang beranggotakan para Guru guru yang Inovatif, Inspiratif dalam Pembelajaran, terutama punya Kemampuan menulis, akan membuat Media Pembelajaran, dan sebagainya, salah satunya KGI tersebut akan mambuat Koran Guru sebagai wadah Publikasi Karya para Guru guru di Agam, ulas sang Kepala Dinas.
Ironisnya, sebagai seorang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Isra, tidak tau akan Penerbitan Perdana Koran Guru, ini, dan Isra, juga menjelaskan setau saya Koran Guru ini masih dalam tahap Persiapan untuk acara Peluncuran, " sampai kini ambo indak tau kalau Koran Guru ko lah diluncurkan, terang Isra dengan alibinya.
Isra, menambahkan, kalau sang Penggagas KGI ini, adalah Pinto Janir dan M Kudri, dengan alibi lain isra juga menegaskan kalau KGI, ini tidak didanai pihak Dinas, dan KGI, ini bersifat Independen.
Kita tidak tau pasti, apa ini aji mumpung, atau ada kesempatan dalam Kesempitan, atau berketepatan, yang pasti pada Terbitan perdana edisi satu, terlihat jelas Koran Guru ini menampilkan iklan ucapan selamat, dari beberapa sekolah di Agam, dengan bajet Rp 200,- per iklan ucapan selamat,
Secara kasat mata, apa ini namanya bukan dibiayai dari instansi Dinas Pendidikan..? atau mungkin para Gura dan Kepala Sekolah yang tertera di Koran Guru ini, menyisihkan sebagian gaji mereka untuk membayar iklan ucapan selamat ini, atau mungkin juga dana Bos yang mereka selewengkan..? Hanya Allah dan merelakan yang tau semua itu.
Sisi lain, jika semua guru di Agam ini sudah beralih fungsi pada jurnalistik, tidak menutup kemungkinan waktu Proses Belajar Mengajar akan terganggu, dan kita tidak bisa bayangkan ke depan bagai mana dunia Pendidikan di Agam, ini ke depannya dan bagai mana nasib anak anak kita yang haus akan Pendidikan, nantinya tapi yang jelas, terbitan perdana ini menampilkan banyak iklan.
Halaman depan Selamat Datang Pemimpin Baru Dr. Andri Warman, S.Sos, MM Bupati Agam, Irwan Fikri, SH, Wakil Bupati Agam, Tidak tanggung-tanggung 31 iklan ucapan selamat Pelantikan Bupati Agam Dr. Andri Warma, S.Sos dan Wakil Bupati Irwan Fikri, SH periode 2021-2024 dengan tagihan masing-masing pemasang iklan Rp 200 ribu.
Menyangkut masa depan pendidikan di Agam ini sudah selayaknya pihak yang berkompeten di lingkungan pemerintahan daerah agar lakukan pengkajian ulang untuk terlibat dalam penerbitan koran guru ini.(Bagindo)

No comments:
Post a Comment