Nusantaranews.net, Lima Puluh Kota – Tim Penilai Kampung Pancasila Kasad Award 2026 melaksanakan penilaian di Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penilaian Kampung Pancasila yang diwakili Kodim 0306/50 Kota.
Tim penilai dipimpin Letkol Arm Yan Octa Rombenata, S.Sos., didampingi Mayor Inf Sutoyo, Sertu Robiul Nanang, Pratu Fikri, dan Asra Yogi. Setibanya di Nagari Balai Panjang, rombongan disambut dengan tari Gelombang dan prosesi pengalungan sal sebagai bentuk penghormatan kepada tamu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Noriadi Nata, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota H. Muhammad Fadhlil Abrar, Lc., unsur Forkopimca, kepala OPD terkait, perangkat Nagari Balai Panjang, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Dandim 0306/50 Kota menyampaikan bahwa Kampung Pancasila bukan sekadar program seremonial, melainkan wadah untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui semangat persatuan, gotong royong, toleransi, dan pemberdayaan masyarakat.
Usai pembukaan, tim penilai melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi yang menjadi indikator penilaian. Di antaranya Posko Karang Taruna, Perpustakaan Nagari, pelatihan UMKM, Media Center Kantor Wali Nagari, peternakan kambing, budidaya ikan, peternakan ayam, hingga kawasan wisata Pemandian Lembah Mankisi.
Setiap lokasi menampilkan berbagai inovasi dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan nagari berbasis nilai-nilai Pancasila. Penilaian tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga melihat secara langsung implementasi program yang telah dijalankan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Pada pukul 15.15 WIB, kegiatan penilaian Kampung Pancasila Kasad Award 2026 di wilayah Kodim 0306/50 Kota resmi berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong yang telah tumbuh di Nagari Balai Panjang dapat terus dipertahankan serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat. (R.Sitepu)

No comments:
Post a Comment