Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Fantasi Sedarah Hasil Sistem Kapitalis!

Wednesday, May 28, 2025 | Wednesday, May 28, 2025 WIB
Fantasi Sedarah Hasil Sistem Kapitalis!


Penulis : Leli Amaliah, S. Kom


Belakangan ini masyarakat dibuat heboh dengan munculnya group Facebook yang bernama Fantasi Sedarah dengan beranggota tiga puluh ribuan orang. Dimana didalamnya secara terang-terangan menunjukkan prilaku menyimpang yaitu seks sedarah atau disebut inses. Namun saat ini akun tersebut telah di blokir oleh Kementerian Komdigi setelah akun tersebut viral ditengah masyarakat. (Republika, 17/05/2025)


Salah satu berita yang lagi viral ditengah masyarakat adalah kasus sepasang kakak adik di Kota Medan. Dimana mereka mengirimkan mayat bayi hasil hubungan sedarah via ojek online. Selain itu, pada tahun 2023 polisi mengungkap kasus inses antara ayah dan anak di Banyumas seorang pria berinisial R menjadi tersangka atas kasus dugaan pembunuhan tujuh bayi hasil hubungan sedarah dengan anak kandungnya sejak 2012.


Dengan adanya kasus inses di tengah masyarakat ini menandakan bahwa manusia telah kehilangan nalar dan naluri. Hilangnya kewarasan pada diri manusia menjadikan manusia seperti binatang. Seorang ayah yang tega melampiaskan hawa nafsunya kepada anak kandung. Seorang anak laki-laki yang tega melampiaskan hasratnya ke ibu kandungnya. Ini terjadi dikarenakan atas nama kebebasan yang senantiasa di dewakan. Para pelaku merasa apa yang mereka lakukan sebagai sesuatu hal yang wajar. Fakta yang ada saat ini lahir dari rahim demokrasi kapitalisme. Dimana menjadikan manusia dibutakan oleh hawa nafsu dan tidak mampu membedakan yang baik dan buruk. Seharusnya Keluarga yang sejatinya tempat beristirahat, tempat ternyaman dan teraman kini berubah menjadi ruang yang berbahaya.


Saat ini masyarakat tidak menjalankan perannya dengan baik sebagai kontrol sosial. Dengan dalih ranah privasi masyarakat memilih diam ketika melihat hal-hal tabu. Sehingga membuat para pelaku merasa aman karena tidak mendapat tekanan sosial dari masyarakat sekitar. Selain itu, kebijakan negara juga tidak mampu memberikan solusi secara tuntas. Fakta yang terjadi group Fantasi sedarah ini sudah lama eksis namun baru terjadi pemblokiran setelah viral dibicarakan ditengah masyarakat. Namun, pemblokiran saja tidak cukup ditambah dengan hukuman yang diberikan kepada pelaku hanya bersifat jangka pendek. Butuh solusi tuntas agar hal ini tidak terjadi lagi.


Sistem demokrasi kapitalisme sejatinya hanyalah produk akal manusia yang sifatnya terbatas dan lemah. Dimana membuat manusia bertindak sesukanya yang standar perbuatan baik buruk menjadi relatif. Akhirnya membuat manusia kehilangan arah. Oleh karena itu, butuh sistem untuk mengembalikan manusia sesuai fitrahnya. 


Islam adalah jalan hidup shahih, yang mengatur semua urusan  manusia dan menjadikan rakyat sebagai pelaksana hukum syara. Islam mewajibkan negara untuk mengurus rakyat dalam semua aspek termasuk menjaga keutuhan keluarga dan norma-norma keluarga dalam sistem sosial sesuai dengan islam. 


Islam bukan hanya sekedar agama tapi juga ideologi. Sebagai ideologi Islam menawarkan solusi tuntas yakni solusi individu, keluarga, masyarakat hingga kebijakan negara. 


Pertama, sebagai individu memiliki gharizah nau untuk menjaga gharizah nau ini individu harus memiliki keimanan yang kokoh, ini adalah benteng pertama. Keimanan kepada Allah SWT akan menekankan penjagaan pandangan dan pengelolaan hasrat lewat zikir, puasa dan shalat malam. Ibadah ini bukan hanya sekedae ritual tetapi sebagai pengontrol hawa nafsu sehingga sesuatu yang haram tidak memiliki ruang untuk berkembang didalam diri individu.


Kedua, keluarga adalah madrasah utama. Dimana dalam keluarga menanamkan pemahaman Islam sejak dini kepada anak-anak. Misal, Islam memberi rambu-rambu dalam mengajarkan anak tentang aurat, sehingga anak memiliki pengetahuan batasan sentuhan halal-haram. Ini akan membuat anak-anak selalu waspada terhadap tanda-tanda terjadinya apelecehan. Dan ini tergantung pada peran orang tua dan pemahaman. 


Ketiga masyarakat. Dimana masyarakat memiliki kesadarahan dalam kewajiban amal ma'ruf nahi munkar. Islam mendorong masyarakat untuk saling mengingatkan. Sehingga peran masyarakat dalam mengontrol kemaksiatan yang terjadi disekitarnya. 


Keempat negara sebagai Qayyim. Dimana peran negara disini sangat penting untuk menutup semua pintu zina termasuk memfilter platform yang isinya melanggar syariat Islam. Selain itu, negara juga harus memberikan hukuman tegas yang bisa membuat pelaku jera.  Negara-negara juga wajib memperbaiki sistem pendidikan agar bisa membentuk individu yang bersyahsiyah Islam. 


Wallohu'alam Bishowab..

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update