Pada Minggu (26/7/2026), terlihat pemandangan yang menyentuh hati di lokasi kegiatan. Prajurit TNI bersama warga saling mengoper dan mengangkut batu-batu gunung berukuran besar secara estafet serta memasang buis beton (gorong-gorong) untuk memperlancar aliran air di area jalan yang baru dibuka.
Pemasangan gorong-gorong ini menjadi salah satu titik vital dalam penyiapan akses jalan sepanjang 2.700 meter dengan lebar 7 meter. Keberadaan aliran air yang teratur sangat krusial guna menjaga ketahanan dan kualitas badan jalan dari ancaman erosi maupun genangan air saat hujan deras turun.
Meskipun cuaca di sore hari sempat diguyur hujan setelah pagi hingga siang relatif cerah, hal tersebut tak menyurutkan semangat para prajurit dan warga. Sebanyak 110 personel TNI, 5 anggota Polri, serta partisipasi aktif warga setempat bahu-membahu mengumpulkan material, memasang pasangan batu penahan tanah, hingga memastikan gorong-gorong terpasang presisi di titik-titik yang ditentukan.
Hingga hari ini, pencapaian sasaran fisik pemasangan polongan (gorong-gorong) di 5 titik telah mencapai 25%, sementara pengerjaan pasangan batu sepanjang 100 meter telah mencapai 67,5%. Adapun pekerjaan penyiapan badan jalan secara keseluruhan sudah menembus angka 66%.
Komitmen dan sinergi yang ditunjukkan dalam kegiatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan juga simbol keharmonisan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di daerah terisolir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jorong Buluh Kasok. (R. Sitepu)

No comments:
Post a Comment