Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani menghimbau semua masyarakat kota Padang agar menjauhi keramaian. Terutama di tempat tempat wisata. Karena hal ini bisa memicu semakin meluasnya penyebaran virus corona.
"Kita menghimbau agar jangan dulu datang dan berlibur ke tempat-tempat wisata. Cukup dirumah saja agar lebih aman,"sebut Syafrial Kani.
Ia juga meminta petugas Sat Pol PP rutin partroli ke lokasi-lokasi objek wisata dan memberikan pencerahan pada pengunjung yang sudah terlanjur datang agar segera pulang ke rumah masing-masing.
Seperti yang diketahui, sebelumnya, Pemko Padang melalui dinas pariwisata telah mengumumkan menutup dua objek wisata andalan di Kota Padang. Yaitu, Pantai Air Manis dan Gunung Padang. Hal ini dilakukan Pemko Padang guna meminimalisir penularan virus corona.
Kepala Disparbud Kota Padang, Arfian mengatakan, penutupan dilakukan mulai Jumat (20/3) dan akan dibuka lagi pada 2 April nanti. Itupun jika kondisi sudah aman.
“Kita sengaja menutup kedua objek tersebut untuk menghindari penyebaran virus corona. Kita mengimbau, dalam kondisi berbahaya seperti sekarang, tak usah mengunjungi tempat wisata,” sebut Arfian.
Ia mengakui, sebelum adanya penutupan resmi ini, jumlah kunjungan ke dua lokasi itu juga sudah menurun. Ia mengatakan, akibat penurunan dan pelarangan pada objek wisata ini, tentu akan mempengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Padang dari retribusi masuk.
Selama ini, kata Arfian, ada dua lokasi yang dipungut biaya masuknya. Yakni Pantai Air Manis dan Gunung Padang. Dengan penutupan ini, maka sudah dapat dipastikan jumlah kunjungan ke dua lokasi itu akan terus berkurang, bahkan kosong. Sehingga PAD yang dihasilkan juga berkurang drastis.
Tahun ini target PAD dari retribusi kedua lokasi itu adalah sebesar Rp4,9 miliar. Dan sekarang baru terealisasi sebesar Rp10 persen saja. (ags)

No comments:
Post a Comment