Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gaza: Titik Paling Mematikan dan Puncak Dehumanisasi Kaum Muslim palestina

Thursday, May 21, 2026 | Thursday, May 21, 2026 WIB

 


Oleh : Susi

(Pegiat Literasi) 


Kekejaman zionis terhadap Muslim Palestina telah mencapai titik yang melampau batas kemanusiaan, memicu pertanyaan besar mengenai kegagalan dunia dalam menghentikan genosida di Gaza. Krisis kemanusiaan ini adalah dampak nyata dari penjajahan israel, di mana bantuan kemanusian semata tidak akan menyelesaikan masalah selama akar penjajahan tersebut masih ada.


Dehumanisa terhadap umat Muslim Palestina oleh Zionis Israel terus berlangsung dengan cara yang semakin mengerikan. Peristiwa tersebut telah berlangsung sejak 7 oktober 2023 hingga saat ini, bahkan di tengah periode genjatan senjata yang dimediasi. Pelaku utama dalam dehumanisasi ini tidak lain ialah pihak Zionis Israel, di mana tindakan ini tidak hanya menimpa mereka yang masih hidup dengan pembunuhan, termaksud warga sipil, anak-anak, dan jurnalis yang berusaha meliput kejadian di Gaza menjadi target utama, bahkan meluas hingga ke jenazah mereka yang sudah meninggal. Jenazah mereka tidak diizinkan dimakamkan di tanah sendiri, dengan membongkarnya lalu dipindahkan Kejadian tersebut terjadi di desa Asasa, dekat jenin, wilayah tepi barat. Selain itu, wilayah pendudukan Zionis terus meluas, dengan rencana serangan baru untuk memperluas okupasi (penguasaan wilayah). Total korban jiwa di Gaza mencapai 72.736 tewas dan 172.535 luka-luka, dengan banyak anak Palestina yang harus menjalani amputasi akibat perang.

         

Jelas dehumanisasi gaza ini merupakan upaya mereka untuk menghilangkan sisi kemanusian warga palestina, agar tindakan kekerasan terhadap mereka dianggap biasa dan dapat diterima. Hal ini juga masih terkait dengan perluasan wilayah pendudukan oleh zionis israel.


Dalam perspektif islam, tindakan-tindakan ini sangat bertentangan dengan ajaran kemanusiaan dan keadilan. Sebab Islam sangat menekankan pentingnya dalam menghargai setiap jiwa, bahkan untuk musuh sekalipun, dan melarang perlakuan keji terhadap jenazah. Belum lagi masalah perluasan wilayah dengan cara kekerasan dan penindasan juga tidak dibenarkan. Karena tindakan agresi dan pendudukan yang menyebabkan penderitaan, sama halnya dengan melakukan kerusakan di muka bumi, sebagai mana Terjemahan Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 11-12 yang artinya: 

“Dan apabila dikatakan kepada mereka,’Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi!’ mereka menjawab, ‘Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.’Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadarinya.”


Wallahu’alam bishawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update