Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Solok Hadiri Pengukuhan Pengurus DEKOPIN Sumbar

Sunday, July 05, 2026 | Sunday, July 05, 2026 WIB

Nusantaranews.net, Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH Menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat Masa Bakti 2025-2030, Sabtu (4 Juli 2026) di Auditorium Gubernuran Sumbar.

‎Dihadiri Bambang Haryadi, S.E, Ketua Umum Dekopin, Ir. Priskhianto, M.B.A, Ketua Harian Dekopin, Vasko Ruseimy, ST,  Wakil Gubernur Sumatera Barat, Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Barat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat, Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Barat atau yang mewakili, Deva Rachman, S.Sos., M.Si., Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Kementerian Koperasi, Kepala OPD dan Kepala Instansi Vertikal, Pimpinan perbankan, Pimpinan BUMN dan BUMD se-Sumatera Barat, Ketua dan Pengurus Dekopin Wilayah Sumatera Barat yang akan dikukuhkan, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, Ketua organisasi kemasyarakatan,  Pengurus koperasi sekunder dan Pengurus Dekopinda Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

‎Laporan Ketua Panitia Riko Andrian Putra, S.Kom, M.Kom,” Mengawali sambutan dengan mengucapkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas terselenggaranya acara Pengukuhan Pengurus Dekopinwil Sumatera Barat Periode 2025–2030.

Riko menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan.

Ia mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik. Dan ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun doa.

Selanjutnya ketua panitia menyampaikan dasar pelaksanaan kegiatan, yaitu:

1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Dekopin serta Peraturan Organisasi Dekopin.

2. Hasil Musyawarah Wilayah Dekopinwil Sumatera Barat Tahun 2025.

3. Surat Keputusan Dewan Koperasi Indonesia tentang Pengesahan Pengurus Dekopinwil Sumatera Barat Periode 2025–2030.

Riko juga menyampaikan bahwa pembiayaan kegiatan bersumber dari kas Dekopinwil Sumatera Barat dengan dukungan fasilitas dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kemudian Riko melaporkan waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan, yaitu pada Sabtu, 4 Juli 2026, bertempat di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat.

Ketua panitia menutup laporan dengan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin atas kehadirannya.

Selanjutnya prosesi pengukuhan, diangkat sebagai Ketua Dekopinwil Sumatera Barat Periode 2025-2030 Gun Sugianto, SH, MH bersama seluruh pengurus yang dikukuhkan oleh Ketua Umum Dekopin H. Bambang Haryadi, SE.

‎Sambutan Ketua Dekopinwil Sumatera Barat Periode 2025-2030,” Menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua Umum DPP Dekopin beserta jajaran di Sumatera Barat serta apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan.”

Gun Sugianto mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Dekopin atas pengesahan hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Sumatera Barat dan penerbitan Surat Keputusan kepengurusan periode 2025–2030.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Dekopin yang telah mengesahkan hasil Muswil Dekopin Sumatera Barat dan menerbitkan SK Kepengurusan Dekopinwil Sumatera Barat Periode 2025–2030," tuturnya.

Ia menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk menjalankan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dekopin serta ketentuan perundang-undangan tentang perkoperasian. 

"Kami akan berusaha sebaik-baiknya menjalankan visi dan misi sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Dekopin," katanya.

Gun menegaskan fungsi Dekopin sebagai wadah perjuangan dan penyalur aspirasi koperasi agar semakin berdaya dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Ia menyatakan kesiapan Dekopinwil Sumatera Barat menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memajukan koperasi di seluruh daerah.

Menurutnya," Kami juga akan menjalankan fungsi dan peran Dekopin sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memajukan dunia koperasi hingga ke seluruh pelosok Sumatera Barat."

Ia menegaskan komitmen Dekopinwil Sumatera Barat untuk bersinergi dengan Pemerintah Pusat, Kementerian Koperasi, DPP Dekopin, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memperkuat gerakan koperasi.

"Dekopin Sumatera Barat tegak lurus dalam barisan gerakan koperasi bersama Presiden, Kementerian Koperasi, DPP Dekopin, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat," imbuhnya.

Ia mengingatkan pentingnya membangun perekonomian nasional berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 yang berlandaskan asas kekeluargaan.

"Perekonomian harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," tukasnya.

Ia mengajak seluruh gerakan koperasi menyukseskan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 pada 12 Juli 2026 melalui berbagai kegiatan di Sumatera Barat.

Gun juga menyampaikan rencana Dekopinwil Sumatera Barat untuk kembali menghadirkan Konferensi Koperasi Internasional setelah sukses menjadi tuan rumah pada tahun 2016.

"Kami bermaksud mengulang kembali cerita sukses penyelenggaraan Konferensi Koperasi Internasional di Sumatera Barat," tuturnya.

Ia menyatakan kesiapan Sumatera Barat menjadi tuan rumah Konferensi Koperasi Internasional Tahun 2027. "Kami menyatakan siap apabila Sumatera Barat dipercaya menjadi tuan rumah Konferensi Koperasi Internasional Tahun 2027."

Ia mengajak seluruh masyarakat dan insan koperasi untuk bergabung dalam gerakan koperasi sebagai jalan mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia."Mari bergabung dalam gerakan koperasi untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia, yaitu masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur."

Gun menutup sambutan dengan ajakan menjadikan kehidupan lebih bermakna melalui semangat berkoperasi dan berlomba-lomba dalam kebajikan."Hidup hanya sekali. Ayo kita jadikan hidup yang sekali itu berarti dengan berlomba-lomba dalam kebajikan."

‎Wakil Gubernur Sumbar Vasco, mengucapkan selamat kepada Pengurus Dekopinwil Sumatera Barat Periode 2025–2030 yang baru dilantik dan berharap kepengurusan baru mampu memperkuat gerakan koperasi di Sumatera Barat.

Wagub menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Dekopin, jajaran pengurus, kepala daerah, Forkopimda, tokoh koperasi, serta seluruh tamu undangan yang hadir.

Menilai kepengurusan Dekopinwil Sumatera Barat yang berasal dari berbagai latar belakang merupakan kekuatan besar untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

Wagub meminta dukungan penuh dari Dinas Koperasi, Bank Nagari, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memajukan koperasi di Sumatera Barat.

Ia mendorong sinergi antara Dekopin dan KONI dalam mengembangkan sektor olahraga sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis koperasi.

Wagub menegaskan bahwa Sumatera Barat sebagai daerah kelahiran Bung Hatta harus menjadi pelopor kebangkitan koperasi dan mampu melahirkan Dekopinwil terbaik di Indonesia.

Ia meminta seluruh Dekopinda kabupaten/kota diberdayakan hingga tingkat nagari dan desa agar gerakan koperasi tumbuh dari bawah.

Wagub menegaskan bahwa koperasi tidak boleh hanya identik dengan usaha simpan pinjam, tetapi harus berkembang ke berbagai jenis usaha dan sektor bisnis yang produktif.

Wagub juga menjelaskan bahwa korporasi tidak dapat membawahi koperasi, tetapi koperasi dapat membawahi korporasi, sehingga koperasi harus menjadi kekuatan utama dalam mengelola berbagai usaha.

Vasco mendorong koperasi berperan dalam sektor-sektor strategis, seperti perkebunan sawit, pertambangan rakyat, olahraga, dan bidang usaha lainnya guna memperkuat ekonomi kerakyatan.

Wagub mengapresiasi dukungan Komisi XII DPR RI dalam membuka peluang koperasi memasuki sektor pertambangan dan sektor strategis lainnya.

Ia mengajak seluruh insan koperasi membangkitkan kembali semangat ekonomi kerakyatan melalui koperasi yang kuat, modern, dan produktif.

Kutipan langsung," Kami berharap ke depannya Dekopinwil Sumatera Barat adalah Dekopinwil terbaik di Indonesia."

"Koperasi tidak hanya identik dengan simpan pinjam lagi. Ini harus diaktifkan segala macam jenis bisnisnya, segala macam jenis usahanya."

"Kalau bicara korporasi itu tidak bisa membawahi koperasi, tapi koperasi bisa membawahi korporasi."

"Kalau perlu nanti ke depan bisnis-bisnis besar yang ada di Sumatera Barat, baik itu perusahaan sawit, nanti tambang pun kita koperasikan." 

"Saya minta tolong seluruh pengurus memberdayakan Dekopinda agar engine ini benar-benar bergerak dari bawah sampai tingkat nagari dan desa."

"Kita ingin membuktikan bukan hanya sekadar ada kegiatan tingkat dunia, tetapi kami berharap ke depannya Dekopinwil Sumatera Barat adalah Dekopinwil terbaik di Indonesia."

"Mudah-mudahan kita bisa mendapat arahan yang utuh dan kuat untuk membangkitkan semangat para pejuang koperasi di Sumatera Barat secara keseluruhan."

‎Sambutan Menteri Koperasi RI yang diwakili Sekretaris Menteri Koperasi RI, menyampaikan salam dari Menteri Koperasi RI, Bapak Ferry Yuliantoro, yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas negara.

Ia menegaskan komitmen Kementerian Koperasi untuk mendukung pengembangan koperasi di Sumatera Barat.

Menkop menilai Sumatera Barat memiliki potensi besar mengembangkan koperasi sektor riil, khususnya di bidang kelapa sawit.

Menkop mendorong koperasi melakukan hilirisasi usaha agar memiliki nilai tambah yang lebih besar.

Menyampaikan kesiapan LPDB memberikan dukungan pembiayaan hingga Rp250 miliar bagi koperasi yang memenuhi persyaratan.

Menegaskan koperasi harus berkembang di sektor riil, bukan hanya bergerak pada usaha simpan pinjam.

Mendorong lahirnya koperasi percontohan (role model) di Sumatera Barat melalui penguatan manajemen dan studi banding.

Menjelaskan koperasi sebagai entitas bisnis mandiri yang menghimpun kekuatan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

Menyebut koperasi sebagai sistem ekonomi yang mampu mengakomodasi nilai-nilai positif kapitalisme dan sosialisme.

Menegaskan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan instrumen pemerataan ekonomi dan keadilan sosial.

Menyampaikan bahwa pemerintah saat ini memberikan investasi terbesar sepanjang sejarah bagi pengembangan koperasi nasional.

Berharap Sumatera Barat melahirkan koperasi-koperasi unggulan yang menjadi kebanggaan nasional.

Kutipan Langsung

"Koperasi tidak hanya simpan pinjam. Justru koperasi hadir itu di sektor riil."

"Koperasi itu adalah satu entitas bisnis yang berdiri secara mandiri, kokoh, berdiri sendiri dengan kekuatan anggotanya."

"Yang bisa mengakomodasi sisi-sisi baik dari kapitalisme dan sosialisme itu adalah koperasi."

"Sapu lidi ketika berserakan mudah dipatahkan, tetapi ketika dihimpun menjadi satu, menjadi kekuatan yang sulit dipatahkan."

"Hari ini koperasi juga menjadi instrumen distribusi untuk pemerataan ekonomi melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih."

"Tidak pernah dalam sejarah republik ini pemerintah mengalokasikan sumber daya negara untuk koperasi sebesar yang dilakukan saat ini."

"Dari tanah Minang ini harus lahir koperasi-koperasi yang membanggakan."

"Kami ingin support pengembangan koperasi Sumatera Barat agar betul-betul berkembang dan menjadi role model."

"LPDB siap memberikan dukungan pembiayaan sampai dengan Rp250 miliar."

‎Sambutan Ketua Umum Dekopin,”Menjelang peringatan Hari Koperasi Indonesia pada 12 Juli, seluruh gerakan koperasi diajak menjadikan momentum ini sebagai kebangkitan koperasi nasional.”

Bung Hatta, putra terbaik Sumatera Barat, dinilai sebagai tokoh yang meletakkan dasar ekonomi koperasi melalui semangat kekeluargaan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945.

Sumatera Barat diharapkan menjadi contoh pengembangan koperasi karena merupakan tanah kelahiran Bung Hatta.

Dekopin harus menjadi rumah bersama seluruh gerakan koperasi tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun politik.

Prinsip gotong royong dan kekeluargaan harus menjadi dasar organisasi.

DPR bersama Kementerian Koperasi sedang menyelesaikan perubahan Undang-Undang Perkoperasian untuk memperluas ruang usaha koperasi.

Tujuannya agar koperasi tidak lagi dibatasi hanya pada sektor-sektor tertentu.

Koperasi didorong masuk ke sektor strategis seperti pertambangan rakyat dan sektor kesehatan.

Ke depan koperasi diharapkan dapat mengelola rumah sakit dan berbagai bidang usaha lainnya.

Masyarakat perlu diyakinkan bahwa koperasi bukan identik dengan simpan pinjam, penipuan, atau sistem ekonomi kuno.

Negara-negara maju justru banyak mengembangkan ekonomi berbasis koperasi.

Pemerintah dan DPR sedang memperjuangkan pembentukan LPS Koperasi untuk meningkatkan perlindungan dan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.

Dekopin di seluruh kabupaten/kota diminta aktif berkoordinasi dengan kepala daerah agar program pemberdayaan koperasi berjalan optimal.

Pemerintah daerah dipandang sebagai mitra strategis dalam pengembangan koperasi.

Sumatera Barat diharapkan menjadi daerah unggulan dalam gerakan koperasi karena memiliki sejarah kuat melalui Bung Hatta.

Seluruh pemangku kepentingan diajak bersama-sama membangun koperasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kutipan Langsung

"Bung Hatta adalah satu-satu tokoh yang menyebarkan prinsip-prinsip koperasi pada seluruh masyarakat Indonesia."

"Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan."

"Kita ingin merubah banyak sektor, karena sejauh ini gerakan perkoperasian terhambat karena minimnya sektor-sektor yang diperbolehkan."

"Ke depan juga kita ingin membuka sektor-sektor lain, misalnya sektor kesehatan."

"Kita harus merubah stigma masyarakat bahwa koperasi itu identik dengan koperasi simpan pinjam."

"Negara-negara modern itu semua negara-negara yang mengadopsi prinsip-prinsip gerakan perkoperasian."

"Kita ingin membentuk Lembaga Penjamin Simpanan Koperasi."

"LPS itu salah satu wujud nyata untuk meningkatkan trust publik terhadap sistem perkoperasian kita ke depan."

"Dekopin di seluruh kabupaten kota Sumatera Barat dapat berkoordinasi dengan para kepala daerahnya masing-masing."

"Sumatera Barat harus menjadi unggulan."

"Mari kita dukung gerakan koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat."

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update