Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KKN 142 UIN Sunan Kudus Tingkatkan Kesadaran Siswa SDN Muktiharjo 01 Tentang Pemilahan Sampah

Monday, August 24, 2026 | August 24, 2026 WIB Last Updated 2026-08-24T08:28:45Z
KKN UIN Sunan Kudus di SD Muktiharjo 01



Pati, nusantaranews.net — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 142 UIN Sunan Kudus melaksanakan kegiatan edukasi pemilahan dan pengelolaan sampah di SDN Muktiharjo 01 pada Rabu (19/8/2026).


Bertempat di ruang kelas VI SDN Muktiharjo 01, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini serta membentuk generasi muda yang peduli terhadap kebersihan dan keberlanjutan alam.

Para siswa kelas VI yang mengikuti kegiatan ini tampak antusias menyambut kedatangan para mahasiswa.  Setelah perkenalan, kegiatan dibuka dengan sesi ice breaking berupa menyanyikan lagu bertema kebersihan secara bersama-sama. Lagu ini tidak hanya mencairkan suasana tetapi juga menjadi pengantar yang menyenangkan sebelum masuk ke materi inti.


Edukasi dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pengenalan sampah, pengelolaan yang tepat, serta dampak buruk yang ditimbulkan jika sampah dibuang sembarangan. Mahasiswa KKN 142 menjelaskan secara jelas perbedaan antara sampah organik dan anorganik. Sampah organik seperti sisa makanan dan daun kering dapat terurai secara alami dalam waktu relatif singkat. Sebaliknya, sampah anorganik seperti botol plastik dan kemasan makanan membutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan puluhan hingga ratusan tahun, untuk dapat terurai sempurna. Oleh karena itu, sampah anorganik sangat dianjurkan untuk didaur ulang agar tidak menumpuk di tempat pembuangan akhir.


Tidak hanya sekadar mendengarkan teori, para siswa juga diajak untuk mempraktikkan langsung kegiatan pemilahan sampah. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dan diberikan berbagai jenis sampah campuran. Tugas mereka adalah memilah sampah tersebut ke dalam kategori organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Pendekatan interaktif ini terbukti efektif karena siswa dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang baru saja diperoleh, sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat dalam jangka panjang.


Koordinator kegiatan, Dewi Nabila Putri, menyampaikan bahwa pemilihan SDN Muktiharjo 01 sebagai lokasi edukasi didasari oleh pentingnya membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini.


"Kami ingin anak-anak sejak kecil sudah terbiasa memilah sampah dan memahami bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat bermanfaat bagi lingkungan. Kebiasaan kecil ini jika dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi bumi kita," ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.


.


Sebagai implementasi nyata dari prinsip daur ulang, para siswa diajak untuk berkreasi membuat gantungan kunci dari tutup botol bekas. Dengan peralatan sederhana dan pendampingan dari para mahasiswa, anak-anak kelas VI tersebut terlihat sangat kreatif merangkai tutup botol menjadi gantungan kunci yang unik. Kegiatan praktik ini memberikan pelajaran berharga bahwa sampah anorganik tidak selalu berakhir di tempat pembuangan akhir, tetapi dapat disulap menjadi benda yang bernilai guna dan bahkan bernilai ekonomi.


Guru kelas VI SDN Muktiharjo 01 menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus tersebut.


"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga ilmu yang diberikan dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk menjaga lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah masing-masing," ungkapnya.


Menurutnya, edukasi mengenai pemilahan sampah sangat penting bagi siswa, mengingat permasalahan sampah masih menjadi tantangan besar di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.


Kegiatan edukasi pemilahan dan pengelolaan sampah ini merupakan bagian dari program kerja KKN Kelompok 142 UIN Sunan Kudus di Desa Muktiharjo. Diharapkan para siswa dapat menjadi agen perubahan yang peduli lingkungan serta mampu menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan sekolah dan masyarakat yang lebih hijau, bersih, dan lestari.

×
Berita Terbaru Update