Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lapar Gaza Tak Selesai Tanpa Jihad dan Khilafah

Thursday, May 01, 2025 | Thursday, May 01, 2025 WIB

Oleh Sri Rahayu Lesmanawaty (Aktivis Muslimah Peduli Generasi)

Program Pangan Dunia (World Food Program/WFP) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (25/4) mengatakan bahwa pihaknya telah kehabisan stok makanan di Jalur Gaza karena perlintasan perbatasan masih ditutup. "Hari ini, WFP mengirimkan stok makanan yang tersisa ke dapur-dapur makanan siap saji di Jalur Gaza. Dapur-dapur ini diperkirakan akan kehabisan makanan dalam beberapa hari ke depan," menurut pengumuman WFP dalam sebuah pernyataan. Menurut organisasi tersebut, dapur umum telah menjadi satu-satunya sumber bantuan makanan yang konsisten bagi orang-orang di Gaza selama berpekan-pekan (antaranews.com, 26-04-2025).

Pilu semakin menjadi. Semua kejadian ini tak pernah berhenti dari kejejian Z*onis yang tiada henti. Blokade total terhadap Gaza yang diberlakukan Zion*s sejak 2 Maret lalu membuat kaum muslim Gaza menderita kelaparan. Z*onis melakukannya untuk menekan kelompok Hamas agar membebaskan para sandera yang masih ditahan. Biadabnya,  Zion*s memblokade Gaza dari segala arah. Mereka ratakan Gaza.  Mereka bunuh warga Gaza tanpa iba. Mereka  blokade bantuan makanan, obat-obatan, dan kemanusiaan.

Kata apa yang pantas untuk monster pembunuh ini. Sayangnya, dunia yang secara kasat Maya menyaksikan kekejaman Zion*s, tetap saja pura-pura buta. Barat, PBB, dan penguasa muslim tak bergeming dari diamnya.

Sungguh Kelaparan Gaza adalah tanggung jawab kita bersama sebagai umat Islam. Nabi ﷺ bersabda, 

Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya untuk disakiti. Siapa yang membantu kebutuhan saudaranya maka Allah akan membantu kebutuhannya. Siapa yang menghilangkan satu kesusahan seorang muslim maka Allah menghilangkan satu kesusahan baginya dari kesusahan-kesusahan hari kiamat. Dan siapa yang menutupi (aib) seorang muslim maka Allah akan menutup aibnya pada hari kiamat.” (HR Bukhari No. 2262). Semua hanya bisa direalisasikan dalam sistem Islam.

Dalam sistem Islam, umat Islam memiliki tanggung jawab terhadap Palestina hingga negeri tersebut dibebaskan dengan jihad yang akan dikomando oleh pemimpin dunia yang melaksanakan titah Allah Ta'ala (Khalifah). Khalifahnya mampu menjadi perisai hakiki umat sebagaimana dahulu Palestina berada di bawah naungan kekuasaan Islam. Di dalamnya bergelora Jihad dan Khilafah.  Dan ini solusi paripurna bagi Palestina.

Sungguh Jihad dan Khilafah  harus terus disuarakan sebagai kewajiban kita dalam upaya membebaskan Palestina dari penjajahan dan penderitaan.  Umat tidak boleh berhenti untuk berjuang mewujudkan cita-cita besar tersebut. Dakwah yang berpengaruh, yakni mengubah pemikiran serta membersihkan pemahaman umat dari ideologi sekuler kapitalisme hingga terbentuk pemahaman Islam yang benar dan kafah, harus terus berlanjut tanpa henti hingga umat memahami bahwa untuk mengembalikan kekuatan, persatuan, dan kekuasaan Islam butuh penerapan syariat Islam kafah melalui tegaknya Khilafah.

Wallaahu a'laam bisshawaab.


No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update