Oleh: Roslina sari (Penulis & aktivis Muslimah Deli Serdang).
Hari yang fitri, berkumandang bertakbir, hati yang penuh harap yang penuh gembira, menyambut syawal yang bahagia. Namun itu tidak dapat dirasakan oleh saudara muslim di Gaza.
Dilansir dari CNBC INDONESIA, Beginilah suasana damai saat ribuan Warga Palestina menghadiri pelaksanaan Shalat Idul Fitri di dekat kuil Kubah Batu di kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem, Minggu (30/03).
Warga Palestina merayakan hari Idul Fitri 1446 H di tanggal 30 Maret 2025 sesuai pengumuman Mufti Besar Palestina Syaikh Muhammad Hussein.
Warga Palestina terpantau sudah berkumpul dari pagi sebelum waktu shalat Idul Fitri pada pukul 06.05 waktu setempat, sesuai dengan waktu musim dingin di Masjidil Aqsa.
TEMPO.CO, Jakarta - Militer Israel telah menewaskan sedikitnya sembilan warga Palestina di Gaza pada pagi hari Idul Fitri, Ahad 30 Maret 2025. Seperti dilansir Al Jazeera, para korban tewas termasuk lima anak.
Serangan Israel ini terjadi serentak di kamp pengungsi Khan Younis di Gaza selatan hingga di Kota Gaza dan kamp penunngsi Jabalia di Gaza utara.
Serangan ini terjadi saat warga Palestina di Gaza menggelar salat Id untuk menandai akhir bulan suci Ramadhan dan dimulainya Idul Fitri.
Sama seperti yang mereka lakukan selama perang, warga berdoa di tengah puing-puing yang disebabkan oleh serangan Israel di Jalur Gaza.
Dalam satu video yang diposting oleh Pusat Informasi Palestina, suara tembakan dapat terdengar saat Salat Ide tengah berlangsung.
Hamas dan Fatah Bertemu di Mesir, Bahas Rencana Pasca-Gaza
Hamas dan Fatah Bertemu di Mesir, Bahas Rencana Pasca-Gaza
Israel telah membunuh lebih dari 900 warga Palestina di Gaza sejak melanggar gencatan senjata dengan Hamas dan melanjutkan serangan 11 hari lalu.
Hingga kini, Israel membunuh seorang anak Palestina di Gaza setiap 45 menit. Itu adalah rata-rata 30 anak yang terbunuh setiap hari selama 535 hari terakhir.
Untuk menempatkan ini dalam perspektif, jika Anda memiliki kamar dengan 100 anak:
Dua dari anak-anak itu telah terbunuh; dua hilang, diduga tewas; tiga telah terluka, banyak yang kritis; lima telah menjadi yatim piatu atau terpisah dari orang tua mereka.
Sementara lima anak memerlukan pengobatan untuk kekurangan gizi akut. Anak-anak lainnya menanggung bekas luka perang dan trauma yang tidak terlihat yang memengaruhi kesehatan mental, keselamatan, dan masa depan mereka.
Sejatinya Idul Fitri adalah saat umat Islam bergembira karena telah bergembira karena telah berhasil menjalankan ibadah pada bulan Ramadhan yang mulia dan banyak kebaikan, dan bertemu dengan bulan syawal.
Namun sayangnya kebahagiaan tersebut belum dirasakan oleh semua umat IsIam di berbagai penjuru dunia, terlebih di Palestina dan beberapa wilayah lainnya. Muslim rohingya yang masih ditindas dan diusir dari tanah airnya sendiri, muslim Kashmir yang disiksa oleh rezim india musyrik, muslim suriah, sudan, somalia, uighyur, Yaman, dan saudara muslim lainnya diberbagai negeri yang ditindas penjajah kuffar.
Mereka harus berhadapan dengan penjajah yang kejam dan brutal tak mengenal belas kasihan, bahkan terusir dari tanah kelahiran, terkatung-katung di lautan, sampai saat ini saudara muslim rohingya hidup tanpa kewarganegaraan dan tidak diterima di negeri manapun. Akibat apa yang dilakukan oleh rezim Budha myanmar dan junta militernya. Penderitaan yang dirasakan umat IsIam di Uzbekistan, Kirgistan oleh para rezim komunis yang luput dari perhatian dunia.
Realita ini menunjukkan bahwa kebahagiaan umat belumlah sempurna, karena sebagian umat IsIam khususnya Palestina dalam kesengsaraan bahkan terancam nyawanya, sejak jauh sebelum bulan Ramadhan tiba, selama bulan Ramadhan hingga bulan Syawal.
Makin buruknya kondisi Palestina tentunya sangat memprihatinkan. Apalagi kondisi saudara Gaza yang ada dalam pengungsian dekat wilayah Yordania Kondisi pengungsian kumuh dengan segala keterbatasan mereka dan kesulitan mereka akan kebutuhan kebutuhan mereka untuk terpenuhi. Para pengungsi Gaza bahkan tidak dapat hanya berharap dari donasi dan uluran tangan dermawan, karena mereka juga butuh pekerjaan dan kehidupan mereka sebagaimana mestinya. Hal ini makin membuat kesedihan yang sangat, bahkan para penguasa muslim yang ada diperbatasan itu tidak punya rasa peduli dengan kondisi mereka ditengah penderitaan mereka, padahal penguasa itu sangat dekat melihat mereka. Yang harusnya menghilangkan penjajahan dan mengusir penjajah dari negeri mereka, itulah yang seharusnya dilakukan oleh penguasa di negeri muslim tersebut sebagai pertolongan pada tetangganya.
Umat IsIam makin terjepit dan makin sengsara. Kondisi buruk ini akan membuka mata dan hati manusia pada umumnya dan umat IsIam khususnya, bahwa sistem hari ini sungguh tidak layak menjadi rujukan dan sandaran kehidupan manusia dalam membangun peradaban manusia.
Benar, peradaban kapitalisme sekuler telah menghilangkan sifat manusia pada manusia, kapitalisme sekuler telah membuat manusia berlaku layaknya hewan buas memangsa korbannya tanpa belas kasihan. Sistem ini telah memusnahkan peradaban umat manusia.
Disisi lain hal ini juga akan menghantarkan pada kesadaran bahwa sistem sekuler suka diambang kehancuran karena kerusakan yang amat nyata akibat sistem sekuler kapitalisme. Umat telah melihat dengan kasat mata betapa kesengsaraan yang diakibatkan sistem sekuler kapitalisme ini dengan berbagai kejahatan para penguasa nya dengan segala kebijakan zolim mereka. Sikap para diktator yang menjadi pemangku kebijakan dalam sistem sekuler kapitalisme ini yang tidak pernah dan tidak akan pernah berpihak kepada umat bahkan dengan sombongnya para diktator itu terus menumpahkan darah kaum muslimin. Amerika sebagai negara penjajah penyokong Israel laknatullah melakukan pembantaian. Dan juga Amerika pendukung dibalik penindasan terhadap kaum muslimin diberbagai negeri. Serta penguasa muslim penghianat yang bekerjasama memuluskan penjajahan dan pembantaian umat IsIam dan abainya mereka dalam menolong umat ini.
Situasi ini akan mendorong umat untuk mencari alternatif sistem yang lain. Bahkan rakyat Amerika dan Eropa sendiri, dan penduduk di negeri induk kapitalisme global yang merasa sebagai manusia, bahkan melihat betapa tidak manusiawi nya sistem sekuler kapitalisme ini dan para penguasanya. Bahkan mereka merindukan ada sistem pengganti dari sistem rusak dan merusak ini. Sistem yang menyengsarakan umat manusia ini. Ya sungguh.. Umat telah merasakan betapa jahatnya sistem sekuler kapitalisme ini. Mereka telah lelah dan segera ingin sistem pengganti yang akan memanusiakan umat manusia. Umat rindu sistem yang melindungi, mengayomi serta melindungi mereka, dengan penguasa yang mencintai mereka, menyelamatkan umat dari penindasan dan penderitaan.
Dan pilihan satu- satunya hanya sistem IsIam. Ya hanya sistem IsIam. Tidak ada jalan keluar yang lain. Selain sistem Islam. Karena telah nyata kegagalan sistem sekuler kapitalisme dan sosialisme komunisme sebelumnya.
Mengapa hanya sistem IsIam solusi satu-satunya?
Dari sisi keimanan IsIam adalah sistem yang shahih dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Allah yang maha baik pasti lebih mengetahui apa yang terbaik buat hambaNya karena Allah lah yang telah menciptakan manusia dengan segala aturanNya yang sudah tentu akan mendatangkan segala kebaikan bagi manusia.
Allah SWT berfirman:
...ۚ وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ تِبْيَٰنًا لِّكُلِّ شَىْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ
..Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.(QS.An-nahl: 89).
Dari sisi sejarah, IsIam sudah terbukti dalam sejarah panjang penerapan IsIam menghantarkan pada peradaban gemilang dengan kemajuan luar biasa. Islam pernah memimpin dunia lebih dari 13 abad lamanya. Dari masa, Rasulullah SAW memimpin sampai pada Kholifah sesudahnya manusia hidup dalam keamanan, kesejahteraan,ketentraman, keadilan, perlindungan dan kebahagiaan. Bahkan bukan hanya muslim, namun juga non muslim yang hidup dalam naungan Islam.)
Dengan penerapan IsIam kaffah dalam negara dan amar makruf nahi munkar yang diemban negara serta kaum muslimin.
Sistem IsIam mampu menjadi pemimpin peradaban dunia dan menjadi pelindung/perisai umat yang menggetarkan para musuh-musuh IsIam dan para kaum kuffar yang ingin menjajah kaum muslimin dan negeri nya. Adanya para Kholifah yang gagah dan adil yang mampu dan bersegera memobilisasi tentara muslimin untuk melakukan jihad fisabilillah untuk membebaskan negeri negeri yang dikuasai kaum kuffar. Dan segera menolong dari berbagai penindasan serta mengayomi negeri-negeri yang ditaklukkan sebagai sesuatu yang diurusin sehingga meninggalkan kesan yang begitu indah bagi penduduk negeri yang ditaklukkan yang membuat mereka merasa nyaman dan ingin selalu hidup dalam sistem IsIam dibawah kepemimpinan Islam yaitu Khilafah islamiyyah.
Ya. Sistem inilah yang saat ini sedang dirindukan dan dinantikan kembali oleh umat. Yang akan membebaskan mereka kembali dari berbagai penindasan.
Hal ini akan menguatkan keyakinan umat bahwa fajar kemenangan IsIam akan makin dekat. Apa yang terjadi, fase demi fase yang telah dilalui. Bahwa saat ini adalah fase apa yang digambarkan oleh baginda Rasulullah SAW dalam hadist nya. Bahwa fase yang saat ini berlangsung adalah fase mulkan jabriatan/ kekuasaan diktator. Kekuasaan yang tidak menerapkan sistem IsIam dan kekuasaan yang memaksa umat dengan kezoliman sistem nya dipimipin penguasa brutal, kejam dan diktator. Dan bahwa kabar gembira Rasulullah SAW bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala akan mengangkat masa kepemimpinan diktator ini dan menggantikan dengan Kepemimpinan yang adil yang mengikuti metode kenabian yaitu Khilafah 'ala minhajinnubuwwah.
Rasulullah SAW bersabda:
تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ اللهُ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا عَاضًّا فَيَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ يَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا جَبْرِيَّةً فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ ثُمَّ سَكَتَ
“Di tengah-tengah kalian terdapat zaman kenabian, atas izin Allah ia tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti minhaj kenabian. Ia ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) yang zalim; ia juga ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) diktator yang menyengsarakan; ia juga ada dan atas izin Alah akan tetap ada. Selanjutnya akan ada kembali Khilafah yang mengikuti minhaj kenabian.” Beliau kemudian diam. (HR Ahmad dan Al-Bazar).
Umat membutuhkan Khilafah untuk dapat merasakan kebahagiaan hakiki, mendapatkan Ridho Allah karena penerapan aturan IsIam secara kaffah. Karena hanya dengan penerapan Islam kaffahlah pertolongan Allah akan diraih dan Allah akan ridho.
Maka dari itu..Umat harus berjuang untuk menegakkan Khilafah. Karena Khilafahlah pelindung hakiki umat IsIam seluruhnya.
Maka harus ada jamaah dakwah yang membangun kesadaran umat untuk berjuang menegakkan kembali Khilafah, untuk melangsungkan kembali kehidupan IsIam. Perjuangan menegakkan Khilafah harus menjadi agenda utama umat IsIam. Umat harus bahu membahu dalam mewujudkannya. Jamaah dakwah itu telah ada. L
Hizbut Tahrir dunia telah menyeru umat Siang dan malam untuk menerapkan Islam kaffah dan Khilafah. Dan perjuangan dakwah ini tidak dapat sendirian. Hizbut Tahrir menyeru umat agar agenda ini adalah agenda Allah. Karena Khilafah adalah janji Allah bisyarah Rasulullah SAW. Setiap muslim, mukmin punya tanggungjawab dipundak nya untuk memikul amanah ini. Karena ini merupakan bukti keimanan yang tertinggi. Sudah saatnya seluruh umat menjadikan agenda perjuangan menegakkan Khilafah adalah agenda utama mereka. Bekerjasama dan saling menolong untuk menegakkannya sehingga kembalinya kehidupan Islam.
Rasulullah SAW bersabda:
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Orang mukmin dengan orang mukmin yang lain seperti sebuah bangunan, sebagian menguatkan sebagian yang lain.” (HR Muslim).
Wahai umat adalah sebuah kewajiban bagi semua kita untuk memenuhi seruan Allah dan Rasul-Nya apabila Allah menyeru. Cukuplah firman Allah SWT sebagai pengingat umat ini.
Allah SWT berfirman dalam QS Al-Anfal:24 "Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyerumu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu".
Wallahu a'lam bisshawwab.

No comments:
Post a Comment