Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kepala Bappeda Sebut Program P2D Dan P2K Berdampak Positif Bagi Masyarakat

Tuesday, July 06, 2021 | Tuesday, July 06, 2021 WIB

N3,SAROLANGUN - Realisasi program Percepatan Pembangunan Desa (P2D) dan program Percepatan Pembangunan Kelurahan (P2K) akan berlanjut pada tahun 2022. Dimana masing-masing dari 149 Desa dan 9 Kelurahan yang ada di 10 Kecamatan dalam Kabupaten Sarolangun kembali mendapatkan kucuran dana Rp 200 juta untuk P2D dan P2K yang bersumber dari APBD Kabupaten Sarolangun.

Bupati Sarolangun, H Cek Endra sangat mensupport realisasi P2D dan P2K senilai Rp 200 juta dilanjutkan pada tahun 2022. Ditengah pandemi Covid -19 Bupati Sarolangun P2D dan P2K cukup positif untuk merangsang perekonomian masyarakat dan ketahanan pangan.

Kepala Bappeda Sarolangun H.Lukman mengatakan, jika penerapan P2D dan P2K yang awalnya bernama Serjusade atau seratus juta untuk desa sudah berlangsung sejak tahun 2012 semasa Bupati Drs H Cek Endra dan Wabup Drs H Pahrul Rozi MSi. Tercatat sejak tahun 2012, Serjusade hingga berganti nama P2DK dan P2D serta P2K pengalokasian programnya terlaksana secara baik dan tidak terputus hingga 2021.

" Sebelum populernya program Dana Desa (DD) yang diluncurkan pusat, Pemkab Sarolangun sudah mengalokasikan P2D dan P2K untuk 149 desa," ujar H.Lukman.

Dijelaskan H.Lukman, pada awal mulanya penerapan program Serjusade tahun 2012 diarahkan untuk peningkatan jalan usaha tani, pada akhirnya untuk menuju areal perkebunan masyarakat dipermudah dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat, bahkan dalam mengangkut hasil perkebunan masyarakat ikut dipermudah.

Kita bisa menikmati dampak positif terhadap P2D dan P2K yang sudah berjalan sejak tahun 2012 di Kabupaten Sarolangun, seperti jalan usaha tani, perkebunan, pertanian dan peternakan dan perikanan," tutupnya.

(SRF)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update