Tanggamus (Nusantaranews.net) Bandar Lampung, Reses bukan sekadar agenda rutin bagi anggota legislatif. Momentum ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi. Hal itulah yang terlihat saat Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus dari Fraksi Gerindra, M. Rangga Putra Hakim, menggelar reses di Dusun Tamiayang, Pekon Sukajadi, dan Dusun Tahala, Pekon Pungkut, Kecamatan Pugung, Sabtu (13/7/2026).
Sejak pagi hingga siang hari, warga dari berbagai kalangan memadati lokasi kegiatan. Tokoh masyarakat,kepala pekon,Camat Pugung, perangkat pekon, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga kaum ibu antusias menyampaikan harapan mereka kepada wakil rakyat yang mereka pilih.
Beragam persoalan mengemuka dalam dialog tersebut. Mulai dari kebutuhan pembangunan dan rehabilitasi musala serta masjid, perbaikan infrastruktur lingkungan, bantuan kepesertaan BPJS bagi lansia dan masyarakat kurang mampu, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), hingga usulan pemberdayaan ekonomi dan peningkatan pelayanan publik.
Di hadapan masyarakat, M. Rangga Putra Hakim menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan tidak akan berhenti sebagai catatan dalam forum reses semata. Menurutnya, setiap usulan akan menjadi bagian dari pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD yang diperjuangkan agar masuk dalam prioritas pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanggamus.
"Reses adalah kewajiban kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami kawal dan perjuangkan sesuai kewenangan agar dapat direalisasikan melalui program pemerintah," tegasnya.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan bantuan pembangunan rumah ibadah, pelayanan BPJS bagi warga yang membutuhkan, bantuan pendidikan melalui PIP, serta berbagai program lain yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Sambutan positif datang dari warga yang menilai kehadiran anggota DPRD di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen tetap terjalin dengan baik.
"Kami berharap apa yang kami sampaikan benar-benar menjadi prioritas pembangunan. Masyarakat ingin hasil nyata, bukan sekadar janji," ujar salah seorang tokoh masyarakat.
Kegiatan reses yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu ditutup dengan pembagian bingkisan kepada masyarakat yang hadir. Seluruh aspirasi yang dihimpun selanjutnya akan dibawa ke pembahasan DPRD sebagai bahan penyusunan program pembangunan Kabupaten Tanggamus pada tahun anggaran mendatang.(R.Guntoro)


No comments:
Post a Comment