--> Harga Beras Terus Menggigit Petani Menjerit | Nusantaranews

Harga Beras Terus Menggigit Petani Menjerit

Oleh Sri Rahayu Lesmanawaty (Aktivis Muslimah Peduli Generasi)

Bank Dunia mengungkapkan bahwa harga beras di Indonesia 20 persen lebih mahal daripada harga beras di pasar global. Bahkan saat ini harga beras dalam negeri konsisten tertinggi di kawasan ASEAN. Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Carolyn Turk menilai tingginya harga beras ini terjadi karena beberapa hal, seperti kebijakan pemerintah terkait pembatasan impor dan kenaikan biaya produksi hingga pengetatan tata niaga melalui non tarif. “Kebijakan yang mendistorsi harga ini menaikkan harga produk dan mengurangi daya saing pertanian,” ucap Carolyn dalam Indonesia International Rice Conference (IIRC) 2024 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Jumat (20/9/2024) (Kompas.com, 20-09-2024).

Sayang beribu sayang tingginya harga beras ternyata tidak sebanding dengan pendapatan petani beras. Hasil Survei Pertanian Terpadu Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pendapatan rata-rata petani kecil di Indonesia kurang dari 1 dollar AS atau sekitar Rp15.199 per hari. Menyedihkan. Polemik tingginya harga beras sampai saat ini belum selesai. Harga beras yang terus melangit, menggigit hidup rakyat juga membuat petani kian sakit.

Petani Menjerit

Seharusnya petani berbahagia saat harga beras hasil upaya mereka dari mulai  tanam, pelihara dan panen dihargai dengan baik. Kerja keras mereka terbayar dengan harga yang layak. Namun ternyata, harga beras yang tinggi tidaklah seiring dengan pendapatan mereka yang masih rendah.

Berbagai penyebab mengiringi perjalanan petani sampai pada mendapatkan pendapatan yang tidak layak, tidak sebanding dengan peluh mereka yang terjatuh di hamparan sawah-sawah mereka.

Pertama, petani dihadapkan pada masalah biaya produksi pertanian yang Kian meningkat. Klaim sepihak telah dilontarkan di tengah beban petani yang menanggung mahalnya biaya pertanian. Mereka tersakiti saat bibit, benih, pestisida, pupuk dll. terus melangit. Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Rahmi Widiriani berkilah bahwa biaya produksi beras meningkat agar petani bisa mendapatkan keuntungan yang layak dari hasil pertanian mereka. Ia mengeklaim bahwa mahalnya harga beras merupakan saat-saat yang membahagiakan petani lantaran harga gabah mereka dibeli melebihi Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Padahal kenyataannya jauh panggang dari api. Bagai pungguk merindukan bulan, petani hanya berharap dapat hasil sepadan namun lelah yang ada tak terbayar. Ternyata pemerintah belum sepenuh hati menyejahterakan petani dari aspek pendapatan maupun peningkatan kualitas pangan dengan sarana yang memadai. Yang ada hanyalah beras harga tinggi, namun menyakiti hati.

Kedua, petani dihadapkan pada masalah rantai distribusi dari produsen ke konsumen yang cukup panjang. Alhasil harga beras di tingkat konsumen akhir tidak mencerminkan tingkat kesejahteraan petani. Beras dijual ke tengkulak, dari tengkulak dijual ke distributor, lalu dijual lagi hingga sampai konsumen akhir dengan harga lebih tinggi. Tengkulak, distributor, dan agen meraih untung, namun tidak demikian dengan petani. Rantai distribusi yang panjang sangat merugikan petani sebagai tangan pertama produsen beras.

Ditambah lagi praktik tengkulak beras masih terus terjadi. Gabah dibeli dengan harga rendah sebelum panen. Para petani yang terjebak, mereka kalah karena para tengkulak kerap memainkan harga.

Ketiga, para petani dihadapkan pada penguasaan oligarki di sektor pertanian dari hulu sampai ke hilir. Petani bermodal kecil dengan lahan sawah dan teknologi seadanya  tergeser oleh pemilik usaha pertanian bermodal besar yang memiliki lahan berhektare-hektare yang ditunjang teknologi pertanian yang canggih. Di samping itu, ketersediaan lahan pertanian bagi petani kian terbatas sehingga berpengaruh pada berkurangnya produksi gabah. Idealnya, skala ekonomi lahan minimum bagi petani harusnya 2 hektare. Namun, sebagian besar petani saat ini hanya menggarap sawah di bawah 0,8 hektare.. Ini membuktikan kesejahteraan petani juga bergantung pada luas lahan yang dimiliki.

Para petani pun di hadapkan pada permasalahan lahan pertanian. Lahan pertanian semakin sempit karena alih fungsi lahan sawah yang terus terjadi secara konsisten. Jika pada 2018 luas lahan panen padi di Indonesia masih 11,38 juta hektare, pada 2023 hanya tersisa 10,21 juta hektare, turun sebanyak 10,28% dalam enam tahun terakhir.

Lebih dari itu banyak pula petani yang lebih memilih menjual lahan sawahnya kepada pemodal daripada harus menanggung rugi akibat biaya produksi yang besar. Kebanyakan pemodal yang membeli lahan pertanian tidak memanfaatkannya untuk memproduksi pangan.

Keempat, petani dihadapkan pada masalah meningkatnya harga beras. Akibat kebijakan negara yang membatasi impor beras. Kebijakan impor memang kurang tepat. Jika tidak impor, ketersediaan beras dalam negeri akan berkurang sehingga menaikkan harga beras di pasaran. Jika impor, harga beras terkendali, tetapi jelas merugikan petani sebab harga beras impor kerap jauh lebih murah daripada beras lokal.

Impor beras seharusnya tidak menjadi solusi andalan pemerintah untuk menutupi defisit stok beras dalam negeri. Ketergantungan impor akan menjadikan negeri ini makin jauh dari kemandirian pangan. Di sisi lain, kebijakan impor beras juga membebani APBN yang akan membuat negara tekor serta menguntungkan negara lain sebagai pengekspor beras ke Indonesia.

Berdasarakan data BPS, impor beras Indonesia melonjak 121,34% selama Januari hingga Agustus 2024. Nilai impor beras hingga Agustus 2024 mencapai 3,05 juta ton atau senilai 1,91 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat 121,34% dibandingkan Januari—Agustus 2023 yang sebanyak 863,62 juta dolar AS.

Alhasil dengan kebijakan yang memudahkan impor, ketahanan pangan nasional Indonesia terancam. Begitu pula dengan kedaulatan pangan yang jauh dari harapan. Alih-alih berdaulat, negeri yang kaya dengan kesuburan tanahnya malah mengimpor produk pangan dari negara lain. Sementara itu, lahan pertanian justru diubah menjadi gedung-gedung perkantoran, perumahan, industri, dan pariwisata. Keseimbangan alam terganggu, komoditas pangan terancam, dan nasib petani pun kian redup. Petani menjerit, hidup mereka kian sulit.

Kondisi ini menunjukkan betapa tikaman kapitalisme sangat menyakitkan. Negara hanyalah regulator bagi kepentingan oligarki kapitalis. Mirisnya regulasi yang diterapkan pun  hanyalah  mengatur aspek teknis semata, belum sampai menyelesaikan akar masalah pangan.

Patut diketahui, sesungguhnya masalah pangan bukanlah hanya sekadar memenuhi stok pangan, tetapi bagaimana negara menjaga kedaulatan dan ketahanan pangan dengan visi politik pangan yang mampu menyejahterakan rakyat. Tragisnya paradigma sekuler kapitalisme telah mengaburkan visi politik pangan.

Negara telah menyerahkan tanggung jawab kedaulatan pangan kepada swasta. Ditambah lagi negara lalai dalam menjaga lahan pertanian dan membiarkannya beralih fungsi menjadi lahan-lahan bisnis untuk kepentingan kapitalis.

Kapitalisme yang didukung sistem politik demokrasi dan sekularisme di sisi aspek ekonomi telah meniscayakan lahirnya korporasi besar yang menguasai seluruh sektor pertanian, mulai dari produksi, distribusi, konsumsi, bahkan importasi. Kita perhatikan saja, misalnya, peran Bulog sebagai badan miilik negara yang bertugas menyerap beras hasil produksi para petani tidak lebih dari 15%. Ini artinya, 85% sisanya diserap oleh rantai distribusi swasta sehingga berdampak pada permainan harga beras.

Saat ini negara mengatur dan menyelesaikan persoalan pangan hanya pada aspek teknis. Ketika stok pangan menipis, impor menjadi solusi pragmatis. Ketika harga beras tinggi, pemerintah malah menyampaikan pada masyarakat untuk mengganti beras dengan makanan lain, seperti jagung, sagu, talas, kentang, hingga sukun. Sementara itu, problem mendasar pangan ialah tata kelola yang tak menentu. Dengan kondisi lahan yang makin sempit karena alih fungsi, petani tidak disokong dan difasilitasi negara agar mampu menghasilkan produk pangan berkualitas hingga para petani pantas mendapat hasil yang sebanding.

Paradigma Pangan dalam Sistem Islam

Sampai saat ini pangan masih menjadi masalah krusial. Terkait pangan, negara tidak boleh abai lalu mencapai jalan pemenuhan dengan bergantung pada negara lain.

Sudah seharusnya terkait kebutuhan pangan negara  memberi subsidi besar bagi para petani agar mereka dapat memproduksi pangan dengan biaya produksi ringan dan memperoleh keuntungan yang wajar. Petani menjadi bersemangat untuk menghasilkan produksi pertaniannya hingga kuantitas dan kualitas yang diharamkan bisa memenuhi kebutuhan.

Lahan pertanian, alat produksi, dan petani tentunya sangat erat kaitannya dengan pertanian. Petani tanpa lahan pertanian bagaikan kusir  tanpa delman dan kuda. Petani tanpa alat produksi bagai robot tanpa mesin. Produktivitas pertanian dalam kehidupan petani semakin  suram.

Sungguh ironis. Jika saat ini kita saksikan banyak lahan-lahan kosong  bertuan namun tidak dikelola, di sisi lain banyak petani justru tidak memiliki lahan  untuk bertani. Mereka hanya menjadi buruh tani di negeri sendiri.

Selain itu banyak pula di antara mereka harus menjual lahan akibat penggusuran demi proyek negara, yang pada akhirnya mereka kehilqngan ruang untuk melanjutkan pemenuhan kehidupannya.

Sungguh dalam sistem Islam, paradigma Islam terkait pangan akan menjadikan negara Islam menempatkan ketahanan dan kedaulatan pangan sebagai salah satu dasar dalam pertahanan negara dan kesejahteraan rakyat. Hal ini dikarenakan sistem pertahanan sebuah negara tidak hanya diukur dari pertahanan militernya. Namun, yang lebih utama adalah bagaimana negara memiliki ketahanan pangan dalam memenuhi kebutuhan rakyatnya.

Dalam sistem Islam tergambar jelas pada masa tegaknya kekhalifahan Islam, negara mengalami masa kejayaan dalam penerapan sistem ketahanan pangan. Kekuatan dan ketahanan pangan begitu serius diperhatikan.

Pada masa kekhilafahan yang dipimpin oleh khalifah Umar bin Khaththab ra., pernah menerapkan inovasi soal irigasi untuk mengairi area perkebunan. Kawasan delta Sunga Eufrat dan Tigris serta daerah rawa sengaja disulap dengan dikeringkan menjadi lahan-lahan pertanian. Kebijakan itu diteruskan hingga Khilafah Bani Umayyah. Tentunya ini adalah kebijakan strategis yang dibuat oleh seorang pemimpin yang tak ingin nasib rakyatnya terbelit kesulitan ekonomi.

Dengan demikian sistem pangan dalam Islam harus dilakukan secara berdikari, mandiri, dan tersistem. Dua aspek harus diperhatikan agar  dilakukan negara dalam menjawab persoalan pangan.

Dari aspek teknis, negara akan menetapkan kebijakan sebagai berikut.

Pertama, menghentikan impor dan memberdayakan sektor pertanian melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian.

Intensifikasi dilakukan dengan meningkatkan produktivitas lahan yang sudah tersedia. Negara dapat mengupayakan dengan pengembangan teknologi budidaya pertanian, pengadaan alat pertanian yang canggih, pengembangan bibit unggul, harga pupuk yang terjangkau, memberi pelatihan dan keterampilan kepada petani hingga mumpuni, memberi akses air secara gratis karena air adalah milik umum yang merupakan faktor penting irigasi pertanian.

Adapun ekstensifikasi dapat dilakukan dengan:

(1). Membuka lahan-lahan baru dan menghidupkan tanah mati. Menghidupkan tanah mati artinya mengelola tanah atau menjadikan tanah tersebut siap untuk langsung ditanami. Rasulullah ﷺ bersabda,

Siapa saja yang telah menghidupkan sebidang tanah mati, maka tanah itu adalah miliknya”. (HR Bukhari, Tirmidzi, dan Abu Dawud).

(2). Setiap orang yang memiliki tanah akan diperintahkan untuk mengelola tanahnya. Siapa saja yang membutuhkan biaya mengelola tanah, negara akan memberinya modal dari baitulmal. Khalifah Umar bin Khaththab pernah memberikan harta dari baitulmal kepada para petani di Irak untuk membantu mereka menggarap tanah pertanian serta memenuhi hajat hidup mereka tanpa meminta imbalan dari mereka.

Jika ada tanah yang ditelantarkan pemiliknya selama tiga tahun, hak kepemilikan atas tanah itu akan hilang. Negara mengambil alih lalu mendistribusikannya kepada individu rakyat yang mampu mengelolanya. Dengan begitu, tidak ada istilah lahan kosong yang dibiarkan tanpa ada pemanfaatannya.

Kedua, mekanisme pasar yang sehat. Negara melarang penimbunan, penipuan, praktik ribawi, monopoli, dan mematok harga. Negara akan menindak tegas siapa saja yang melakukan pelanggaran. Diriwayatkan dari Imam Malik bahwa Khalifah Umar bin Khaththab pernah memerintahkan para penguasa wilayah untuk mengumpulkan seluruh pedagang dan orang-orang pasar, lalu menguji mereka satu-persatu. Jika di antara mereka ada yang tidak mengerti hukum seputar muamalah dan jual beli, ia melarangnya masuk ke pasar seraya menyuruhnya mempelajari fikih muamalah hingga memahaminya. Diriwayatkan dari Abu Laits, ia berkata,

Seorang laki-laki tidak halal melakukan akad jual beli selagi ia belum menguasai bab fikih jual beli.” (Lisanul Hukkam)

Dari aspek ideologis, negara harus mengelola sistem pangan berdasarkan sudut pandang Islam kafah. Negara menerapkan sistem ekonomi berbasis syariat Islam dengan menetapkan kebijakan produksi dan distribusi pangan yang adil dan merata. Kebijakan distribusi pangan dilakukan dengan melihat setiap kebutuhan pangan per kepala. Dengan begitu akan diketahui berapa banyak kebutuhan yang harus dipenuhi negara untuk setiap keluarga.

Dalam sistem Islam negara harus menetapkan kebijakan yang dapat menjamin kesejahteraan petani, yaitu:

Pertama, membangun infrastruktur pertanian yang memadai, seperti jaringan irigasi yang canggih. Pada masa Kekhalifahan Umayyah, jaringan irigasi dibangun di seluruh wilayah lalu dikembangkan pompa-pompa irigasi hingga kincir air.

Negara membiayai pemeliharaan kanal-kanal besar untuk pertanian. Air dari Sungai Eufrat dialirkan hampir ke seluruh wilayah Mesopotamia (sekarang Irak), sedangkan air dari Tigris dialirkan ke Persia. Negara juga membangun sebuah kanal besar yang menghubungkan dua sungai di Baghdad.

Kedua, memberikan dukungan permodalan baik dalam bentuk pemberian tanah, harga bibit dan pupuk murah, atau pinjaman tanpa bunga seperti pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Pinjaman tersebut baru dikembalikan dua tahun setelahnya.

Ketiga, menyediakan sarana produksi pertanian secara memadai dan memastikan produksi petani terdistribusi dengan baik, seperti membeli gabah petani dengan harga tinggi.

Keempat, mengembangkan iklim yang kondusif bagi kegiatan penelitian dan pengembangan sains dan teknologi, termasuk di bidang pertanian. Khilafah melahirkan banyak ilmuwan dan ahli pertanian, semisal Abu Zakaria Yahya bin Muhammad Ibn Al-Awwan yang menulis buku Kitab al-Fildhah. Ia menjelaskan secara rinci tentang 600 jenis tanaman dan budidaya 50 jenis buah-buahan, hama, dan penyakit serta penanggulangannya. Karya seperti ini bermanfaat bagi petani dalam meningkatkan produktivitasnya.

Oleh karena itu saat Islam telah dengan jelas memberikan seperangkat sistem yang komprehensif dalam mengatasi pangan secara fundamental, maka paradigma tersebut tidak boleh diabaikan. Sudah sangat urgen  sistem politik ekonomi Islam terwujud agar mampu mewujudkan visi pangan yang mandiri dan berdaulat. Bukan visi pangan yang menggigit harga diri petani yang Kian tak berdaya dengan kebijakan kapitalis.

Wallaahu a’laam bisshawaab.

 

Name

.JawaTengah,136,.Magelang,59,' KPU,1,@Menhanprabowo,2,@Panglimainggris,1,#,1,# Mieinstan,1,#Bakamla,1,#BenzPatentMotorwagen,1,#Beras,1,#Berita,8,#Bermaingame,2,#Bermainhp,1,#bioLytical,1,#Bully,1,#cafebangtakir,1,#Cerbung,4,#Cerpen,3,#Departemenpertanian,1,#Dubai,1,#EAACI,2,#Eksekusi,1,#Firaun Menes,1,#Freeport,1,#Gadget,2,#ganas,1,#Gen Z,2,#Genz,1,#Gisel,2,#GP Anshor,1,#hut,7,#IHHHealthcare,1,#IKN,1,#Inovasidantren,1,#Internasinal,3,#Internasional,20,#JNE,1,#Judionline,4,#kapolres pringsewu,1,#KarlBenz,1,#Kesehatan,21,#Kessehatan,1,#Kongo,1,#Kotapayakumbuh,6,#KPM,1,#Krisispangan,1,#Lakalantas,1,#Lamborghini,1,#Lampung,8,#Mafiatanah,1,#Maroko,1,#Masri,1,#Menhan,2,#Miras,1,#Mitigasibencana,1,#MTQ,1,#Nanapinkcafe,1,#Narmer,1,#Nikahdini,1,#nkrihargamati,1,#O2SN,2,#Olahraga,7,#Onlinesexualexploitation,1,#Opal Lee,1,#Opini,885,#OTC Markets Group Inc,1,#Otomotif,5,#Padang,29,#Padangpanjang,1,#Pancasila,2,#Panglimatni,1,#Payakumbuh,16,#PBB,1,#PBHPeradi,1,#PBTEs,1,#Pekon,1,#Pelayananhaji,1,#Pelemahanhukum,2,#pemuda,1,#Pemudapancasila,1,#Perempuan,2,#Pergaulanbebas,1,#Perkindo,1,#Pernikahandini,1,#Polri,66,#porprov sumbar 2016 terbaru,2,#Prabowo,1,#Pringsewu,2,#Profile,1,#Qatar,1,#Radangtelinga,1,#Renang,3,#Rumahmahal,1,#Samsung,1,#Sejarah,1,#SMPN4Padang,2,#solusiIslam,1,#Tapera,6,#Teknologi,11,#TNI,127,#tnikuatrakyatbermartabat,1,#tnipatriotnkri,1,#tniprima,1,#UKT,6,#UKTMahal,2,#UUPenyiaran,1,#Valeuraenergy,1,#WadzPay,1,0pini,8,2,1,50 Kota,3,50Kota,872,Aborsi Buah Dari Gaya Hidup Permisif,1,abrasi,1,aceh,950,Adat dan Budaya,5,Advetorial,9,Ag,1,Agam,529,agama,19,Ahmad khadafi,1,Air bersih,2,akademisi,1,Akibat Pendidikan Sekuler yang Diterapkan!,1,akses jalan,2,Akses Jalan Lintas Padang-Pesisir Selatan Lumpuh Total,1,Akses Pupuk Sulit di Negara Elit,1,aksi damai,2,aksi demo,2,Aktivitas sejarah,1,Al Qur'an,1,alutsista,3,aman,1,Ambon,10,AMK,121,Anak Durhaka Turbulensi Generasi,1,anak yatim,1,aneh,1,Angin kencang,1,Anniversary,1,Anti Korupsi,2,Apakah Gas Elpiji Hanya Untuk Rakyat Miskin?,1,armed,10,Artikel,75,As-Saabiquunal Awwaluun,1,audit,1,Babel,7,BABINSA,4,Badan Amil Zakat Nasional,1,Badan Penanggulangan Bencana Daerah,1,Badminton Unik,1,Bakamla,15,baksos,2,bakti sosial,7,Balai Wartawan,1,Bali,19,Balikpapan,9,Bamus,1,Bandar Lampung,84,Bandara,1,bandung,147,Bangkalan,2,Banjar,1,banjir,32,bank,55,Bank BRI,3,Bank BTN,1,Bank Indonesia,8,Bank Nagari,91,Bank Nagari Raih Penghargaan "Sangat Prima" dalam Best Bank Performance MSMEs Loans Award 2024,1,banten,11,bantuan,1,banwaslu,1,banyumas,1,banyuwangi,3,Bapak Asuh,1,Bapak Asuh Anak Stunting,1,Barabai,6,Barcelona,5,batam,5,Batik Gambir,1,Batu Sangkar,4,Batusangkar,22,Bau Bau,4,bawaslu,2,Bayar pajak kendaraan,1,baznas,6,Baznas pasaman,16,BBKSDA,1,bbm,1,BBVA,1,beasiswa,1,Beasiswa SPM,1,Bedah Rumah,1,BEI,1,bekasi,5,Bela Negara,4,Benarkah Jaminan Sejahtera?,1,Benarkah Kesetaraan Gender Aman Bagi Perempuan?,1,bencana,26,Bencana alam,3,bengkalis,13,bengkayang,1,Bengkulu,4,Beny Utama,1,Bergembira Menyambut Kelahiran Nabi Benarkah Kita Tulus Mencintai Nya,1,beri pelayanan terbaik,1,berita,1748,Berita daerah,6,Berita Internasional,9,Berita Kampus,176,Berita naaional,1,Berita Nasional,618,Berita Otomotif,3,Berita Teknologi,8,berita tni,415,Bernas,2,Besar,1,biak,2,BIAYA POLITIK MAHAL,1,bim,1,Bima,1,Bima Suci,1,Bimbingan Teknis,1,Bimtek,1,BIN,1,BIN Pasaman,5,binsos,1,bintal,1,Bintara,1,Bintara TNI,2,Biro Malang,1,birokrasi,1,bisnis,1,BKD,1,bkkbn,1,bkow,1,Blibli,1,Blitar,9,BLK Payakumbuh,1,BLT,1,bni,2,BNK,2,BNN,12,BNNP,2,bnpb,4,boas solosa,1,bogor,31,Bojonegoro,1,bola,5,Bondowoso,2,Bonsai,2,bontang,2,boyolali,5,bpbd,37,BPBD Agam,1,Bpbd Kaltim,1,BPBD Padang,4,BPBD Pasaman,1,BPBD Sumbar,3,BPD Kaltim,1,BPJN,1,BPJN Sumbar Mulai Tangani Longsoran di Bukit Lampu,1,BPJS,1,BPJS Ketegakerjaan Pasaman,2,BPK,1,bpom,1,BPPW,8,BPPW Sumbar,2,Brasil,1,bri,8,Brownies,1,Buat Apel,1,Buat Lemon,1,Budaya,12,budidaya,1,bukalapak,1,bukalapak.com,1,Bukan Hanya Suara yang Dibutuhkan Paletina,2,Bukan untuk Para Oligarki,1,bukit gado-gado,1,bukit nobita,1,Bukittinggi,75,bukittingi,3,buku nikah palsu,1,Buletin,1,bulittinggi,1,Bulu Tangkis,1,bulutangkis,1,bumd,1,BUMN,2,bundesliga,1,bung hatta,1,bunga,2,Bupati Pati,2,Buruh,2,business,1,Butuh Dukungan Penuh Stake Holder,1,buwas,1,buya,1,buya naik sedang,1,BVB Dortmund,1,BWS V,9,BWSS V,9,cahaya,1,calo,1,camat,1,camat padang utara,1,capil,1,Catatan,2,celoteh,1,Cerbung,27,cerita,1,cerita asal,30,cerita lepas,7,cerita minang,1,cerpen,108,Chelsea,1,Chelsea Fc,1,chile,1,china,2,cianjur,1,cilacap,3,cilegon,3,cimahi,3,CINTA NABI SAW DENGAN SEPENUH HATI,1,cipta kondisi,1,Cisacaruas,1,coklat,1,Corona,1,Covid 19 Pasaman,5,covid-19,8,Covid19 pasaman,4,cr7,1,cristiano ronaldo,2,csr pln,1,cta,1,Curahan Hati,1,Daerah,15,dahlan iskan,3,Dakwah,4,dan stroke,1,dana aspirasi,1,Dana Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia (YPKMI) Tidak Bisa Dicairkan Bank BRI,1,dance,1,Dandim,1,danlantamal,1,Dapur MBG padang,1,Dapur MBG Payakumbuh,1,Dapur Redaksi,1,dasawisma,1,DAVIP MALDIAN,1,Davip Maldian Pencipta Lagu TNI,1,Dayak,1,dayung palinggam,1,DBHCHT,1,dedi henidal,1,Dekranasda,1,Deli,2,Deli Serdang,3,Demak,554,Demak nasional,3,demo,4,demokrasi,1,Demokrat,1,demplot kodim 0312,1,DENGAN SISTEM PEREKONOMIAN ISLAM.,1,Denjaka,1,denpasar,1,denpom,1,densus 88,1,Depok,24,derby della madoninna,1,derby milan,1,desitinasi wisata,2,dewan pers,4,DFB Pokal,1,Dharma Pertiwi,3,Dharmaraja,1,Dharmasraya,35,difabel,1,Digitalisasi,1,Diklapaif,1,dikti,1,Diktisaintek,1,Din Minimi,1,Dinas Damkar Kota Padang,2,dinas kelautan dan perikanan,1,dinas kesehatan,8,Dinas Pangan,1,dinas pendidikan,6,Dinas Pendidikan 50 Kota,1,Dinas Pendidikan kota padang,2,Dinas Pendidikan Payakumbuh,3,dinas perikan dan perikanan,1,Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,1,Dinas Sosial,1,Dinas sosial kaltim,1,Dinas Sosial Sumbar,2,dinsos,1,dinsos sumbar,3,dinsosnaker,2,Diplomasi,1,dirjen,1,disbudpar,2,dishub kota padang,1,Diskominfo 50 Kota,1,Diskominfo Sumbar,1,diskusi,1,disnas perkebunan sumbar,1,Dispenal,6,DISPERINDAG,1,disperindagtamben,1,dispora,7,dispora padang,1,Divisi 2,1,DIY,1,DJP,2,DKK Kota Padang,2,DKM,1,DKP,1,Doa bersama,3,Dongeng,1,Donor,4,donor darah,5,dosen,1,DP3AP2KB Kota Payakumbuh Gelar Rakor Bersama Gugus Tugas Kota Layak Anak 2024,1,DPD PAN,1,DPKA,1,DPO pembunuhan gadis penjual goreng,1,dpr aceh,3,dpr ri,4,DPR-RI,7,dprd,1054,DPRD Bukittinggi,29,dprd jabar,2,DPRD Kab.Agam,1,DPRD kabupaten bengkulu,1,dprd kaltim,4,dprd kota,7,DPRD Kota Padang,18,DPRD Kota Payakumbuh,150,dprd lasqi,1,DPRD Limapuluh Kota,2,DPRD Padang,18,DPRD Pasaman,162,DPRD Payakumbuh,207,DPRD PBD,1,Dprd prov,1,DPRD Provinsi Sumatra Barat,11,DPRD Rejang Lebong,1,dprd ri,1,DPRD Semarang,1,dprd sulsel,3,DPRD Sumbar,14,dprd sumut,1,DPRD Tanah Datar,18,Dprdpas,1,drawingsemifinalLC,1,Drone,1,drpd,5,drpd kota,1,duafa,1,Dubai,1,Dubes,1,Ducati,1,Dumai,4,dunia pendidikan,10,e-KTP,1,edukasi,35,ekkpd,1,ekonomi,27,ekonomi jabar,2,ekonomi. kasus,1,eksplore,1,emansipasi wanita,1,Emdes,178,emzalmi,1,energi,1,english,39,Entikong,1,EPL,1,ERB,1,erisman,2,eropa,1,erupsi,1,esport,1,euronext amsterdam ticker light,1,evakuasi,4,Event 10 Tahun Milad HOTS,1,Everest,1,expo,1,fadhli,1,fadhli zon,1,Fakta Mahalnya Biaya Politik Sistem Demokrasi,1,Fashion Show,1,Fasilitas,1,fauzi bahar,9,FC Barcelona,11,FC Bayern Munchen,5,FC Bayern Munich,1,Fc Byern Munchen,1,Fc Juventus,2,FC Porto,1,Fc Real Madrid,2,FCBI,10,feature,2,festival,3,festival kopi,1,FIFA,3,Fiji,1,filipina,3,Filupina,1,Financial,1,Fiskal,1,Fitur,1,Fiture,2,FKAN,1,FKAN Pauh IX,2,FKS,2,FMPK,1,fogging,2,Forikan Lima Puluh Kota,1,Forkabi,1,Forum Dialog,1,FPRB Pasaman,1,france,1,freddy budiman,1,fredi budiman,4,fwp,2,gagal ginjal kronik,1,Galeri Photo,3,galian c,1,gamelan,1,ganja,1,gardu listrik,1,Garuda Indonesia Taklukan Thailand,1,garut,1,Gatel,1,gedung sate bandung,1,gemerlap kembang api,1,Gempa Bumi,2,gempa Nepal,1,gerindra,1,Germas,1,Getafe,1,Ghatan Putra Nandani,1,gianyar,1,GKMI,1,Gmpp,1,Go green,1,goa petruk,1,goa semar,1,golf,1,Golkar,3,Golkar Pasaman,1,Golkar Payakumbuh,1,gor,2,gor haji agus salim,1,goresan pena Nurul Bariyah,1,Goresan tinta,1,Goresan Tinta Bidan Diny,1,Gorontalo,3,Gotong Royong dan Keceriaan,1,GOW Kota Padang,1,gowes,1,Grasstrack,1,Gresik,1,gubernur,9,Gubernur Ingatkan Aparat Pengamanan Natal,1,gubernur irwan buka seminar internasional teknologi,1,gubernur jabar,1,gubernur kaltim,2,gubernur sulsel,2,gubernur sumbar,8,guinness world records,1,Gunung Mas,2,guru,1,Haji,3,halim perdanakusuma,1,Halmahera,1,ham,1,hambalang,1,hardiknas,1,Hari Armada,1,hari buruh,1,Hari Ibu,1,Hari Ikan Nasional ke-10,1,Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79,1,hari kesehatan nasional,2,Hari Pahlawan,3,hari pers,1,Haris Azhar,10,harneli mahyeldi,1,hasil liga champion,2,hasil liga inggris,1,hasil pertadingan Juventus lawan Real madrid,1,hiburan,10,Hilangnya Naluri keibuan,1,HIV,1,hkg ke 44,1,HKN,1,hoax,1,Honda,2,hotel,1,hpn,1,htel savoy homann,1,HUKUM,85,hukum sumbar,2,hut,19,hut 70 bni,1,HUT Bhayangkara,1,HUT Golkar,1,HUT ke 12 Tahun,1,HUT Paguyuban Seni Budaya "Tunas Muda" mengadakan acara Maulid Nabi dan Pentas Seni TTKKDH Pekon Sinar Betung.,1,hut pdam ke 28,1,HUT Republik Indonesia ke-79,1,HUT RI,12,HUT TNI,17,HUT TNI AL,1,HUTPYK55,1,iain,1,ibu,1,ibu hamil,1,Idul adha,5,Idul Fitri,1,IKC Pasaman,1,ikm,3,IKN,4,IKOHI,1,ikps,1,Ikw,48,IKW RI,7,imam bonjol,1,Imbas Sampah Menggunung,1,imigrasi,2,IMP,1,imporsusu,1,In Pasaman,2,inacraft ke 18,1,indarung,1,indo barca,1,Indobarca,13,indobarca JCi fc,1,indonesesia,1,indonesia,24,Indonesia CSR Awards 2024,1,Indonesia Peringkat Pertama Judi Online Dunia,1,indramayu,6,industri,1,inernasional,1,info kesehatan,9,informasi,1,inggris,2,Inilah Wajah Buruk Kapitalisme Sekuler Liberal,1,Inovasi,8,Inspektorat,1,inspirasi,5,Inspirasi Tanpa Batas Dari Jalan Nipah ke Pidie,1,Institut Teknologi Padang,3,Intan Jaya,1,internasional,262,intisari,3,IORA,1,IPB,1,ipdn,1,iran,1,irian,1,irman gusman,1,Ironi Kebijakan Pajak Rakyat VS Perusahaan,1,irwan prayitno,2,isis,1,iski,1,Islam,6,Islam Mampu Menciptakan Lingkungan Ramah Perempuan Dan Anak,1,ispa,1,iswan muchtar,1,it,1,italy,1,ITM,1,ITP,21,Iven Wisata,1,Iwo,1,jabar,218,Jabatan,1,jadwal pertandingan,1,jaga kesehatan,2,Jakarta,329,Jakarya,1,jakata,2,Jalan rusak,1,Jalan santai,1,jalasenastri,3,jambi,21,jambore,2,jamda,1,Jaminan Sosial,1,jateng,384,jati,1,jatim,146,Jatinangor,3,Jawa Barat,23,jawa tengah,19,Jawa Timur,93,Jawabarat,2,JawaTengah,31,jayapura,4,JCI,2,jembatan,8,jember,6,Jendral Gatot Nurmantyo,1,jepang,3,Jeritan Para Petani,1,Jerman,5,jessica kumala wongso,4,jkn,1,JMSI,1,JNE,11,JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2024,1,JNE Regional Padang Gelar Kopdar Bersama Media,1,job fair,1,Joey Alexander,1,jokjakarta,1,jokowi,2,Jombang,1,Jorge Lorenzo,1,Jose Mourinho,2,juara,1,Judi Online,1,Jumat Berkah,1,Jumat sehat,1,junjung sportivitas,1,jurnalis,2,jurus,1,Juventus,3,Juventus Fc,2,ka,1,KAA,2,Kaalimantan,1,Kab.Solok,699,Kabupaten Agam,1,kabupaten bengkulu selatan,1,Kabupaten Dharmasraya,13,Kabupaten Landak,1,Kabupaten Limapuluh Kota,553,kabupaten solok,122,Kabupaten Tanah Datar,35,kada,1,kades,1,kadis pu,1,KAI,1,kajati,2,kajati sumbar,1,kaktim,1,kalimanan utara,6,kalimantan,43,kalimantan barat,12,Kalimantan Selatan,6,kalimantan timur,3,kalimantan utara,98,kalimatan utara,1,kalimtan utara,1,kalsel,32,kaltar,1,kaltara,135,kaltaran,1,kaltim,142,Kaltim Fokus Hilirasasi Industri,1,kaltura,1,kamang,1,Kampung Pancasila,2,kampung pondok,1,kampus,24,kan,3,kanker,1,kantor camat,2,kantor gubernur,1,kanwil depag sumbar,1,Kanwil pajak,1,kapal karam,1,kapal tenggelam,1,Kapitalis Sekulerisme Mengakibatkan Matinya Naluri Ibu,1,kapitalisme,1,kapolri,3,Kapuas,3,karang taruna,5,karawang,6,Karena Himpitan Ekonomi,1,karet,1,Karimun,25,karnaval,3,kartini,1,karya bakti,1,karyawan,1,Kasad,13,Kasal,6,KASAU,1,Kasus,486,kasus gardu listrik,1,Kasus kpk,1,Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Siswi SMP,1,kata bijak,1,katarak,2,kathmandu,1,kawasan bebas sampah,1,Kayong Utara,48,kayutanam,1,Keagamaan,3,keamana laut,1,keamanan,1,kebakaran,12,kebersihan,5,kebijakan banci,1,kebijakan pribadi,1,Kebocoran Pajak,1,Kebudayaan,8,kecamatan,1,kecamatan nanggalo,1,kecamatan padang barat,1,kecelakaan,3,Kecelakaan Laut,12,Kediri,2,kedokteran,1,kehumas lebih baik,1,Kejagung,4,Kejagung RI,2,Kejahatan "Anak" Makin Menjadi Akibat Pornografi,1,Kejaksaan Agung RI,5,Kejari Agam,1,Kejari Padang,1,Kejari Pasaman,1,Kejari Solsel,1,kejati,1,Kejati Sumbar,11,kekayaan buah tropis nusantara mendunia,1,Kekerasan Seksual Tak Pernah Padam,1,kekerasan terhadap wartawan,1,kekeringan,3,kelautan,1,kelautan dan perikanan,2,kelompok santoso,1,kelompok tani,1,keluarga,4,kelurahan,1,kelurahan kampung pondok,1,kelurahan ujung tombak pembangunan bangsa,1,kemanusiaan,2,kematian Angeline,1,Kembalikan Fungsi Parpol untuk Aspirasi Rakyat,1,Kembalikan Kedaulatan SDA dengan Penerapan Islam Kaffah,1,kemenag,79,Kemenag RI,5,kemenaker,1,Kemenega,1,kemenhan,2,kemenkes,1,kemenkominfo,1,kemenkumham,2,Kemenkumham RI,1,Kemenlu,1,Kemenperin,254,Kemenperin nasional,2,kemenpora,1,Kemenprin,1,Kemenristek,1,kemensos,4,kementerian,3,Kementerian Agama RI,3,Kementerian Keuangan,1,Kementerian Komdigi,1,Kementerian Kominfo RI,1,kementerian Pariwisata,1,Kementerian Pendidikan RI,2,Kementerian Sosial,2,Kementerian Sosial RI,1,kementrian,1,kementrian ketenagakerjaan,1,kementrian luar negri,1,kementrian pendidikan,2,Kendari,3,Kenperin,1,kenyaman atlit lebih baik,1,Kep.,1,Kep.mentawai,10,kepala,1,kepala dinas kehutanan kaltim,1,kepala kantor penghubung sumbar,1,kepemimpinanIslam,1,kepri,4,Kepulauan Bangka Belitung,1,keracunan,2,Kerapatan Adat Nagari,1,kereta api,3,kerinci,2,kesehatan,162,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,2,kesenian,10,kesetrum,1,Ketahanan pangan,5,ketenagakerjaan,1,ketua dprd padang,1,ketua dprd sijunjung garap isteri sopir,1,ketua komisi syamsul bahri,1,ketua umum komisi penyiaran informasi,1,khilafah,1,khofifah,1,kim jong-un,1,kirab budaya,1,Kisah,2,Kisah Nabi,2,kkn,4,Klaten,7,KLB,1,Klungkung,2,Koarmada,38,koarmada II,6,Koarmada III,200,Kodam,774,Kodam IV/Dip,1,Kodam XII,2,kodim,2,Kodim 0306/50 Kota,1,Kodim 0311,6,Kodim 0311 pessel,33,Kodim 0311/Pessel,37,Kodim 0430 Banyuasin,1,kodim 0714,2,Kodim 0731,1,Kodim pasaman,1,kodim se indonesia,1,Koharmatau,44,Kolaborasi Pertamina dan LKKPN,1,kolam,1,kolinlamil,1,Koltim,1,komandan korem,1,Komitmen,1,komnas HAM,3,komodo,1,Kompetisi,1,kompetisi tingkat dunia,1,Komunitas,8,Konawe,3,kondom,1,Konferensi Pariwisata PBB 2024: Perempuan Berdaya,1,kongres IV PDI-P,1,koni,3,Koni Pasaman,1,kontingen pwi,1,kontraproduktif,1,Kontras,9,Kontroversi tes perawan dua jari,1,kopaska,4,kopassus,3,koperasi,1,kopi arabica,1,kopi beracun,5,kopi sianida,1,korban kekerasan mesti dilayani dengan baik,1,korea utara,1,korem,6,Korem 071,1,Korem 073,6,Korem 151,1,korpri,2,Korupsi,18,korupsi gardu listrik,1,korupsi. KPK,1,koruptor,1,kostra,1,kostrad,150,kostrak,1,Kota Batu,1,Kota Bukittinggi,2,kota padang,323,Kota Pariaman,15,Kota Payakumbuh,1360,Kota Serang,2,Kota Solok,1,Kota Tangerang,1,kotasolok,2,kotrad,2,Kowal,1,KPAI,1,kpi,12,kpk,16,KPPN,1,kpu,9,KPU Kota Payakumbuh,1,KPU Limapuluh Kota,1,KPU Padang,1,KPU Psm,26,kreatifitas,1,KRI,20,KRI Nanggala,1,kriminal,28,Kriminalitas,1,Krisis,2,KSHARC,1,KSPI,1,KTT,1,kudus,4,Kuliner,42,kumpulan berita porprov sumbar,1,Kumpulan saiyo,1,kunci sukses menang pertandingan,1,kuningan,1,Kunjungan,2,kunker,1,Kupang,2,kurban,3,kutai,1,KY,1,l,1,La LIga,4,laka laut,1,Laksusnews,1,Lamongan,33,Lamoung,7,lampu,1,Lampu g,1,lampung,312,Lampung Peristiwa,2,Lampung pristiwa,5,Lampunh,1,Langkat,1,langsung,1,Lansia,3,lantamal,2,lanud,3,Lanud Adi Sumarmo,7,lapas,4,Lapas Suliki,1,lari,1,Latgab,1,latihan,10,Lazio,2,Lebak,13,lebaran,5,led,1,Leg I liga Champoins,1,Leg pertama semifinal Liga Champion,1,leg pertama semifinal liga champions 2015,1,Legenda,1,lelang resmikan,1,lembaga layanan,1,lembang,1,Lewotobi,1,lgbt,1,liga champion,3,liga champions,14,liga eropa,1,liga indonesia,2,Liga Inggris,9,Liga Spanyol,7,light beyond ilumination,1,liliana natsir,1,Limapuluh Kota,245,limapuluhkota,14,limbah,1,Limosin Aurus Senat,1,lingkungan,5,lingkungan asri,2,Lionel Messi,3,Lippo,1,liputan khusus,4,liputankhusus,36,listrik,1,Live Bullying,1,LKAAM,3,LKP,2,lomba mancing,2,Lombok Barat,1,london,2,london book fair,1,los lambuang,1,lounching,1,lpm,3,LSM,1,Lukisan,1,Lumajang,4,lyrics,1,machudum,1,magang,1,Magelang,243,mahasiswa,39,Mahkamah Agung RI,1,Mahkamah Konstitusi,1,mahyeldi,5,majalah al hikmah,1,mak inggih,1,mak karani,1,Makalah,1,makan bergizi,5,Makan Gratis,1,makanan tradisional,2,makasar,13,makassar,4,Maksiat,1,Makutarama,1,Malanca Marendo,1,Malang,63,Malang Raya,41,malaysia,2,maluku,7,Mampukan Membentuk Karakter Anak?,1,manado,2,Manchester City,2,Manchester United,3,mancing mania,2,mandeh,1,Manfaat Buah,3,mangrove,1,mapala,1,maraton,1,Marc Marquez,2,marching band,1,Marcos Rojo,1,maritim,1,markas paskhas,1,maroko,1,Maros,3,Masa Depan Tergadaikan,1,masakar,1,Masional,1,masjid,3,matahari SPR,1,Mataram,1,Maulid Nabi,3,maulid nabi muhammad SAW,2,Maulidan,1,May Day,3,mayat,1,MBG,5,medan,21,media,1,Media Gathering JNE Express Padang Hadirkan Owner Rendang Uni Lily,1,megelang,1,menag,1,Menarmed,3,Mendagri,1,mendikbud,1,Menembak,16,Menhan,1,Menkomdigi,1,menkominfo,1,Menperin,1,menpora,1,Menristek,1,mensos,1,Mentan,1,Mentawai,222,menteri,3,menteri bapenas,1,menteri bumn,1,Menteri Ketenagakerjaan,1,menteri politik hukum dan keamanan,1,menteri susi,2,Menyoal Program Kemenkeu Mengajar ke-9,1,Merawat Pernikahan,1,Merdeka Belajar,1,Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka,1,Merdeka Pejabat Rakyatnya Melarat,1,MH370,1,Milad,2,milo,4,Mintak Nomor Rekening Mak Datuak,1,minuman,1,minyak,2,MIPI,1,miras,1,Miris Aborsi Legal,1,mirna,1,Misi,2,Misi Kunjungan Paus dan Bahaya Respon Kepemimpinan Sekuler,1,Mitsubishi,1,mk,1,mnek,1,mobil,2,Moeldoko,2,Mojokerto,17,Monas,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,motivasi,2,MotoGP,7,MotoGP2015,3,MP3ESB,1,mpr,1,mpr ri,1,mpr sosialisasi empat pilar,1,mtq,2,MTQ XLI,4,mtsn model padang,1,MU,2,Muara Labuah,1,muaro lasak,1,mudik,3,muhamadiyah,1,Muhammadiyah,1,Muharram,1,Muhibah,6,Muhibaj,1,MUI,2,muko muko,1,mural,1,museum,4,museum adityawarman,1,Museum adytiawarman,1,musibah,3,musik,2,musik jazz,1,muskerwil ikps riau,1,Musrenbang,2,musrenbangnas,1,Mutasi,1,MV Hai fa,1,naaional,6,nadional,3,Nafsiyah,14,nagan raya,1,naganraya,1,Nagari Durian Tinggi,1,Nagari koto kaciak barat,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Naik Pangkat,1,naisional,1,nakes,1,Namun Akan Melakukan Konfirmasi Terkait Dugaan Maladministrasi di Unit BRI Lubuk Buaya Padang,1,napak tilas,1,narkoba,14,narkotika,1,Nasdem Payakumbuh,1,Nasib Anak Terlunta,1,nasional,3071,Nasionaĺ,4,nasional kita bangun indonesia dari pinggiran,1,Nasional ppwi,2,nasional Universitas,1,Nasionsl,1,Natal,1,nelayan,3,nenek asiani,1,nepal,1,Netralitas,1,New Normal,1,news,22,neymar,1,Ngawi,26,Nias,4,Nikah Dini,1,Nissan,2,NKRI,1,nobar,1,NTB,4,NTT,15,NU,1,nurul iman,1,nusantara,10,nusantara mendunia,1,Nuzullul Quran,1,Ny Nevi,1,obral remisi,1,Ojol,2,olagraga,2,Olah raga,31,Olah rga,1,olahan ikan,1,olahan makanan,1,OLAHRAGA,340,olahraga motogp,3,olahraga sepak bola,59,olahraga sepakbola,1,olahraga sepakbola liga champions,1,OLAHRARAGA,1,olimpiade,1,olimpiade Rio,4,olimpiade rio 2016,1,Ombudsman,2,Ombudsman Akan Beri Keterangan Terkait Dugaan Maladministrasi Rekening YPKMI,1,Ombudsman Sumbar: Kasus Dugaan Maladministrasi Rekening YPKMI Masih Dalam Proses Tindak Lanjut,1,Omnibus Law,1,Ooini,2,OPEC,1,Opin,1,opini,214,Opini,15262,Opinì,8,Opìni,2,Òpini,5,Òpìni,1,Opini aborsi,1,Opini IKN,1,Opini kemerdekaan,1,Opini kesehatan nusantaranews.net,1,Opini Nusantaranews,459,Opini nusantaranews.net,90,Opini pendidikan,2,Opini produk china,1,Opini tiket pesawat,1,Opinii,2,Opino,1,opm,1,oponi,1,orari,1,Orari Pasaman,1,organisasi,2,Ormas,2,otoda,1,otomotif,17,otonomi,1,otto hasibuan,1,pacific partnership,1,padag,1,padamg,1,padan,1,Padang,2843,Padàng,1,padang bersih,1,padang fair,1,Padang Ganting,1,PADANG Kota Tercinta,1,Padang Kota Tercinta" Daya Tarik yang Meredup,1,Padang Panjang,13,Padang Pariaman,40,Padang penrem,116,padang timur,1,padang. kasus,2,padangpanang,2,padangpanjang,45,Padangpariaman,36,Padanh,1,padi,1,pagaruyung,5,pahlawan nasional,1,Pahlawan Senja,1,painan,7,pajak,3,pajero,1,palangkaraya,1,palembang,4,palestina,1,Palmeiras,1,pameran,5,Pamtas,1,panatai padang,1,Pancasila,3,Pandeglang,76,Panen,2,pangan,2,Pangea Wins Prestigious Quality Award,1,Panglima,11,Panglima TNI,7,pantai,3,pantai air manis,2,pantai padang,5,Pantai Padang Permata Pesisir Barat dengan Pesona Tagline "Bank Nagari,1,Pantau Harga Jelang Idul Fitri,1,panti,2,panti asuhan,1,Pantun,7,Pantura,3,papua,268,papua nugini,1,para atlet,1,Parade,1,paralayang,1,PARIAMAN,47,paripurna,1,Pariwara,126,pariwisata,146,pariwisata kaltim,1,pariwista FKN,1,parlemen,1,partai,4,Partai Demokrat,2,Partai Golkar,2,Partai PAN,1,partnership 2016,1,PAS Band,1,Pasama,1,Pasaman,145,Pasaman Barat,2,pasar johar,1,pasar kaltim,1,pasar rakyat,2,Pasar Sehat Cileunyi Tengah Sakit,1,pasbar,25,Pasbarr,1,paskibra,1,pasukan,1,Pati,328,Patnership,1,patroli,3,paud,6,pauh,1,PAW,1,pawai,1,payakumbuh,3403,PDAM,56,pdf,2,pdip,1,pedagang,1,Pedoman Media Siber,1,Pedoman Media Siber 2,1,Peingsewu,3,Peistiwa,1,Pejabat Tinggi Pratama,1,Pekanbaru,9,pelajar,3,Pelanan pasien,1,pelantikan bkow,1,Pelantikan DPW PASTI NJ Sumbar,1,pelatihan,1,Pelayanan Ibadah Haji Kacau,1,pelayanan kasus kekerasan,1,Pelayaran,9,pemain terbaik lpi,1,Pemanfaatan Transaksi Elektronik Untuk Kemajuan UMKM,1,Pematang Nebak,1,Pembangun masjid nurul yaqin,1,pembangunan,6,pembebasan jalan tol bpjn 12 balikpapan,1,Pembentukan satgas baru,1,pemberhentian kepala sekolah,1,pembicara dari malaysia,1,pembicara irfan wahid,1,pembukaan porprov xiv,1,pembunuhan,4,Pemda Pasaman,410,Pemerintah memberi makanan bergizi,1,pemerintah sulsel,1,Pemerintahan,53,Pemeritahan,2,pemilihan uda uni 2015,1,Pemilu,8,Pemilukada,1,pemimpin global pencahayaan,1,Pemkab Agam,1,Pemkab Mentawai,1,Pemkab solok,6,Pemkab Solsel,2,pemko padang,167,pemko sulsel,1,pemkopadang,2,pemprov,26,pemprov jabar,2,Pemprov Jabar Raih Penghargaan KPK,1,pemprov kaltim,11,pemprov sumbar,153,pemuda pancasila,1,pemukulan wartawan,1,Pemusnahan,1,Penanganan Serius Untuk mengatasi Masalah Stunting,1,pencahayaan rumah,1,pencemaran,1,Pencitraan di Balik Seruan,1,pendaki,2,pendididkan,13,Pendidikan,312,Penďidikan,1,Pendidikan SMPN 4 Padang,1,pendidikan. lpi,1,pendim 0311,2,pendim 0311/Pessel,4,Pendiri TIKI dan JNE Meresmikan Masjid Nur’aini di Kurau Barat,1,penduduk,1,Penerbangan,1,Pengadilan Negeri,1,Pengadilan Negeri Lbs,1,pengajian,1,Pengajian wawako maigus nasir,1,pengangkatan tenaga honor,1,penganiayaan guru,2,Pengelolaan arsip sosialisasi,1,Pengelolaan partisipasi masyarakat,1,pengelolaan pulau kecil,1,Pengelolaan Tambang Wajib Oleh Negara,1,Penghargaan,3,penghijauan,1,pengobatan,2,pengukuhan,1,pengukuhan bsmi sumbar,1,pengumuman,2,pengungsi ronghiya,2,Pengurus,1,Peningkatan Wisatawan ke Kota Padang Didukung Program Pembangunan Pemerintah,1,penjara evin,1,Penrem,407,Penrem 032,2,Penrem 032/Wbr,8,Penrem padang,3,penulis,1,penya real madrid,1,penyelundupan,3,peparnas,1,Perbakin,1,Perbatasan,9,percaya diri,1,Perekrutan,1,perempuan,2,Pergaulan bebas,1,pergi shopping,1,perguruan tinggi,2,perhubungan,5,perilaku amoral,1,perindo,2,Peringatan Hari Nusantara,1,Peringatan Hari Perkebunan ke-59,2,Peringati hari maulid nabi,1,Peringati HUTlantas ke-70,1,peristiwa,26,Perkebunan,1,Perlindungan Tak Niscaya,1,permen karet,1,permindo,2,pernikahan,1,Pernikahan Dini,1,Perpani,1,perpustakaan,1,pers,1,persiapan,1,persit,8,pertamina,53,pertaminan,2,pertanian,6,Pertanian kota padang,1,perumahan dan permukiman,1,Perumda Air Minum,4,Pesantren,1,Pesawat,1,pesel,3,pesilat,1,Pesisir selatan,14,Pessel,111,peternakan,2,peternaksusu,1,pf,1,pgri,4,philip lighting,1,philippines sport stadion,1,philips hue,1,PHK,1,Photografer,1,Piala AFF 2016,1,piala dunia,8,piala super spanyol,1,piala walikota padang,1,PIF,1,pilgub,16,pilkada,52,pilkada sumbar,1,pilkades,1,PIN,6,Pj Wako Jasman Sidak Pasar Tradisional Ibuh,1,pjk,1,PKK,5,PKK Kota Padang,1,pkl,2,pks,5,PKS Payakumbuh,1,PLN,4,plt gubernur aceh,1,pmi,1,PNPM,2,pns,2,poitik,2,Pokdar,1,pol pp,2,pol pp,3,pol ppp,1,Polda,4,Polda Sumbar,3,Polda sumut,1,polisi,7,polisi mabuk,1,politiik,2,Politik,460,Politik Dinasti,1,politik hukum,1,Polres,1,Polres Limapuluh Kota,2,Polres Pasaman,38,Polres Payakumbuh,4,Polres Pessel,1,Polres Psm,1,polresta,1,Polresta Padang,1,polri,394,Polsek Bonjol,1,poltik,3,polwan,1,POMAL,1,pompa hidram,1,pondok pesantren,1,ponpes,1,pontianak,6,popda,1,porprov,30,porprov dharmasraya,1,porprov sumbar,6,porprov sumbar 2016,1,porseni,1,porwanas,1,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,Potret Kelam Sistem Pendidikan Sekuler Cerminan Rusaknya Pendidikan di Bawah Bayang-bayang Pemerintah Kapitalis,1,pp,22,PPATK,1,PPDB 2024,3,PPIA,1,PPWI,269,Prabumulih,1,Prajurit,4,pramuka,4,prasjal tarkim,1,Premier league,1,Presidem RI,1,presiden,6,presiden jokowi,3,Presiden Jokowi Tiba di New Delhi,1,Presiden Prabowo,1,prestasi,4,Pringsewu,124,pringsewu lampung,9,Pristiwa,4,Privasi Policy,1,Probolinggo,1,Profil RA Kartini,1,Profile,5,Program Inovatif,1,Program Magrib Mengaji,2,proyek dermaga ketapang,1,Proyek Pembangunan Gedung Teknik Universitas Andalas,1,PSG,3,psht,1,Psikolog,2,PSP Padang,2,PSSI,4,PSV Eindhoven,1,PT,1,PT KAI,3,PT Rimbo Peraduan,2,PT. Taspen,1,ptm,1,ptn,1,pu,9,PU Kota padang,1,Puan Maharani,32,puasa,2,pucuk,1,Puisi,283,Puisi Nusantaranews,18,pulau buru,1,Pulau Punjung,1,pulau sikuai,1,puncak jaya,3,PUPR Padang,2,Purnawira,1,purwakarta,4,Puspen,3,Puspen TNI,35,Puting beliung,1,pwi,21,qasidah,1,radar,1,Rahmat Saleh,1,Raih Juara 3 di Kompetisi Karate-Do se-Sumatera*,1,raih prestasi,2,Raja Yordania,1,Rajab,1,rakor,2,rakor kaltim,1,Rakornas,1,RAKYAT SEJAHTERA,1,Rakyat Yang Kehilangan Rasa Aman,1,ramadhan,17,Rapat guru dari serangan siber,1,Rapat koni kota padang,1,rapat paripurna,1,Rapat penyelesaian permasalahan di TPA air dingin,1,Rapuhnya Mental Mahasiswa Di Pendidikan Sekuler,1,ratu atut,1,Real Madrid,3,realmadrid. barcelona,1,redaksi,6,redaksi nusantaranews group,1,Redaksi pedoman,1,Refleksi Muharram: Mewujudkan Kebangkitan,1,regulasi ulang perizinan toko dan pasar modern,1,Rekonstruksi,1,Rektor,1,Relawan,2,Religi,4,remisi,1,Renungan,1,repsol honda,1,Retrofit,1,reuni,2,Reuni Angkatan,1,ri!bo perpaduan,1,Riau,18,rini soemarno,1,Riset,1,rizki pora,1,Rohil,2,Romantisme Penguasa Muslim dengan Vantikan bentuk Doktrin Toleransi yang Kebablasan,1,Rossa,1,RPJMD,1,rri,2,RS BMC,1,RS Harapan Bunda,1,RS Mitra Bangsa,8,RSMB,1,RSN,1,RSUD Psm,1,RTLH,1,rubrik,6,Rubrik Adat,4,rubrik minang,1,Rubrik PIN,4,rudiantara,1,ruhui rahayu,1,rumah pintar,1,Rumah Tangga Dalam Naungan Sistem Islam,1,rupiah,1,Ruri,1,Rusia,1,rusuh tanjungbalai,1,RUTILAHU,1,Saatnya Kita Introspeksi Diri,1,sabu,3,safari politik,1,Safaruddin Dt. Bandaro Rajo,1,Sakato,1,salatiga,50,samarinda,94,sampah,1,samsat,3,Sanitasi,1,Sanlat,1,Santunan,3,sapma,1,sapol pp,1,SAR,6,sarana dan prasarana,2,Sarolangu,1,sarolangun,1417,sarolangun nasional,121,Satgas,35,Satgas Pamtas,1,satgas tni,53,satkopaska,1,satpol PP,15,Satpol PP Padang,1,sawahlunto,15,sawahluto,1,SD Negeri 02 UKS,1,SDABK Sumbar,1,seberang palinggam,1,sebra serbi,1,Secaba,2,secapa ad,1,sedekah bumi,1,sejarah,15,Sekolah,1,selaju sampan,1,selaju sampan tradisional,1,selam,1,Selayang Pandang,1,seleb,1,Selebriti,2,semarang,3,sembako,2,semen padang,4,SEMEN PADANG FC,2,seminar,4,seminar nasional,1,Semua Agama Sama Adalah bentuk Sinkretisme,1,seni,2,Seorang Pria di Padang,1,sepak bola,11,sepak takraw,1,sepakbola,66,Sepeda,1,sepeda ria,2,serang,2,serba serbbi,2,serba serbi,34,serba-serbi,4,Serie-A,2,sertifikasi,1,sertijab,3,seskoal,1,sevilla,2,si pekok,1,sianida,1,sibolga,2,sidak,2,sidang jessica kumala wongso,1,sidoarjo,3,sigil,1,sigli,1,Sijunjung,25,silat,1,silek,1,simulasi,1,simulator,1,sin tax,1,sinergi,1,sinergitas,1,singapura,1,Singkawang,13,singkong,1,Sinjunjung,1,Sintang,1,Siraman Rohani,1,sirkuit Austin,1,Sirkuit Austria,1,siswa,5,Siswa Adabiah 2 Raih Emas di Kejurnas Nenggala Kick Boxing Academy 2025,1,Siswa SMPN 4 Padang,1,siswi sma 6 padang,1,situs islam,1,SK Wakil Rakyat Tergadai,1,SKK Migas,1,Sleman,1,SMA 1,1,sma 10,1,sma 2 padang,1,SMA Negri 2 Padang,1,SMK 1 Lbs,3,smk muhammadiyah,1,SMKN1 Lbs,3,SMP 3 Padang,1,SMP 30,1,SMP Kumpulan,1,SMPN 4,1,Solder Tubuh Pelaku Pencuri Jemuran,1,SOLO,1,solo travelling,1,solok,326,Solomon,3,solse,1,solsel,71,Solusi Hakiki Pembebasan Palestina,1,sop,1,sopir dinas antarkan atlit porprov,1,Soppeng,2,sorong,25,sorotan dprd,1,sosial,17,sosialisasi,4,Sosok,1,SP,1,Spanyol,1,Sparco,1,Special Olympics Indonesia,2,Spiritual,2,SPMA,1,sport,20,SPPG,1,sri mulyani,1,stih,15,STISIP,2,stisip ypkmi padang,1,stunting,2,style,3,suap,1,Suara Pembaca,20,subang,5,Sudah Tepatkah Pengumpulan Zakat dan Distribusinya?,1,Sujiwo Tejo,1,suka jala jalan,1,sukabumi,2,SUKHARJO,1,Sulawesi,9,sulawesi selatan,6,sulsel,120,sultan,1,sulteng,27,Sultra,7,sulut,1,sumatera,1,Sumatera Barat,2,Sumatera Utara,1,Sumatra Barat,1,Sumba,1,Sumbar,1915,sumbar expo,1,sumbar expo 2013,1,sumbar. korpri,1,sumbar/pariaman,1,SUMBAR/Sijunjung,1,Sumbat,3,Sumedang,1,sumsel,11,sumut,2,sunatan,1,sunbar,1,Sungai,2,sungairumbai,1,Super Garuda Shield,2,suprapto,1,Surabaya,96,surakarta,23,Surat Pembaca,15,Surbaya,1,susel,1,Susunan Redaksi,1,sutiyoso,1,Suzuki,1,swasembada pangan,1,Sweeping,1,syekh Ahmad Khatib,1,syiah Houthi,1,tabligh akbar,1,Taekwondo,1,tahajud gathering,1,tahun baru 2015,1,Taichung City,1,Tajuk,2,tak selesaikan masalah,1,takengon,3,Takjil,2,taman bermain,1,taman budaya,2,Taman Kanak-Kanak,1,taman melati,1,tana paser,1,Tanah Bumbu,1,Tanah Datar,76,tanahdatang,1,tanahdatar,49,tanaman,3,tanatoraja,2,tangerang,9,Tanggamus,172,Tanggamus Lampung,12,Tanggamus Lampung Peristiwa,1,Tanggamus Lampunh,1,tanggung jawab siapa? Islam Punya Solusi.,1,tanjung pinang,1,tantowi ahmad,1,tarakan,170,tarakank,1,tarakaran,1,Tarawih,1,Taruna,1,Taruna Akademik AL Kunjungi Kaltim,1,Tata kelola keuangan,1,tausiah,1,tawuran,1,Tawuran dan Kekerasan Seksual Semakin Marak,1,Tawuran Jadi Kebiasaan,1,tax amnesty,1,TBC Meresahkan Dalam Balutan Sekuler Kapitalisme,1,TDS,10,tds 2016,1,Tegaskan Komitmen pada Kepuasan Konsumen,1,Teknik,2,teknologi,53,telkom,3,temanggung,2,tembak,2,Tempat,1,temu kangen,1,Tenaga Kerja,1,tenggelam,1,tentara tercantik didunia,1,terang benderang,1,Terbaru,4,Terjun,1,Ternate,8,teror bom,1,teroris,1,terpadu,1,Tes CPNS,1,testimoni,1,Tidore,1,tifatul sembiring,1,Tim penggerak pkk,1,Tim Safari Ramadhan,12,Tim SAR,1,Tiongkok,1,tipikor,1,tips,115,tips hidup sehat,2,tips hubungan,1,tirta darma ayu,1,tisabilaga,1,TKI,1,tmii,1,tmmd,11,Tmmd kodim demak,1,tmmd/n,2,TMP,1,TNI,632,TNI AD,78,TNI AL,189,TNI AU,49,Toilet Adalah Hal yang Perlu Dijaga,1,toleransi,9,toraja,2,TP PKK,2,TPPO,1,Tradisi,2,Tradisional,1,tragedi Mei 98,1,trans padang,1,transportasi,2,traveling,11,travelling,1,tropi juan gamper,1,TRTB,1,ttg,1,tuban,1,Tulungagung,1,turnamen,2,UIN IB,1,UIN IB Padang,2,UIN Imam Bonjol,1,UIN Imam Bonjol Padang,1,UIR,1,Uji Kompetensi Wartawan,1,Ukraina,1,UKSW,13,ukw,2,ulama,1,ULP,1,Ulul Azmi,1,umkm,9,UN,2,un bocor,1,Unand,11,unik,15,Universal Health Coverage,1,universitas,6,universitas andalas,2,Universitas Pertamina,35,unp,25,upacara,5,Uper,55,UPPER,2,UPS,1,uptd,2,usaha,4,usia dini,2,USNS Mercy,1,UT,1,utama,1,uu,3,UU P3H,1,UU PERS,1,UU TNI,2,vaksin,3,vaksin palsu,1,Vaksinasi,1,Valencia,1,valentine day,2,Valentino rossi,4,Vanuatu,1,Veteran,1,Video,11,vietnam,3,vitamin A,1,Volly,1,wagub,1,wagub jabar,2,wagub kaltim,1,Wakasad,2,Wakil Presiden,1,WAKIL RAKYAT RAMAI-RAMAI GADAIKAN SK,1,wakil walikota,1,Wako Serahkan Penghargaan dan Santunan ASN Purna Tugas,1,walhi,1,walikota,2,walikota dipanggil dprd,1,walikota padang,6,walikota padang tegur fatriaman,1,wanita,2,wapres,3,wapres yusuf kalla,1,Warakawuri,1,warga gerebek ketua dprd sijunjung,1,Warnai Semarak Lomba HUT RI ke-80 Warga RT.01 dan RT.02 Kampung Batu,1,wartawan,5,wasbang,2,washington,1,wawako padang,1,Wawasan Kebangsaan,2,wayan mirna salihin,1,WHO,1,whta,1,wira usaha,1,Wisata,128,wisata halal dunia,1,Wisuda,3,WNA,1,WNA Nigeria,1,wni,1,Wonosobo,1,world halal tourism award 2016,1,wtp,1,Yalimo,1,yamaha,1,yaman,2,Yanggamus,1,yatim piatu,4,Yogyakarta,10,YPKI,1,YPKMI,3,ypkmi padang,1,YPKMI STIH PADANG,1,YPKMI STISIP Padang,1,yuliandre darwis,1,Yulisman,1,zakat,3,Zaki Abdulghani Akui Tak Miliki Hak Jawab,1,zardi syahrir,1,zeni,1,ziarah,3,
ltr
item
Nusantaranews: Harga Beras Terus Menggigit Petani Menjerit
Harga Beras Terus Menggigit Petani Menjerit
Nusantaranews
https://www.nusantaranews.net/2024/09/harga-beras-terus-menggigit-petani.html
https://www.nusantaranews.net/
https://www.nusantaranews.net/
https://www.nusantaranews.net/2024/09/harga-beras-terus-menggigit-petani.html
false
690645960084725222
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content