Tarif Pajak Motor Meningkat, Beban Rakyat Makin Berat!


Oleh: Sania
 (Mahasiswi Telkom) 


Dilansir dari media CNBC Indonesia TV bahwa rencana kenaikan pajak motor konvensional atau Bahan Bakar Minyak (BBM/Bensin) tidak akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves, Jodi Mahardi menyebutkan bahwa rencana tersebut bukan hal yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Dia bilang, kenaikan pajak kendaraan motor dengan bahan bakar bensin itu sebagai upaya pemerintah untuk memperbaiki kualitas udara di Jabodetabek. Jodi menyebutkan usulan pajak kendaraan bermotor itu sendiri muncul dalam Rapat Koordinasi yang sebelumnya telah dilakukan sebagai upaya memberikan faktor pendorong untuk mempersulit penggunaan kendaraan pribadi dengan tujuan membuat masyarakat terdorong menggunakan angkutan umum. 


Berita ini sangat memilukan untuk masyarakat karena jangankan dinaikan, dengan harga yang sebelumnya saja masyarakat sudah kesulitan untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Bahkan ada yang memaksakan untuk mengurangi makan dan kebutuhan pokok untuk membayar pajak karena menganggap alat transportasi sebagai sumber rezeki mencari nafkah. Ditambah adanya kapitalisme srkuler yang menjadikan para penguasa terus memproduksi kendaraan bahkan memudahkan masyarakat dalam proses pembeliannya. Tolak ukur dari para kapitalisme itu adalah keuntungan sebanyak-banyaknya tidak mempedulikan dampak yang dihasilkan. Nampaknya belum ada kesinambungan antara pemerintah, masyarakat, juga para pengusaha yang seharusnya bekerja sama untuk kebaikan negeri ini. Solusi yang sudah dikeluarkan pemerintah walaupun hanya sekedar wacana, tapi hal itu merupakan solusi yang pragmatis. 


Sedangkan islam sebagai agama yang sempurna yang mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk masalah pengaturan kendaraan agar tidak membawa dampak buruk bagi kehidupan umat manusia adalah dengan  mengacu kepada aqidah islam yaitu beriman kepada allah, sehingga menjadikan segala aktifitas yang dilakukan baik itu individu masyarakat atau negara bahkan pengusaha akan terikat kepada keridhoan allah. Mengubah persepsi dari mencari keuntungan sebanyak-banyaknya menjadi mencari keridhoan allah yang sebanyak-banyaknya, sehingga akan melahirkan para pengusaha dan penguasa yang jujur, amanah, adil, serta ikhlas dalam menjalankan aktivitasnya. Hal itu akan terjadi jika syariat islam ditegakkan dalam seluruh aspek kehidupan. Oleh karena itu, marilah kita memperjuangkan tegaknya hukum allah di muka bumi ini, Agar negeri ini menjadi negeri yang diberkahi. 

Wallahu alam bissowab.

Post a Comment

Previous Post Next Post