Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Persiapan Diri Dalam Menyambut Bulan Ramadhan

Monday, February 24, 2025 | Monday, February 24, 2025 WIB

 


Oleh : Neng Sri

(Ibu Rumah Tangga)


Kaum muslim seperti tahun-tahun sebelumnya menyambut kedatangan bulan

Ramadhan dengan penuh sukacita. Ramadhan layaknya "tamu agung yang

kedatangannya selalu ditunggu-tunggu". Apalagi bulan Ramadhan cuma datang satu

setahun sekali. Bulan Ramadhan selalu dirindukan oleh setiap kaum muslim dan selalu

ditunggu-tunggu setiap tahun. Namun demikian, Syaban, sebagai bulan sebelum

Ramadhan, juga tak boleh dianggap sepele. Tidak selayaknya seorang muslim

mengabaikan bulan Sya'ban. Apalagi Rasulullah SAW mengingatkan : (HR an-Nasa'i).


Dalam hadis diatas, Rasulullah SAW menyatakan bahwa bulan Sya'ban adalah

momentum amal-amal manusia diangkat kepada Allah SWT. Oleh karena itu, hendaknya

kita memperbanyak amal-amal shalih seperti sholat-sholat Sunnah, shaum-shaum

sunnah, bersedekah, berdzikir, membaca al-qur'an, berdakwah, melakukan amal ma'ruf

nahi mungkar, dan ragam bentuk amal-amal shalih yang lain.


Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, ampunan dan Rahmat Allah

SWT. Oleh karena itu, kaum muslim hendaknya mempersiapkan diri sebaik mungkin

agar dapat meraih keutamaan dan keistimewaan bulan suci ini. Bulan Ramadhan yang

penuh berkah karena itu jauh-jauh hari sudah memfokuskan diri untuk memperbanyak

ibadah dan taqarrub kepada Allah SWT. Diantaranya, dengan memperbanyak membaca

Al-Qur'an sepanjang bulan Sya'ban. Terkait pentingnya mempersiapkan diri sebelum

Ramadhan tiba, Amr bin Qais pernah berkata : "beruntunglah orang yang berusaha

menata (mensucikan) jiwanya sebelum Ramadhan datang (Ibnu Rajab Al Hambali

Latha'if al-Ma'atif, hlm. 138)


Mensucikan jiwa dapat dilakukan antara lain dengan banyak bertaubat kepada Allah

SWT. Dengan begitu, saat masuk Ramadhan seorang muslim dalam keadaan bersih

dari dosa. Bulan Sya'ban adalah waktu yang tepat untuk melatih dan membiasakan diri

melakukan ragam ketaatan amal-amal shalih sebelum memasuki bulan Ramadhan.


Ketika Ramadhan tiba, kita sudah terbiasa melakukan ketaatan dan amal shalih sekaligus menjauhi ragam dosa dan kemaksiatan. Maka dari itu, menjalani puasa Ramadhan dengan jauh lebih baik. sebagaimana diketahui tujuan utama dari ibadah puasa Ramadhan adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Firman Allah SWT :

 "wahai orang-irang yang beriman telah diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana puasa itu pernah diwajibkan atas orangorang sebelum kalian, agar kalian bertakwa" (TQS al-Baqarah{2}:183).

Dalam hal ini, para pemimpin terutama para penguasa dan para pejabat, lebih layak untuk bersegera meninggalkan segala bentuk kedzaliman terhadap rakyatnya. Karena itu, bulan Sya'ban adalah momen yang tepat bagi para pemimpin untuk segera menghentikan segala bentuk kedzaliman, menegakkan keadilan, dan menjalankan amanah dengan benar. Jika mereka sungguh-sungguh ingin mendapatkan keberkahan pada bulan Ramadhan, mereka harus meninggalkan segala bentuk kedzaliman sebelum bulan suci itu tiba.

 Semoga kita semua dapat memanfaatkan bulan Sya'ban ini dengan sebaik-baiknya agar kita bisa memasuki bulan suci Ramadhan dalam keadaan suci, bersih, dan siap berpuasa demi meraih takwa dengan takwa yang sebenar-benarnya.


Wallahu a'lam bi ash-shawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update