Oleh Ummu Syifa
Aktivis Muslimah
Kemarahan umat Islam di Turki tidak bisa dibendung lagi. Penghinaan terhadap Nabi Muhammad saw. kembali berulang. Kali ini dilakukan oleh majalah LeMan yang telah menerbitkan kartun Nabi Muhammad. Meskipun, Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya telah memperlihatkan video penangkapan Dogan Pehlevan yang merupakan kartunisnya, rakyat Turki belum bisa menerimanya. (tempo.co, 2/7/2025).
Sejak dahulu Kebencian musuh Islam selalu dituangkan dalam bentuk sarana yang menghancurkan, menyakiti dan merendahkan umat Islam. Mereka berlindung dibalik kebebasan berekspresi untuk menyembunyikan niat buruk mereka. Sistem demokrasi kapitalisme yang memuja kebebasan menjadikan mereka melegalkan pembuatan karikatur yang terang-terangan menghina umat Islam.
Kondisi seperti ini akan terus terjadi selama sistem demokrasi kapitalisme berkuasa di dunia. Peradaban yang mereka bangun dilandaskan kepada manfaat dan materi, sehingga membebaskan manusia untuk mengekspresikan apa pun yang mereka inginkan, mereka tidak peduli apakah karya mereka bertentangan dengan Islam ataukah tidak. Hal itu akan terus memancing dan menyulut amarah kaum muslimin. Sedangkan kaum muslimin tidak bisa menghentikannya karena tidak ada sebuah institusi yang melindungi kehormatan dan kemuliaan Nabi Muhammad saw.. Sudah saatnya kita campakkan demokrasi kapitalisme yang memberi peluang bagi musuh Islam untuk selalu melecehkan dan merendahkan Islam.
Sangat berbeda ketika Islam diterapkan dalam kehidupan. Islam memiliki sistem sanksi yang tegas dan menjerakan untuk para penghina Nabi Muhammad saw.. Islam telah menentukan dengan detil berbagai sanksi untuk mereka, baik yang menghina secara langsung dan jelas subtansi penghinaannya, maupun penghinaan dengan pernyataan yang multitafsir, siapa pun pelakunya, baik kafir harbi, kafir dzimmi atau seorang muslim. Sebagaimana dulu Sultan Abdul Hamid II mampu menghentikan pementasan drama yang akan menggambarkan nabi Muhammad saw. oleh orang Prancis kala itu.
Peradaban Islam dibangun atas dasar akidah Islam yang terpancar aturan-aturan yang mengatur manusia dalam seluruh aspek kehidupan. Peradaban yang bukan membebaskan manusia sesuai hawa nafsunya, tetapi mengarahkan manusia agar hidup bahagia dunia dan akhirat.
Saatnya kita kembali kepada Islam. Hanya Islam yang mampu dengan tegas menghukum para penghina Nabi Muhammad saw.. Penerapan Islam secara kafah akan mampu melindungi kemuliaan Nabi Muhammad saw. dari para pembencinya, sehingga tidak ada seorang pun yang berani melecehkan dan merendahkan Islam dan kaum muslimin.
Wallahu a'lam bishshawwab.

No comments:
Post a Comment