Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bila Hidup Kita Terlalu Susah Untuk Bahagia, Sholatlah Tepat Pada Waktunya

Tuesday, July 28, 2020 | Tuesday, July 28, 2020 WIB Last Updated 2020-07-28T06:45:33Z
Oleh : Sri Rahmawati

Kupandangai daganganku yang laku keras. Nyaris tiap hari tidak ada dagangan tersisa. Banyak teman yang memuji kepintaranku berdagang, namun semua terasa tidak berarti, entah kenapa hati ini selalu kosong, hampa, walaupun Alloh mencukupi segala kebutuhanku dan keluargaku dari jalan usaha ku berdagang. 

Sudah pukul setengah enam sore, sebentar lagi adzan maghrib. Ku ayun kaki ini secepat mungkin menuju masjid terdekat untuk melaksanakan sholat Ashar. Akhirnya tidak ada kekhusyuan dalam setiap sholatku, karena yang ada adalah ketergesa-gesaan dalam sholat khawatir adzan selanjutnya berkumandang, habislah waktu sholat. Begini kebiasaanku tiap hari, sholat selalu di akhir, tidak pernah tepat waktu, bagaimana bisa, pelangganku selalu padat di jam-jam sholat. Sebentar saja aku tinggalkan daganganku, berkurang banyak omzetku, itu yang ada di dalam akal sempitku, yang ada uang dan uang, rasanya merugi jika ditinggal sholat barang sebentar. 

Dulu aku berpikir dengan begini pun, prioritas dunia nomor satu, Alloh nomor terakhir, Alloh tetap melancarkan usahaku, mungkinkah Alloh memaklumi kondisi seperti ini, kan Alloh maha baik, pembelaanku dalam hati. Sehingga nyaris tidak ada Alloh di hati, hanya usaha dan uang yang menjadi target dan prioritas hidup, berhubung keluarga besarku banyak yang harus aku tanggung, pikirku lagi membela diri.  

Masih terngiang nasihat singkat dari seorang teman lama, yang tidak disangka-sangka bertemu tadi sebelum adzan Ashar. Dia sedang bergegas menuju masjid untuk sholat ashar saat adzan mulai dikumandangkan. Tidak sengaja dia menabrak daganganku. Pertemuan yang singkat namun berkesan begitu mendalam, dia adalah sahabat dekatku sejak di bangku sekolah. Dia mengajak aku turut serta ke masjid untuk sholat ashar, namun aku menolak karena sibuk bersama pelangganku, tidak kebayang bagaimana jadinya kalau mereka aku tinggalkan sekedar untuk sholat. “Ayo bro sholat dulu, rejeki enggak akan pergi kalau kita utamakan Alloh dulu. Dengerin bro, kalau usaha kita sukses tapi kita terlalu susah untuk bahagia, maka jadikanlah Alloh nomor satu, dengan sholat tepat waktu bro”

Kata-kata yang terakhir itu menembus ke hati, kalau kita terlalu susah untuk bahagia, maka jadikanlah Alloh nomor satu, dengan sholat tepat waktu. Kata-kata itu langsung menghantam dadaku, mendadak terasa sesak. Saat mendengarkan adzan maghrib di masjid itu, aku jadi merenung sejenak. Benar hidupku enak, uang ada, namun entah kemana uang larinya, cepat sekali habis, di tambah hutang riba di Bank yang terus membengkak, istri yang sering menuntut dan melawan, anak-anak yang belum mau sholat dan sering menentangku, biaya hidup terus meningkat, dan malasnya aku untuk menyentuh mushaf Al Quran. Di rumah selalu tidak nyaman, selain rumah berantakan bak kapal pecah, keluargaku kerap berperilaku kurang menyenangkan hati. Anak-anakku ada yang kecanduan gadget yang aku belikan sendiri untuk mereka satu per satu dari mereka kecil, ada yang sibuk pacaran, mereka sibuk masing-masing sehingga tidak ada yang memperhatikanku saat pulang bekerja. Maka rumah bukanlah tempatku, tidak jarang aku meninggalkan rumah meninggalkan keluargaku sekedar untuk menghibur diri. Jarang sekali mereka, keluargaku mendapatkan sentuhan dan kasih sayangku sebagai kepala keluarga. 

Terasa bulir-bulir air keluar dari pelupuk mata, Yaa Alloh, mana mungkin masalah-masalahku yang krusial itu menemukan solusi. Tiba-tiba ada yang menepuk bahuku dan memberiku sebuah buletin. Ku baca sekilas, kegelisahan di hati terobati, Alloh langsung memberiku solusi melalui nasihat dan firman Alloh yang tercatat di buletin itu.

Kembalilah kepada Alquran, sebuah panduan yang berharga untuk setiap muslim, bahwa apa yang kita tuju menentukan cara kita untuk sampai kepadaNya.

(1). Urusan berzikir (salat), perintahnya adalah "Berlarilah!"
"Wahai orang yang beriman, apabila kalian diseru untuk menunaikan salat Jumat, maka BERLARILAH kalian MENGINGAT Allah dan tinggalkanlah jual beli." (QS. Al-Jumah: 9)

(2). Urusan melakukan kebaikan, perintahnya adalah "Berlombalah!"
"Maka BERLOMBA-LOMBALAH dalam berbuat KEBAIKAN." (QS. Al-Baqarah: 148)

(3). Urusan meraih ampunan, perintahnya adalah "Bersegeralah!"
"Dan BERSEGERALAH kamu menuju AMPUNAN dari Tuhanmu dan menuju SURGA" (QS. Ali Imron: 133)

(4). Urusan menuju Allah, perintahnya adalah "Berlarilah dengan cepat!"
"Maka BERLARILAH kembali taat kepada ALLAH." (QS. Adz-Dzaariyat: 50)

(5). Tapi, urusan menjemput rezeki (Duniawi), perintahnya HANYALAH "Berjalanlah!"

"Dialah yang menjadikan bumi mudah bagimu, maka BERJALANLAH di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya." (QS. Al-Mulk: 15)

Semestinya kita memahami, kapan kita perlu BERLARI, atau menambah kecepatan lari kita, atau bahkan CUKUP BERJALAN saja. Jangan-jangan, selama ini kita merasa lelah, karena malah berlari mengejar dunia yang seharusnya CUKUP DENGAN BERJALAN.

Astaghfirulloh, untuk Alloh aku hanya sisakan waktu akhir melaksanakan sholat, panduan Alquran hanya aku baca mungkin sebulan sekali, pengajian di masjid hanya aku baca informasinya tanpa aku hadiri sekalipun, juga keluargaku semuanya tidak mengenal Islam, jauh dari syariat. Akulah kepala keluarga seharusnya bertanggung jawab penuh memberikan bekal ilmu agama untuk keluargaku. Sedangkan untuk dunia aku berlari maraton mengejarnya, untuk mengejar Alloh berjalan merangkak pun tidak. 

Mulai sekarang aku berazam untuk bertaubat. Semoga Alloh berkenan menerima taubatku. Akan ku tata hidupku, kuperbaiki amalanku, sholatku, kupenuhi hatiku dengan ilmu dan iman, semoga belum terlambat. Yaa Alloh aku akan memperbaiki diri, maka aku memohon pada Mu untuk memperbaiki keluargaku, akhlak dan keimanan mereka, memperbaiki rizkiku, dan seluruh kehidupanku, sehingga saat berpulang nanti sudah ku tunaikan semua kewajibanku sebagai hambaMu yang Sholeh dan Engkau ridhoi, aamiin.

Wallohu a’lam bish showab. 
×
Berita Terbaru Update