Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Cinta Terlarang Membawa Bumerang

Tuesday, June 16, 2020 | Tuesday, June 16, 2020 WIB
Oleh : Anna Ummu Maryam
(Pegiat literasi Aceh)

Masyarakat Aceh Singkil dihebohkan dengan seorang perempuan anggota Wilayatul Hisbah atau polisi syariat di Aceh, tepergok berduaan dengan suami orang.

Warga ia sedang berduaan bersama seorang pria yang memiliki istri. Keduanya kemudian dinikahkan warga sebagai bentuk penyelesaian perkara secara adat desa. Kejadian itu terjadi di Desa Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, pada Kamis malam (Padangkita, com.11/6/2020).

Kapitalis Makin Gila Saja
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Aceh Singkil, Ahmad Yani, mengatakan pihaknya, pada Sabtu (13/6) hari ini akan menelusuri kasus tersebut dengan memeriksa secara internal anggotanya itu.

Apa yang telah dilakukan oleh salah satu perempuan polisi Wilayatul hizbah ini tentu telah mencoreng wajah kepolisian syari'at kota Singkil. Dimana harusnya mereka lah yang mengawal masyarakat dalam menjalankan hukum namun ternyata mereka juga terjarat pelanggaran hukum syariat.

Masyarakat yang menyaksikan hal inipun sangat geram dan mengambil langkah adat dengan segera menikahkan mereka malam itu juga dimana Ayah perempuan sebagai wali nikah. Dan ini sesuai adat yang berlaku ditempat tersebut.

Tindakan masyarakat berdasar pada Qanun Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat dan Adat Istiadat. Karena dari pernyataan keduanya mereka berkhalwat tidak berzina.

Dalam sistem kapitalis yang menjadikan akal manusia sebagai aturan dan tidak mengaitkannya dengan agama adalah pangkal dari kerusakan yang terjadi. Sehingga wajar pelaku pelanggaran juga dapat lakukan oleh penegak hukum.

Tumpang tindih hukum, ketiadaan pengawasan yang ketat dan minimnya pemahaman hukum adalah hasil dari rusaknya peraturan yang diterapkan di negara ini. Sehingga tidak mampu menghentikan kejahatan. Yang kita dapati malah semakin hari orang makin berani melakukan kemaksiatan dan kejahatan lainnya.

Islam Adalah solusi Terbaik

Islam adalah agama yang menyelesaikan segala permasalahan manusia. Karena Islam adalah agama yang sempurna dalam segala bidang. 
Dalam hal pergaulan laki laki- laki dan perempuan Islam telah mengaturnya. 
Bahwa interaksi diantara mereka hanya dibolehkan oleh syariat dalam beberapa keadaan saja. Yaitu pada pendidikan, kesehatan, peradilan, pekerjaan, jual beli dan aktivitas umum lainnya. 

Sedangkan dalam interaksi yang khusus maka Islam mengajarkan dalam surat An-Nur/24 ayat 31 وَقُل
 لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ
 فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ 

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. 

Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka atau putra-putra mereka atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudara lelaki mereka atau putra-putra saudara laki-laki mereka atau putra-putra saudara perempuan mereka ….”

Kematangan pemahaman hukum Islam tidak hanya difahami oleh aparat penegak hukum saja namun juga oleh seluruh masyarakat. Karena dengan itulah akan membentuk kesadaran bersama dalam saling menasehati jika didapati adanya upaya pelanggaran ditengah masyarakat.

Jadi masyarakat dalam Islam adalah masyarakat yang faham hukum dan sadar hukum. Sehingga akan menutup dan menghentikan setiap pelanggaran yang terlihat oleh mereka dan melaporkan setiap kemaksiatan tanpa rasa takut. Namun bangga telah menghentikan manusia dalam melakukan dosa.

Hal ini tidak hanya sampai disitu. Bahwa negara juga berperan amat penting dalam pelaksanaan dan pengawasan pelaksanaan Islam ditengah masyarakat. Sehingga keadilan dan pelanggaran sebisa mungkin ditekan peningkatannya dengan menindak tegas setiap pelaku pelanggaran syariat.

Rahasia dari rendahnya kriminalitas apapun dalam negara Islam adalah dengan pelaksanaan syariat islam secara total dalam setiap sendi kehidupan. Inilah yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw dan para sahabat sebagai Khalifah dalam memimpin manusia dimuka bumi.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update