Mahasiswi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Universitas Muhammadiyah Mataram
Pendidikan merupakan suatu proses untuk mengubah jati diri manusia supaya lebih maju. Pendidikan bertujuan untuk memanusiakan manusia. Suatu pendidikan dipandang memiliki mutu yang berkualitas dapat diukur dari kedudukkannya untuk ikut mencerdaskan kehidupan banga dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, bermoral dan berkepribadian.
Seorang anak sejak dilahirkan telah mendapat pendidkan pertama yakni pendidikan yang diberikan oleh orang tua. Baik buruknya perilaku seorang anak tergantung dari cara didikan dari orang tua itu sendiri.
Karakter adalah perilaku, akhlak, atau buti pekerti yang dimiliki seseorang yang menjadi ciri khas dan yang membedakannya dengan orang lain. Karakter berperan penting dalam perjalanan hidup manusia.
Pembentukkan karakter sejak dini sangat menentukan bagaimana perjalanan hidup seseorang. Bagaimanapun tingkat maupun jabatan yang dimiliki seseorang, tetaplah karakter yang menjadi penentu baik buruknya perilaku seseorang.
Diberbagai lembaga pendidikan tentunya memiliki cara yang berbeda dalam menerapkan pendidikan karakter. Peserta didik diajarkan bagaimana cara beretika dan akhlak yang baik, cara menghargai orang lain dan terutama orang yang lebih tua, disiplin, dan bersikap sopan, yang kemudian akan diimplementasikan baik dilingkungan sekolah, lingkungan masyarakat maupun lingkungan keluarga. Anak pada usia sekolah dasar ditingkat kelas rendah masih bisa mengimplementasikan apa yang mereka peroleh dibangku sekolah. Jadi guru harus menerapkan pendidikan karkakter yang positif.
Dewasa ini bangsa Indonesia dilanda krisis karakter moral, tidak hanya pada tataran pimpinan pemerintahan dan birokrat semata, tetapi telah merambah hingga pada anak-anak sekolah. Hal ini bisa dilihat dari tawuran pelajar, kriminal anak-anak remaja, dan sebagainya.
Pengaruh lingkungan hidup dan alat teknologi yang semakin canggih membuat anak-anak maupun remaja menyampingkan tugas utamanya sebagai peserta didik. Pembelajaran yang barbasis IT (Ilmu Teknologi) yang menuntut peserta didik harus memanfaatkan alat-alat teknologi, sehingga pembelajaran yang dilakukan lebih mudah dan cepat mereka peroleh lewat internet. Sehingga buku jarang digunakan sebagai sumber belajar.
Keluarga yang menjadi sekolah pertama dalam pembentukkan karakter. Orang tualah yang berperan penting dalam pembentukkan karakter pada anak. Namun, bukan berarti orang harus mengikuti semua yang menjadi kemauan anak.
Apapun yang menjadi pola asuh orang tua dalam hal mendidik anak, itulah akan menjadi panutan anak. Apabila perilaku anak kurang terpuji bukan berarti orang tua harus melakukan kekerasan fisik dalam pemecahan masalah. Justru dengan adanya kekerasan fisik, akan mempengaruhi mental anak. Orang tua perlu kesadaran dan perhatian dalam mendidik anak.
Supaya implementasi pendidikan karakter dapat optimal perlu adanya diterapkan beberapa nilai karakter oleh orang tua.
Adapun nilai karakter yang bisa diterapkan yakni:
(1) kedisiplinan,
(2) kejujuran,
(3) kasih sayang,
(4) keadilan,
(5) sopan santun.
Orang tua dipandang perlu dalam menerapkan kelima nilai itu dalam keluarga.

No comments:
Post a Comment