Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

K-POP INSPIRASI? INSPIRASI MAKSIAT

Friday, October 02, 2020 | Friday, October 02, 2020 WIB

Oleh: Al Azizy Revolusi
(Editor dan Kontributor Media)

Entah apa yang merasuki Wapres RI Ma'ruf Amin saat memberi sambutan secara virtual pada peringatan 100 Tahun Kedatangan Warga Korea di Indonesia, Ahad (20/9). Ia beranggapan bahwa K-Pop dan Drama Korea bisa menjadi inspirasi anak muda Indonesia untuk lebih kreatif dalam mengenalkan budaya Indonesia ke luar negeri.

Sungguh pernyataan yang tidak pantas diucapkan oleh seseorang yang menyandang gelar kiyai haji. Apalagi sempat menjabat sebagai Ketua MUI Pusat sebelum menjadi Wakil Presiden. Tentu saja, pernyataan beliau tersebut menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat.

Bagaimana tidak? Semua orang tahu bahwa K-Pop dan Drakor adalah produk industri kapitalisme yang sudah pasti jauh dari nilai-nilai Islam. Di dalamnya disajikan menu hedonisme, materialisme bahkan bisa jadi ateisme. Sebab, agama artis-artis K-Pop dan Drakor itu tak jelas.

Lalu, apanya yang bisa dijadikan inspirasi? Jika yang dimaksud inspirasi maksiat, mungkin bisa. Karena pada faktanya, dampak gelombang K-Pop dan Drakor memang sudah kelihatan. Banyak anak muda yang ikut-ikutan membentuk boyband, dengan gaya yang lebih cantik dari wanita, menyanyikan lagu tak syar'i, dan sebagainya.

Pengaruh K-Pop dan Drakor terhadap perempuan Indonesia lebih parah lagi. Tak jarang mereka menangis saat menonton artis-artis Korea itu beraksi. Bahkan ada yang rela mau memberikan keperawanannya pada artis Korea idolanya.

Sebagian lain juga membentuk girlband, lenggak-lenggok di atas panggung dengan aurat terbuka dan disaksikan jutaan pasang mata. Na'udzubillah. Apakah inspirasi semacam ini yang diinginkan Wapres?

Di sisi lain, seorang Muslim yang good looking, hafizh Qur’an, jago bahasa Arab dan rajin ke masjid dituduh sebagai cikal bakal radikalis. Padahal mereka inilah yang seharusnya menjadi inspirasi anak muda Indonesia, bukan artis Korea yang tak kenal agama apalagi Allah.

Lebih dari itu, Rasulullah dan para sahabatnya justru harus lebih menjadi inspirasi teladan bagi setiap Muslim di dunia. Para panglima pejuang Islam semisal Muhammad Al-Fatih, Shalahudin Al Ayyubi, Thariq bin Ziyad, dan lain-lain jelas lebih layak dijadikan inspirasi dan dicintai anak muda zaman now.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Engkau bersama dengan orang yang engkau cintai.” (HR. Bukhari)

Wallahu a'lam bish-shawab.[]

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update