Pusparini
Duka Gaza hingga hari ini tidak juga selesai, seakan dunia menutup mata terhadap apa yang terjadi di bumi para nabi yang Allah berkahi. Kekejaman dan genosida yang dilakukan oleh Zionis sungguh tanpa perikemanusiaan, mereka membabi buta melakukan penyerangan laksana binatang yang haus darah. Tak terhitung jumlah Syuhada yang gugur disana, mereka membunuh tanpa ampun tanpa ragu kendati dunia mengecamnya.
Laporan PBB menyatakan Zionis sengaja menargetkan serangan terhadap anak-anak Gaza sehingga lebih dari seribu anak syahid sejak Oktober 2023. Satu persatu anak-anak terbunuh disetiap harinya. Sedang yang lainnya mengalami luka fisik dan cacat sekaligus trauma psikologis yang berat. Masa depan mereka terancam, namun fakta-fakta ini tak membuat dunia bergeming. jangankan PBB penguasa negeri kaum Muslimin saja yang terikat secara aqidah, belum melakukan aksi yang berarti.
Laporan baru Komisi Penyelidik PBB menyebut Israel telah secara langsung menargetkan anak-anak Palestina di Gaza dengan menembak organ vital mereka menggunakan senjata presisi, seperti drone quadcopter dan penembak jitu. Serta menggunakan senjata berdaya ledak tinggi dalam serangan terhadap bangunan perumahan, sekolah dan kamp pengungsian yang dipadati anak-anak.
Laporan tersebut juga mengungkapkan Israel menggunakan kelaparan sebagai metode perang, dan ada peringatan pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Hal ini telah menyebabkan kekurangan gizi akut dan kronis di kalangan anak-anak Gaza.
Zionis dengan sengaja menargetkan anak-anak Gaza dalam rangka menghabisi muslim Palestina. Melakukan kekejaman dengan segala cara untuk mengusai seluruh wilayah Palestina demi mewujudkan mimpi Israel Raya. Mereka tidak peduli dengan gencatan senjata dan kecaman lembaga dunia PBB.
Dunia tidak boleh diam saja dan berharap kepada PBB yang telah terbukti gagal dengan puluhan resolusinya. Fakta yang lebih menyakitkan negara-negara Islam yang makin merapat pada AS dan Israel tak ubahnya hewan peliharaan yang setia pada tuannya.
Aynal Muslimun? Pertanyaan besar bagi seluruh umat muslim yang besar, umat terbaik yang Allah ciptakan. Sungguh miris melihat kenyataan penderitaan yang keji yang dialami saudara muslim Palestina selama ini.
Saatnya kembali pada Islam, dengan konsep Khilafah dan jihad fisabilillah menjadi satu-satunya harapan pembebasan Palestina. Khilafah adalah satu-satunya institusi politik Islam yang akan melakukan jihad fisabilillah untuk mengalahkan Zionis dan membebaskan Palestina. Mewujudkan perlindungan bagi anak-anak Palestina baik terhadap jiwa, kesehatan mental, pendidikan, kesejahteraan, maupun seluruh aspek masa depan mereka. Khilafah adalah qadhiyah masiriyah umat yang harus diperjuangkan penegakannya. Bukti sejarah kejayaan peradaban Islam memimpin dunia selama 14 Abad sungguh tak terbantahkan.
Wallahu a'lam

No comments:
Post a Comment