Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapitalisme Menumbuh Suburkan Kejahatan Narkoba

Sunday, June 01, 2025 | Sunday, June 01, 2025 WIB

 


Oleh Lafifah

Aktivis Muslimah

 

Narkoba masih mengahntui generasi negeri ini. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memberantasnya, tetapi narkoba masih tumbuh subur hingga saat ini.

 ANTARA - TNI Angkatan Laut melalui Lanal Tanjung Balai Karimun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 705 kilogram dan kokain seberat 1,2 ton yang berusaha memasuki perairan Indonesia melalui Selat Durian, Kepulauan Riau pada Selasa (13/5). Panglima Komando Armada I Laksda Fauzi dalam konferensi pers, Jumat (16/5), menjelaskan terdapat lima pelaku Warga Negara Asing (WNA) asal Thailand dan Myanmar yang membawa barang tersebut. (Farah Khadija/Angiela Chantiequ/Soni Namura/I Gusti Agung Ayu N)

 Narkoba jelas sangat merusak dan berbahaya bagi pengguna seperti; kerusakan pada otak, kerusakan hati, kerusakan paru-paru, penyakit kardiovaskular, melemahkan kekebalan tubuh, hilangnya keseimbangan tubuh, gangguan kecemasan dan depresi, meningkatkan resiko psikosis, merusak kemampuan berpikir dan fungsi kognitif, ketergantungan emosional, dan perubahan suasana hati, dan perubahan prilaku.

Dampak mengkonsumsi narkoba menjadikan pengguna akan mengalami kecanduan yang terus meningkat kadarnya, mengarah kepada berbagai macam tindakan kriminal. Semua itu dijadikan alat oleh para bandar untuk memperluas jaringan peredaran nya, permintaan tinggi dan banyak yang tergiur keuntungan yang besar,  meski mengorbankan nasib generasi.

Ini semua tidak terlepas dari pengaruh Sekularisme yang memisahkan agama dari kehidupan, mendorong gaya hidup bebas tanpa peduli halal dan haram, termasuk dalam mencari uang. Negara yang menganut sistem kapitalisme justru mencetak masyarakat yang materialistik dan liberal. Bisnis narkoba dianggap menguntungkan, meski dilarang seolah tetap di pertahankan, penindakan hukum setengah hati, gelombang narkoba jarang tersentuh, membuat peredarannya sulit diberantas.

Didalam Islam narkoba adalah barang haram terlarang, negara wajib berperan aktif mencegah dan memberantas nya demi melindungi rakyat, Islam menetapkan sangsi tegas berupa takjir bagi pengguna narkoba, serta hukuman bagi pengedar dan produsen.

Negara wajib memberikan pendidikan yang berbasis akidah Islam, yang bertujuan mencetak generasi yang kuat keimanan, memiliki akhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Sehingga tercipta masyarakat yang berakar makruf nahi mungkar, kemudian negara menerapkan sangsi hukum yang tegas, sehingga narkoba akan mudah diberantas.

Wallahu a'alam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update