N3, Padang ~ Santernya pembahasan rencana penyatuan
kembali Dipenda dan BPKA menjadi pembahasan yang menarik di
DPRD Padang. Banyak yang meminta kedua SKPD ini digabung saja, dan ada
juga yang mempertahankan untuk tetap dipisah.
Maidestal Hari Mahesa Anggota DPRD Padang yang merupakan politisi PPP saat dimintai tanggapannya dengan tegas mengatakan sangat setuju apabila kedua SKPD disatukan. Selain terjadinya efisiensi anggaran keuangan daerah, juga pada pembahasan awal di tingkat pansus pencapaian target dari Dipenda terjadi penurunan apabila dibandingkan pada tahun sebelumnya.
Maidestal Hari Mahesa Anggota DPRD Padang yang merupakan politisi PPP saat dimintai tanggapannya dengan tegas mengatakan sangat setuju apabila kedua SKPD disatukan. Selain terjadinya efisiensi anggaran keuangan daerah, juga pada pembahasan awal di tingkat pansus pencapaian target dari Dipenda terjadi penurunan apabila dibandingkan pada tahun sebelumnya.
Dan dilihat arah dari penyampaian masing-masing
perwakilan Fraksi yang ada di Pansus kemungkinan besar penggabungan
Dipenda dan BPKA menjadi satu dinas akan kembali dilakukan. Meski
demikian, ia tidak dapat memastikan apakah terjadi penggabungannya. Karena tidak tertutup kemungkian akan berobah, jika ada lobi –lobi yang dilakukan Pemko
Padang.
Sebenarnya, Bamus sudah sempat mengagendakan Paripurna untuk
pengesahan OPD pada Selasa (6/9) kemarin. Namun dari penilaian pihak Pemko Padang, ternyata masih ada persayaratan yang mesti dilengkapi, makanya paripurna di tunda hingga
harus ada eveluasi Gubernur sebelum di Paripurnakan.
Atas penundaan tersebut, saya cukup kecewa, dan timbah lagi ditingkat pimpinan tidak ada sama sekali menyampaikan permintaan maaf kepada hadirin yang hadir dalam Paripurna tersebut.
Ia menilai ternyata informasi ini, sudah masuk angin atau ada yang membocorkan, bahwa dalam pandangan Fraksi dalam rapat pansus tersebut sepakat agar Dipenda dan BPKA digabung kembali. Hal ini berdampak terhadap jadwal yang diagendakan sebelumnya berobah.
Atas penundaan tersebut, saya cukup kecewa, dan timbah lagi ditingkat pimpinan tidak ada sama sekali menyampaikan permintaan maaf kepada hadirin yang hadir dalam Paripurna tersebut.
Ia menilai ternyata informasi ini, sudah masuk angin atau ada yang membocorkan, bahwa dalam pandangan Fraksi dalam rapat pansus tersebut sepakat agar Dipenda dan BPKA digabung kembali. Hal ini berdampak terhadap jadwal yang diagendakan sebelumnya berobah.
Sementara itu, Ketua Fraksi Garindra. Elly
Thrisyanti mengaku belum bisa memberikan komentar terkait pandangan
Frasksi tentang recana penyatuan kembali Dipenda dan BPKA yang sempat
menjadi pembahasan yang serius di DPRD Padang.
“ Saat ini kita masih menunggu hasil evaluasi Gubernur. Kalau hasilnya sudah keluar baru kita bahas lagi di tingkat fraksi. Untuk saat ini saya belum bisa memberikan komentar,” ungkap Elly.(M7).
“ Saat ini kita masih menunggu hasil evaluasi Gubernur. Kalau hasilnya sudah keluar baru kita bahas lagi di tingkat fraksi. Untuk saat ini saya belum bisa memberikan komentar,” ungkap Elly.(M7).
