MAGELANG-- Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.I.P secara resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sengkuyung III TA 2018 di Lapangan Desa Kebonrejo desa Kebonrejo Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang, Senin (15/18)
TMMD sengkuyung tahap III TA 2018 kali ini mengambil tema "TNI Manunggal rakyat dalam mewujudkan desa yang maju, sejajtera dan demokratis", Bertindak sebagai Irup Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.I.P, dan selaku Komandan Upacara Danramil 06 Grabag Kapten Inf Abriyanto.
Untuk sasaran fisik TMMD sengkuyung III tahun 2018 sendiri adalah pembuatan rabat beton dengan panjang 1.000 meter dan lebar 2 meter dengan ketebalan 0,1 meter. Sementara sasaran non fisiknya berupa penyuluhan Kebersihan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang , Penyuluhan KB dan Kesehatan dari Dinas BPMP dan KB Kabupaten Magelang, Penyuluhan wawasan kebangsaan, Penyuluhan Kamtibmas dan arkoba dari Polres Magelang Kab seeta penyuluhan PPBN dari Kodim 0705/Magelang.
Dalam amanatnya Zaenal Arifin membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah pada upacara pembukaan TMMD tahap III Reguler 103 dan sengkuyung III tahun 2018 dimana diantaranya adalah ucapan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya karena TMMD kembali digulirkan, sehingga bisa bersama-sama merawat semangat gotong royong, memacu kreatifitas dan prakarsa masyarakat untuk membangun desa.
"Kita ingin gotong royong sebagai saripati nilai-nilai ke-Indonesia-an dan esensi kultur ketimuran dapat terus terjaga dengan baik. Karena disitulah inti dari kekuatan bangsa dalam menjaga persatuan pada Kebinnekaan. Dari situ pulalah kita tangkal sikap-sikap individualistik dan egoistik, untuk merajut kembali kain kebersamaan dan respon sosial yang memajukan dan mensejahterakan".
Program TMMD telah hadir meneguhkan semangat kebersamaan, dan menyajikan karya nyata yang bermaslahat bagi desa. Berbagai pembangunan sarana prasarana perdesaan dari program ini telah dapat diniknmati oleh warga desa. Begitupun upaya pemberdayaan, telah berhasil memperkuat semangat masyarakat dalam menggali dan mengelola potensi desanya agar makin maju dan mensejahterakan. Tentu ini sangat relevan dengan program pembangunan Jawa Tengah untuk meningkatken kesejahteraan yang berkeadilan sosial;
TMMD terus konsisten pada program-program pemberdayaan ekonomi rumah tangga. Bagaimana TMMD melakukan pembinaan usaha ekonomi kerakyatan agar maju dan berdaya saing, serta senantiasa mendorong pemanfaatan tanah pekarangan untuk kemandirian pangan.
Turut hadir dalam upacara tersebut Dandim Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono S.I.P, Kajari Kab Magelang Eko Hening Wardono, SH, Wakil ketua DPRD Kab Mgl Drs Suharno MM, Wakil ketua pengadilan agama kelas I-B Mungkid Drs H. Ayip, MH, Dan Yon Armed 3 Letkol Arm Irwansyah, Ketua DPC Pepabri Kol (Purn) Budi Hartono, Para Dan Ramil jajaran Kodim 0705/Mgl, Kepala Desa se Kecamatan Candimulyo, Perwakilan Persit Kartika Candra Kirana Kodim 0705/Magelang dan perwakilan dari ibu-ibu PKK Desa Kebonrejo.(red)
TMMD sengkuyung tahap III TA 2018 kali ini mengambil tema "TNI Manunggal rakyat dalam mewujudkan desa yang maju, sejajtera dan demokratis", Bertindak sebagai Irup Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.I.P, dan selaku Komandan Upacara Danramil 06 Grabag Kapten Inf Abriyanto.
Untuk sasaran fisik TMMD sengkuyung III tahun 2018 sendiri adalah pembuatan rabat beton dengan panjang 1.000 meter dan lebar 2 meter dengan ketebalan 0,1 meter. Sementara sasaran non fisiknya berupa penyuluhan Kebersihan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang , Penyuluhan KB dan Kesehatan dari Dinas BPMP dan KB Kabupaten Magelang, Penyuluhan wawasan kebangsaan, Penyuluhan Kamtibmas dan arkoba dari Polres Magelang Kab seeta penyuluhan PPBN dari Kodim 0705/Magelang.
Dalam amanatnya Zaenal Arifin membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah pada upacara pembukaan TMMD tahap III Reguler 103 dan sengkuyung III tahun 2018 dimana diantaranya adalah ucapan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya karena TMMD kembali digulirkan, sehingga bisa bersama-sama merawat semangat gotong royong, memacu kreatifitas dan prakarsa masyarakat untuk membangun desa.
"Kita ingin gotong royong sebagai saripati nilai-nilai ke-Indonesia-an dan esensi kultur ketimuran dapat terus terjaga dengan baik. Karena disitulah inti dari kekuatan bangsa dalam menjaga persatuan pada Kebinnekaan. Dari situ pulalah kita tangkal sikap-sikap individualistik dan egoistik, untuk merajut kembali kain kebersamaan dan respon sosial yang memajukan dan mensejahterakan".
Program TMMD telah hadir meneguhkan semangat kebersamaan, dan menyajikan karya nyata yang bermaslahat bagi desa. Berbagai pembangunan sarana prasarana perdesaan dari program ini telah dapat diniknmati oleh warga desa. Begitupun upaya pemberdayaan, telah berhasil memperkuat semangat masyarakat dalam menggali dan mengelola potensi desanya agar makin maju dan mensejahterakan. Tentu ini sangat relevan dengan program pembangunan Jawa Tengah untuk meningkatken kesejahteraan yang berkeadilan sosial;
TMMD terus konsisten pada program-program pemberdayaan ekonomi rumah tangga. Bagaimana TMMD melakukan pembinaan usaha ekonomi kerakyatan agar maju dan berdaya saing, serta senantiasa mendorong pemanfaatan tanah pekarangan untuk kemandirian pangan.
Turut hadir dalam upacara tersebut Dandim Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono S.I.P, Kajari Kab Magelang Eko Hening Wardono, SH, Wakil ketua DPRD Kab Mgl Drs Suharno MM, Wakil ketua pengadilan agama kelas I-B Mungkid Drs H. Ayip, MH, Dan Yon Armed 3 Letkol Arm Irwansyah, Ketua DPC Pepabri Kol (Purn) Budi Hartono, Para Dan Ramil jajaran Kodim 0705/Mgl, Kepala Desa se Kecamatan Candimulyo, Perwakilan Persit Kartika Candra Kirana Kodim 0705/Magelang dan perwakilan dari ibu-ibu PKK Desa Kebonrejo.(red)
