Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

GENCATAN SENJATA, APAKAH SOLUSI BAGI PERMASALAHAN DI PALESTINA?

Tuesday, February 11, 2025 | Tuesday, February 11, 2025 WIB





Oleh : Lisna Tresna Asih


Israel dan Hamas dilaporkan telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata di Gaza mulai hari Minggu mendatang. Hal ini disampaikan oleh mediator Qatar, Kamis (16/1/2025), Jakarta, CNBC Indonesia.
Pertukaran sandera dan tahanan setelah 15 bulan perang akan dilakukan. Sebanyak 33 sandera Israel akan dibebaskan pada tahap pertama. Perjanjian gencatan senjata itu bahkan disebut bisa menjadi perdamaian  permanen.

Euforia gencatan senjata terjadi di kalangan umat Islam. Secara nyata, gencatan senjata memang memberi jeda bagi muslim Palestina untuk bebas dari kejahatan kejahatan Zionis dan negara pendukungnya AS. Namun demikian, gencatan senjata juga merupakan strategi Israel untuk istirahat sejenak karena tidak bisa dipungkiri, mereka sudah babak belur oleh perlawanan para pejuang rakyat Palestine.

Umat juga harus disadarkan akan hakekat Gencatan senjata, yang tidak akan menyelesaikan penjajahan dan genosida. Dan itu semua hanya tipu daya semata yang dilontarkan para musuh Allah. Persoalan Palestina hanya akan tuntas dengan adanya Khilafah dan jihad.

Bulan Rajab dan peringatan Israk Mikraj harus dimanfaatkan untuk memahamkan umat atas akar masalah penjajahan Palestina dan kemuliaan yang Allah berikan pada tanah Palestina, untuk mendorong terwujudnya Kembali kemuliaan umat Islam. Dan kemulyaan umat Islam hanya bisa terwujud dengan tegaknya satu institusi yang bisa menjadi junnah (prisai) umat di seluruh dunia, yakni tegaknya Daulah Khilafah Islamiyah.

Umat Islam di Indonesia memanfaatkannya momentum Israk Mikraj dengan aksi bela palestina 26 Januari 2025, atas dorongan keimanan.
Jika kesadaran umat sudah terbentuk, maka umat akan ikut berjuang untuk mewujudkannya sehingga terwujudlah Daulah Khilafah Islamiyah dan jihad akan bisa tertunaikan, oleh satu komando dari Kholifah, sehingga tidak ada lagi umat mislim di dunia ini yang terdzolimi, karena haibah (kehormatan) umat terjaga.
Dari Abu Hurairah radhiyallâhu ’anhu. bahwa Nabi Muhammad –sallallahu alaihi wasallam– bersabda,

إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ

”Sesungguhnya al-imam (khalifah) itu perisai yang (orang-orang) akan berperang mendukungnya dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan)-nya.” (HR Muttafaqun ’Alayh dll.)

Untuk itu, saat ini umat harus bersegera tergabung  dalam jamaah dakwah ideologis untuk menghantarkan pada perjuangan guna tercapai tujuan hakiki, yakni tegaknya junnah bagi umat sedunia, Daulah Khilafah Islamiyah, wallohualam bishowab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update