Oleh Rina Marlina
Aktivis
Muslimah
Presiden Indonesia membuat pernyataan
kontroversial terkait hubungan bilateral dengan Israel. Presiden menyatakan
Indonesia akan menjalin hubungan dengan Israel jika Palestina merdeka. Dikutip
dari CNN. Indonesia.com (28 mei 2025)
Prabowo Sugianto menyampaikan Indonesia
siap menjalin hubungan diplomatik dengan Israel begitu negara Palestina di akui
oleh negeri zionis. Statemen pemimpin negeri yang siap mengakui kemerdekaan
Israel jika Palestina diberi kemerdekaan adalah jebakan narasi solusi dua
negara buatan Inggris dan Amerika. Statemen presiden merupakan pengkhianatan
terhadap perjuangan rakyat Gaza yang sedang berlangsung selama ini.
Solusi seperti ini tidak akan pernah
membuat negeri Palestina merdeka. Meskipun alibi dunia mengatakan solusi dua
Negera ini adalah upaya untuk menekan zionis, hal itu merupakan harapan palsu
karena sejatinya mereka tidak akan pernah mau untuk menghentikan penjajahan
mereka di Palestina. Statemen pemimpin memang hanya bertujuan untuk diplomatif
saja.
Indonesia sebagai negeri dengan muslim
terbesar akan tersorot menjadi buruk ketika pemimpinnya membuka celah
menormalisasikan dengan pihak pembantai muslim Gaza. Indonesia terbawa arus
untuk masuk ke dalam tekanan barat untuk mendukung solusi dua negara. Hal ini
dikarenakan Indonesia masih dalam Kungkungan para penjajah barat dalam sistem
kapitalis sekuler. Hal ini membuat umat Islam di seluruh dunia tidak bisa
melaksanakan solusi pembebasan Palestina.
Memang kita ingin derita umat muslim ini
cepat terselesaikan. Tetapi, tidak ada solusi hakiki lain untuk membebaskan
Palestina selain dengan mengirimkan tentara bantuan untuk melawan Zionis.
Sayangnya dalam sistem kapitalis yang memecah umat dalam sekat bangsa-bangsa.
Sehingga jihad tidak bisa dilakukan.
Jihad hanya bisa dilakukan oleh negara
yang menerapkan sistem Islam secara Kaffah. Sisitem inilah yang akan menyatukan
umat Islam menjadi satu kepemimpinan. Di bawah satu komando seluruh umat Islam
dunia, umat Islam akan menjadi satu kesatuan sebagaimana seharusnya yang
dikatakan Rasulullah bahwa umat Islam adalah umat yang satu.
Maka, jika kita melihat dengan seksama.
Persoalan Palestina yang masih ditindas dan dijajah zionis.Tak akan kita temukan
solusinya secara tuntas tanpa kehadiran sistem Islam. Inilah satu-satunya
institusi pemerintahan yang dituntut oleh syariat Islam, yang bisa
menyelesaikan persoalan Gaza. Sistem Islam yang akan mengurus umat dengan
syariat Islam. Sistem Islam pula yang akan membebaskan tanah Palestina dengan
jihad fisabilillah.
Wallahualam bissawab

No comments:
Post a Comment