Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polemik Peternakan Buang Susu

Friday, November 15, 2024 | Friday, November 15, 2024 WIB

Oleh: Ummu Nazba

 

Dikutip dari Liputan6.com, Jakarta Viral peternak sekaligus pengepul susu sapi asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur membuang hasil panennya. Hal ini pun mencuri perhatian Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa.

Menurut dia, dengan kejadian ini harusnya pemerintah harus memberi perhatian ekstra kepada para peternak sapi perah lokal.

 

“Kita berharap ya petani-petani atau peternak-peternak lokal yang terkait dengan terutama peternak sapi untuk susu itu, juga tetap mendapatkan prioritas perhatian dari pemerintah,” kata Saan di Akademi Bela Negara Partai Nasdem, Jakarta, Sabtu (9/11/2024).

 

Menurut dia, pemerintah harus bisa menjamin proteksi peternak sapi perah lokal, agar tidak kalah bersaing dengan susu impor.

Jika memungkinkan, Politikus NasDem menyebut pemerintah bisa memprioritaskan pasokan susu lokal untuk memenuhi kebutuhan nasional.

 

“Jadi jangan sampai peternak-peternak kita itu susunya enggak laku, bahkan tidak bisa bersaing dengan yang impor. Jadi proteksi terhadap para peternak lokal itu menjadi penting,” ujar Saan.

“Nanti sisanya kekurangan dari lokalnya berapa, baru nanti impornya berapa,” tambah dia.

 

Hidup pada sistem saat ini sungguh sangat memprihatikan. Banyak slogan cintai barang dalam negeri, tapi nyatanya kebijakan impor semakin menjadi.

 

 

Kebijakan impor yang dilakukan oleh pemerintah diduga menjadi sebab peternak sapi kesulitan menyalurkan susu sapi ke industri pengolahan susu sapi. Selain itu juga ada penyebab lain menurunnya penerimaan susu oleh industri penngolah susu. Kondisi ini jelas merugikan para peternak sapi.

 

Negara seharusnya melindungi nasib petermak melalui kebijakan yang berpihak pada peternak. Baik dalam hal menjaga mutu maupun  dalam menampung hasil susu dan lainnya.

 

Kebijakan impor diduga ada keterlibatan para pemburu rente untuk mendapatkan keuntungan dari impor susu.  Inilah salah satu kebijakan buruk dalam sistem ekonomi kapitalisme, karena berpihak pada para pengusaha.

 

Berbeda halnya dalam negara islam.

Negara Islam akan berdiri di tengah umat, menyolusi dengan syariat demi mewujudkan kemaslahatan umat. Negara secara mandiri akan memenuhi kebutuhan rakyat dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada. Hal ini mencegah merebaknya orang-orang  yang mencari untung di tengah penderitaan rakyat.

 

Makadari itu mari kita semua bersama-sama berjuang kembali untuk menegakkan sistem Islam secara kaffah, agar permasalahan umat segera selamat.

Wallahu ‘alam

*polemik Peternakan Buang Susu*

Oleh: Ummu Nazba

Dikutip dari Liputan6.com, Jakarta Viral peternak sekaligus pengepul susu sapi asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur membuang hasil panennya. Hal ini pun mencuri perhatian Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa.
Menurut dia, dengan kejadian ini harusnya pemerintah harus memberi perhatian ekstra kepada para peternak sapi perah lokal.

“Kita berharap ya petani-petani atau peternak-peternak lokal yang terkait dengan terutama peternak sapi untuk susu itu, juga tetap mendapatkan prioritas perhatian dari pemerintah,” kata Saan di Akademi Bela Negara Partai Nasdem, Jakarta, Sabtu (9/11/2024).

Menurut dia, pemerintah harus bisa menjamin proteksi peternak sapi perah lokal, agar tidak kalah bersaing dengan susu impor.
Jika memungkinkan, Politikus NasDem menyebut pemerintah bisa memprioritaskan pasokan susu lokal untuk memenuhi kebutuhan nasional.

“Jadi jangan sampai peternak-peternak kita itu susunya enggak laku, bahkan tidak bisa bersaing dengan yang impor. Jadi proteksi terhadap para peternak lokal itu menjadi penting,” ujar Saan.
“Nanti sisanya kekurangan dari lokalnya berapa, baru nanti impornya berapa,” tambah dia.

Hidup pada sistem saat ini sungguh sangat memprihatikan. Banyak slogan cintai barang dalam negeri, tapi nyatanya kebijakan impor semakin menjadi.

Kebijakan impor yang dilakukan oleh pemerintah diduga menjadi sebab peternak sapi kesulitan menyalurkan susu sapi ke industri pengolahan susu sapi. Selain itu juga ada penyebab lain menurunnya penerimaan susu oleh industri penngolah susu. Kondisi ini jelas merugikan para peternak sapi.

Negara seharusnya melindungi nasib petermak melalui kebijakan yang berpihak pada peternak. Baik dalam hal menjaga mutu maupun dalam menampung hasil susu dan lainnya.

Kebijakan impor diduga ada keterlibatan para pemburu rente untuk mendapatkan keuntungan dari impor susu. Inilah salah satu kebijakan buruk dalam sistem ekonomi kapitalisme, karena berpihak pada para pengusaha.

Berbeda halnya dalam negara islam.
Negara Islam akan berdiri di tengah umat, menyolusi dengan syariat demi mewujudkan kemaslahatan umat. Negara secara mandiri akan memenuhi kebutuhan rakyat dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada. Hal ini mencegah merebaknya orang-orang yang mencari untung di tengah penderitaan rakyat.

Makadari itu mari kita semua bersama-sama berjuang kembali untuk menegakkan sistem Islam secara kaffah, agar permasalahan umat segera selamat.
Wallahu ‘alam

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update