Agam,Nusantaranews.com -- Terkait Tingginya Lonjakan Penderita Terpapar Positif Covid - 19, pada Sabtu (17/4) Kemarin Kabupaten Agam, Terkonfirmasi "Zona Merah".
Pasalnya pada Koordinat Sabtu (17/4) Terkonfirmasi 31 Kasus Positif Civid - 19 di Kabupaten Agam, yang di Kawatirkan akan Klaster Baru Terpapar Covid - 19.
Berdadarkan Informasi dan Data yang di dapat Nusantaranews.com, Korban Terkonfirmasi Positif Covid - 19, di Agam, saat ini ada yang berstatus Pengajar dan Tenaga Medis, yang mengajar dan bertugas di beberapa Sekolah dan Puskesmas di Lubuk Basung.
Kondisi ini, dikawatirkan akan menambah Panjang Daftar Penderita Covid - 19, yang mengarah pada terhambatny berbagai Kegiatan Sosial Masyarakat, di Kabupaten Agam.
Baik Kegiatan Reliji dalam Bulan Suci Ramadhan, termasuk Aktivitas lainnya yang cenderung mengabaikan Protokol Kesehatan.
Menyingkapai hal ini saat di Konfirmasi Nusantaranews.com via Cellnya Minggu (18/4) Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid - 19 Kabupaten Agam, Martias Wanto Dt Maruhun, mengatakan Pihaknya bergerak cepat dan langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan Antisifasi termasuk Tracking terhadap Potensi Penyebaran Virus Covid - 19 itu.
Hak yang sama juga dilakuakan Kepala Kantor Kementrian Agama, Kabupaten Agam, juga instruksikan jajarannya untuk memantau Perkembangan Kasus itu dan diminta selalu berkoordinasi dengan jajaran Dinas Kesehatan dan para Camat untuk dicarikan langkah Penanganan.
Ditegaskan Martias Wanto Dt Maruhun, "Pihaknya segera Gelar Rapat Evaluasi bersama, untuk mencari langkah-langkah Antisipasi, terkait dengan Perkembangan terkini Kasus Covid - 19 yang saat ini melinjak drastus di kabupaten Agam, per hari ini.
“ Kita sudah Koordinasikan dengan unsur terkait dan segera dilakukan langkah-langkah Penanganan lebih lanjut, “ tegasnya.
Terkait dengan kemungkinan kebijakan yang akan diambil Pemerintah Daerah Kqbupaten Agam, terkait dengan Potensi Kasus Baru Covid - 19, termasuk dengan Potensi Masuknya Kabupaten Agam, ke Zona Merah, MW Dt Maruhun, menyebut pihaknya akan membahas hal itu, termasuk sedang berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar.
MW Dt Maruhun, juga meminta seluruh unsur terkait termasuk Tokoh Masyarakat untuk bersinergi bersama, mengantisipasi Penyebaran Covid - 19, “ kita harus Antisipasi bersama, “ harapnya.
Walau demikian, Sejretaris Daeraah Kabupaten Agam, itu berharap, Masyarakat mewaspadai Potensi berkembangnya Virus Corona itu, dengan memaksimalkan Penerapan Protokol Kesehatan dalam Aktivitas sehari-hari, “ selalu Pakai Masker, jaga jarak aman dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, “Pungkas Sekda Agam, ini seriyus.(Bagindo)

No comments:
Post a Comment