Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kios Darurat Berikan Harapan Pedagang

Sunday, January 09, 2011 | Sunday, January 09, 2011 WIB Last Updated 2011-01-08T08:00:13Z
ZULKIFLI
 Penulis adalah Pengamat Sosial Masyarakat
Yang juga Tokoh Masyarakat Kurao Pagang

PASCA gempa 30 September 2010, kondisi perekonomian Kota Padang menjadi labil. Karena sebahagian infrastruktur bangunan pasar raya padang, banyak yang telah roboh. Sehingga, terjadi kefrustasian pedagang dan masyarakat  yang tidak dapat lagi melakukan aktivitas, dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Apabila ini dibiarkan, maka akan terjadi krisis moral dan ekonomi global bagi Kota Padang.

Ditengah kemelut berkepanjangan, Walikota Padang DR. H. Fauzi Bahar, M.Si. mengambil langkah yang tepat. Dengan kebijakannya melalui pembangunan kios darurat, ternyata telah mampu memberikan harapan yang lebih baik bagi masyarakat dan para pedagang. 

Namun disayangkan, bukan penghargaan yang didapat, malahan hujatan yang diterimanya. Ternyata niat tulus Fauzi Bahar membangun kios darurat, berbuah pahit. Sekelompok orang mengatasnamakan Forum Warga Kota (FWK) malah menentang pembangunan kios. Segala cara diupayakan FWK untuk merangkul pedagang, baik secara lisan maupun tulisan, bahkan ada yang dipaksa untuk melakukan aksi. Hal ini diperkuat dengan komentar-komentar warga RW IV Kelurahan Kurao Pagang yang mayoritas 70 persen pedagang kaki lima pasar raya Padang. Mereka mengaku, bahwa unjuk rasa ataupun demo yang mereka ikuti bersama FWK, karena terpaksa. Sebab kalau tidak diikuti, bisa berabe dagangan ataupun pertokoan mereka, tutur mereka.

Apakah demikian cerminan perilaku orang Minang yang terkenal akan musyawarah dan mufakatnya yang berlandaskan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Alangkah baik tidak saling menghujat, tetapi mari berbuat. Kalau betul-betul FWK membantu masyarakat atau pedagang, mari berbuat. Jangan memaksakan kehendak dengan menghujat pemimpin yang telah memperhatikan rakyatnya. Kalau pemimpin salah, datangi, sampaikan permasalahan dan berikan solusinya. Bukannya dirong-rong dengan tindakan anarkis. Sebab, Fauzi Bahar bukanlah orang yang arogan, malah sebaliknya. Ia adalah sosok yang mau menampung aspirasi masyarakatnya. 

Contoh kecil, beberapa waktu lalu, REI Kompak pernah mengundang Fauzi Bahar untuk menghadiri acara dengan masyarakat di Kelurahan Kurao Pagang. Namun jadwal bentrok, sementara acara penting lain, sedang menanti kehadirannya dalam kapasitas sebagai Walikota Padang. Akantetapi, ia lebih mendahulukan bertemu dengan rakyatnya daripada menghadiri acara lain. Tidak itu saja, masukan dari seorang RW-pun mau diterimanya. **

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update