Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dinsos Sarolangun Launching Program BPNT dan Serahkan Bansos UEB-KUBE

Tuesday, November 12, 2019 | Tuesday, November 12, 2019 WIB
N3,Sarolangun - Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Sosial launching program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu yaitu bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Launching program BPNT tersebut ditandai dengan penyerahan kartu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan uang Rp 20 juta rupiah untuk setiap kelompok Usaha Bersama yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sarolangun H.Cek Endra beserta jajaran Forkomoinda usai uapacara peringatan Hari Pahlawan pada Senin (11/11/2019) kemarin di Pendopo Lapangan Gunung Kembang.

Kepala Dinas Sosial Sarolangun, Juddin mengatakan, untuk bantuan uang Rp 20 juta rupiah disalurkan kepada 50 Kelompok 
Usaha Ekonomi Produktif bagi Kelompok Usaha Bersama (UEP-KUBE), sedangkan launching program BPNT untuk perdana ini diberikan kepada 5.000 orang penerima manfaat yang tersebar di tiga Kecamatan. Namun, ia akan berupaya pada bulan November ini seluruh penerima sebanyak 16.538 keluarga penerima manfaat akan segera menerima bantuan tersebut.

" Untuk Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif bagi Kelompok Usaha Bersama (UEP-KUBE) ini diberikan kepada 50 kelompok yang tersebar di 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Pauh, Kecamatan Bathin VIII, Kecamatan Cermin Nan Gedang, Kecamatan Limun dan Kecamatan Batang Asai," ujarnya.

Juddin juga menyebutkan, jika setiap kelompok menerima bantuan sebesar Rp 20 juta rupiah tersebut diperuntukkan untuk melaksanakan kegiatan percepatan penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan produktifitas kerja serta kemitraan usaha yang dijalankan oleh Kelompok Usaha Bersama bagi para keluarga miskin dan tidak mampu.

" Untuk usaha kelompok tersebut tergantung yang diusulkan ada peternakan, ada bengkel dan lain sebagainya. Kita harapkan laksanakan kegiatan ini dengan sebaik mungkin sehingga bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini tidak menjadi sia-sia tapi dapat digunakan dan dikelola dana tersebut dengan baik," sebut Juddin.

Ia juga menambahkan,jika untuk penggunaan kartu yang telah dibagikan, setelah si penerima mendapatkan kartu dari Bank BRI selanjutnya bisa mendatangi e-warung terdekat yang sudah ditetapkan. Yang mana saat ini ada 94 e-warung yang tersebar di setiap Desa dan Kecamatan.

" Si penerima baru akan bisa menggunakan kartu tersebut setelah melakukan transaksi melalui mesin Electronic data capture (Edc), yang mana penerima bisa mengambil beras sebanyak 8 Kg dan 12 butir telur dengan total Rp 110 ribu setiap bulannya," tambah Juddin. (SRF)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update