Pati - Rasa penat setelah sehari bekerja keras di lokasi TMMD dirasakan oleh anggota
TNI, Polri dan warga. Dengan dtangnya waktu istirahat, warga bersama anggota Koramil 17/Pck dan
Bhabinkamtibmas menyempatkan untuk
bersenda gurau. Dengan duduk-duduk sekedar menikmati angin segar, ditemani
hidangan ala kadarnya. Senin 15/7/2019.
Siang ini panas menyengat di lokasi TMMD
Sengkuyung Tahap II Kodim 0718/Pati yang berlokasi di Desa Wateshaji Kecamatan
Pucakwangi. Seperti hari hari kemarin serasa matahari begitu dekat berada
diatas kepala. Memang tak bisa dipungkiri Wateshaji merupakan daerah perbukitan
kapur yang dikelilingi hutan jati, sehingga siang hari panas semakin begitu
terasa di musim kemarau ini.
Namun demikian keadaan tersebut sudah
menjadi kebiasaan bagi masyarakat setempat. Seperti saat ini, ditengah
pepohonan jati masyarakat dan TNI yang sedang mengerjakan pembuatan jalan
sejenak melepas lelah. Dengan ditemani kopi panas, ketela panas, tanah yang
panas serta cuaca yang panas terasa lengkap tergambar kondisi Desa Wateshaji.
Namun demikian perbincangan, canda tawa tetap menghiasi saat saat seperti ini.
Babinsa Desa Wateshaji Sertu Edi
Sulistyo yang ditemani anggota Koramil 17/Pck dan Bhabinkamtibmas Desa
Wateshaji Polsek Pucakwani Brigadir
Teguh Tri Pambudi tetap menyatu bersama masyarakat. Kebersamaan yang
sudah terjalin selama ini semakin terasa. Keakraban tanpa sekat sosial makin
nampak.
"Kami sudah terbiasa dengan situasi
seperti ini, memang Wateshaji dalam bulan
bulan ini sedang berada dalam cuaca kemarau yang kering. Sejenak
beristirahat dan bercengkerama serta hidangan ala pedesaan dapat mengobati rasa
lelah," Ungkap Edi.
Hal senada juga dikatakan oleh Ratman
(40 th) salah satu warga setempat. Cuaca seperti ini sudah terbiasa bagi
masyarakat karena mereka lahir dan dibesarkan di daerah Wateshaji.
" Memang cuaca makin tahun makin
panas, tapi bagi kami warga asli Wateshaji sudah terbiasa sehingga tidak
terlalu kaget," Ujarnya. (solpdmpati)
