Oleh. Suci Nurani
Bupati Bandung yaitu Bapak Dadang Supriatna mendorong gerakan pemberantasan narkoba yang digalakkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXV PC PMII Kabupaten Bandung di Gedung Moh Toha, Soreang, pada sabtu (25/4/26) dilansir dari ketik.com.
Lagi-lagi narkoba yang menjadi persoalan besar seakan menjadi fenomena gunung es yang belum bisa dberantas tuntas di negeri kita. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam satu pergerakan yaitu PMII bertujuan untuk memberantas peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan .
Banyak kalangan yang sudah menjadi korban narkoba bukan saja kaum muda bahkan sudah merembet ke sejumlah golongan baik itu pejabat, artis dan bahkan duta narkobanya sendiri tidak luput dari penggunaan narkoba .
Narkoba adalah musuh besar bagi masa depan bangsa Indonesia dan generasi muda.
Banyak faktor memicu seseorang menjadi pengguna narkoba diantaranya karena kaum muda sekarang dijauhkan dari norma-norma agama yang seharusnya menjadi tolak ukur perbuatan manusia, tanpa disadari bahaya mengancam jiwa dan nyawa menjadi taruhannya persoalan ini merupakan ancaman serius bagi kita semua terutama generasi muda yang menjadi ujung tonggak kebangkitan umat.
Persoalan narkoba ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kita tidak bisa menutup mata tentang hal ini. Harus ada yang maju untuk beramar makruf nahi munkar sesuai dengan Al Qur’an dan tuntunan Nabi seperti dalam hadist yang artinya "barang siapa diantara kalian melihat kemunkaran maka ubahlah dengan tangannya jika tidak mampu maka dengan lisannya, dan jika tidak mampu maka dengan hatinya (HR muslim).
Meski kemungkinan nya sedikit untuk ada perubahan karena tidak sedikit perdagangan itu mempunyai beking yang sangat kuat dibelakangnya. Yang seharusnya merekalah yang menjadi garda terdepan memberantas tetapi ini malah menjadi pelindung kemaksiatan. Sungguh ceaka! Jika sudah begini pada siapa kita harus mengadukan sedangkan kita hanya masyarakat kecil yang tidak punya wewenang.
kesulitan memberantas narkoba muncul dari akibat negara mengadopsi sistem sekulerisme kapitalisme yang menganggap narkoba sebagai barang yang bernilai jual tinggi sehingga banyak pengusaha yang melirik bisnis haram itu, tidak peduli akibat yang timbulkan. Dan kita sebagai mahluk Allah diperintahkan untuk mengajak manusia kepada kebaikan sesuai dengan surat ali Imran ayat 104 menegaskan bahwa perintah Allah SWT untuk membentuk segolongan umat (kelompok/organisasi) yang menyeru kepada kebajikan, mengajak kebaikan (ma'ruf) dan mencegah kejahatan (munkar) secara bersama-sama.
Lemahnya sanksi hukum serta aparat penegak hukum yang dapat dibeli sehingga perdagangan narkoba melenggang masuk dengan bebasnya ke pasaran negara kita. Mengakibatkan susahnya memberantas peredaran narkoba dengan ini kita butuh solusi tuntas untuk menghilangkan jaringan narkoba sampai keakar-akarnya yaitu dengan digantinya sistem yang sekarang yaitu sistem sekulerisme kapitalis dengan sistem Islam.
Dalam negara Islam, hukum bisa ditegakkan dengan sempurna. Sanksi yang akan membuat sipelaku kejahatan menjadi jera tidak mengulanginya lagi. Juga kita semua membutuhkan perisai umat yang akan melindungi dan mendorong kita untuk selalu terikat pada syariat-Nya, yaitu syariat Islam kaffah yang akan mengontrol individu, masyarakat dan negara. Ini untuk kewarasan para generasi dan akan menjaga jiwa raga setiap umat. Terjaga dari perbuatan dosa, semua itu akan terlaksana dalam naungan Daulah Khilafah Islamiyah yang menjadi kewajiban kita untuk berjuang demi tegaknya kembali di muka bumi ini.
wallahu a'lam bi -shawab.
No comments:
Post a Comment