Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Saatnya Salat Taubat, Bukan Sekadar Salat Istisqa

Tuesday, July 22, 2025 | Tuesday, July 22, 2025 WIB

 

Nusantaranews.net, Opini - Indonesia, negeri yang dikenal dengan tanah subur dan air melimpah, hari ini kembali diingatkan lewat ujian alam berupa kekeringan yang melanda berbagai daerah. Musim kemarau panjang, dipicu oleh fenomena iklim global seperti El Niño, telah membuat lahan-lahan retak, sawah-sawah gagal panen, sumur-sumur kering, dan masyarakat harus berebut setetes air bersih.


Di Sumatra Barat, bumi Minangkabau yang biasanya hijau kini juga merasakan getir yang sama. Aliran Batang Agam dan Batang Kuranji yang dulu deras, kini menyusut. Petani di Payakumbuh, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan hanya bisa memandang sawah yang menguning sebelum waktunya. Masjid-masjid mengumandangkan ajakan untuk salat istisqa’, memohon hujan kepada Allah SWT.


Namun, kekeringan beserta bencana kebakaran baik hunian maupun hutan ini sejatinya bukan hanya soal hujan yang tak kunjung turun. Ini adalah peringatan keras, bahwa manusia telah terlalu jauh melukai bumi. Hutan-hutan ditebang tanpa kendali, sungai-sungai dicemari, tanah digali tanpa peduli. Adab terhadap alam yang diajarkan oleh nenek moyang dan dituntunkan agama mulai ditinggalkan.


Maka, sekarang bukan hanya saatnya kita menengadah meminta hujan lewat salat istisqa’, tetapi juga saatnya untuk menundukkan kepala dalam salat taubat, memohon ampun atas ulah kita sendiri. Air yang hilang adalah air mata bumi yang kita sakiti. Kekeringan ini adalah cermin hati manusia yang mengeras, lupa pada fitrah dan syariat.


Marilah kita bersama-sama kembali pada adab, pada batas-batas yang telah ditentukan Allah dalam memperlakukan bumi. Karena jika kita memperbaiki diri, bukan hanya hujan yang akan turun, tetapi juga rahmat dan keberkahan yang akan kembali menyelimuti negeri ini. (Rstp)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update