Oleh Sri Rahayu Lesmanawaty
(Aktivis Muslimah Peduli Generasi)
Tertatih renta kaki menapak bumi
Kain gendongan terselempang tak terlupakan
Tergopoh raga namun gagah meronta
Halimun manoreh terpupus peluh
Renta itu tiada keluh
Renta itu ajari kalam ilahi
Satu persatu dituntun ajaran nabi
Rentamu tak surutkan niat
Rentamu tangkas bagai kuda perang
Yakini komando akan segera datang
Rentamu tak surut langkah
Ucap Bismillah tak lelah-lelah
Rentamu mengurai lemah
Insan muda terkesima sudah
Duhai sosok mulia di bukit Manoreh
Entah saat ini rentamu masih adakah…
Seruan hakmu menoreh bukit Manoreh masih kah…
Duhai yang renta namun penuh renjana cinta
Sebentar lagi lelahmu terbayar
Sesaat lagi gema takbir penuhi jagat raya
Duhai bidadari sepuh sebelia wanita surga
Halimun semakin pudar di puncak Manoreh
Walau rentamu tak lagi terdengar
Panjatan do’a untukmu selalu hingar bingar dalam gegapnya takbir
Duhai Srikandi dunia
Rentamu tak surut lanjut
Rentamu tak lemahkan lutut
Halimun Manoreh menjadi saksi untukmu
Mengucap tasbih tahmid takbir selalu
Subhaanallaah walhamdulillaah walaa ilaaha illallah Allaahu Akbar!
Note:
Teruntuk pejuang sepuh dari bukit Manoreh
No comments:
Post a Comment