Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sunday, July 04, 2021 | Sunday, July 04, 2021 WIB Last Updated 2021-07-04T15:20:04Z

Paham Liberal Sekuler Mengancam Generasi

Oleh : Adibatus Sholihah (Aktivis Muslimah Kalsel)

Tidak bisa dipungkiri lagi banyaknya generasi muslim sudah terpapar pemikiran bebas liberal sekuler, pemahaman barat yang mengutamakan kebebasan dalam berprilaku tanpa adanya sudut pandang agama didalamnya. ini sangat membahayakan para generasi muslim, apalagi baru-baru ini kita dihebohkan oleh berita dikalangan artis yang membolehkan anak-anaknya untuk menonton film porno dalam pengawasan orang tuanya. 

Sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia, Penyanyi yuni shara bicara soal dirinya jika anak-anaknya menonton film porno. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai film porno buruk bagi anak-anak. “ Konten porno itu konten berbahaya. Dampak negatifnya serius bagi tumbuh kembang anak.” Kata Ketua KPAI, Susanto, Sabtu (26/6/2021)

Perdana menteri Belanda, Mark Rutte, mengatakan bahwa Hungaria tidak lagi punya tempat di Uni Eropa karena meloloskan rancangan undang-undang yang melarang konten isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di sekolah “Bagi saya, Hungaria tidak lagi punya tempat di Uni Eropa, “ kata Rutte kepada wartawan sebelum mengahadiri pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa pada kamis (24/6). (CNN Indonesia.com, jumat 02/7/2021)

Begitu semakin bahayanya paham liberal sekuler, bukan hanya generasi saja yang terpapar pemahaman ini bahkan orang tua sekali pun sudah terpapar, bagaimana tidak, orang tua yang seharusnya menjaga anak-anaknya dari bahaya konten atau film porno justru menemani anaknya untuk menonton film tersebut.

menonton film porno ini sangat berbahaya untuk anak-anak bahkan orang tua sekalipun, banyak dampak dari menonton film porno salah satunya bagi anak-anak dibawah umur mereka bisa saja terpacu melakukan perbuatan yang berbahaya seperti sex sebelum pernikahan. dan orang tua atau orang dewasa pun bisa melakukan hal semacam itu, karena banyak sekali kejadian tentang kekerasan seksual kepada anak-anak yang dilakukan oleh guru atau orang tua mereka sendiri. 

Adapun solusi yang berjalan saat ini untuk mengurangi atau menghentikan kejadian tidak bermoral ini sangat-sangat tidak diperhatikan oleh pemerintah masih banyak konten-konten di youtube yang masih berbau porno belum diblokir. Pemerintah hanya fokus pada Rehabilitas bagi para pelaku seks atau LGBT. Bukannya mengurangi malah justru pelakunya semakin banyak, apalagi kecanggihan teknologi sekarang semua bisa menjangkau bahkan anak-anak sekalipun.

Terkait masalah LGBT yang sekarang banyaknya kasus diluar ataupun didalam negri  yang semakin marak apalai didukung oleh musuh-musuh Islam yang ingin menghanncurkan generasinya. Walaupun banyak yang menentang tetap saja membolehkan para LGBT bebas untuk mengekspresikan diri mereka. Ini tidak lepas dari kepentingan ekonomi dan politik.

Sangat miris sekali ketika pemahaman liberal sekuler ini sudah merasuk kedalam pemikiran generasi muslim, bukan hanya kebanyakan mereka mengiyakan LGBT ini bahkan ada yang membela alasan memperjuangkan kebebasan Hak Asasi Manusia.  Bahkan LGBT sudah diakui diberbagai negara-negara besar yang menganut sistem liberal sekuler seperti di Eropa bahkan di Indonesia pun mulai menampakkan keberadaan mereka.

Sungguh kondisi seperti ini sangat membahayakan generasi muslim, mereka tidak lagi memiliki pemahaman Islam bahkan mereka sudah terpengaruhi oleh paham liberal sekuler. Lantas apa solusi agar generasi ini terbebas dari paham ini ? sudah pasti jawabannya bukan dari solusi negara saat ini yang mengemban sistem kapitalisme.

Islam memiliki konsep dalam mengatur pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Sebagaimana firman-Nya dalam QS.Al-Isra:32 “ dan janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan seburuk-buruknya jalan”. Juga sabda Rasul SAW, “ janganlah sekali-kali seorang perempuan dan laki-laki berdua-duaan kecuali bersama mahrom”.

Ini merupakan tindakan pencegahan yang dilakukan oleh Islam agar manusia tidak terjerumus ke dalam jurang kehinaan dan kubangan lumpur kebebasan. Sebagai sebuah system, selain memiliki konsep pencegahan, Islam juga memiliki konsep sanksi yang jelas tegas yang akan memberikan efek jera bagi para pelaku sex bebas, LGBT, sebagaimana firman Allah dalam QS. An-Nuur : 2. “ perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka dari tiap-tiap seorang dari keduanya dengan serratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk menjalankan agama Allah”.

Demikianlah ketegasan konsep Islam dalam menghukumi para pelaku zina. Dengan aturan ini dapat dipastikan tidak akan muncul permasalahan kasus sex bebas dan yang sejenisnya. Hanya saja, aturan ini tidak mungkin diterapakan bila tidak ada institusi yang melaksanakannya, oleh karenanya dibutuhkan sebuah institusi negara yang menerapkan Syariat Islam secara kaffah yakni Khilafah Islamiyyah.

 Wallahu ‘alam bishowab. 

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update