Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gerak Cepat, Polres Pasaman Barat Sisir Objek Wisata Pohon Seribu demi Berantas Pungli dan Premanisme

Tuesday, July 07, 2026 | Tuesday, July 07, 2026 WIB

Nusantaranews.net, PASAMAN BARAT
— Merespons cepat keluhan masyarakat terkait dugaan pungutan liar (pungli), Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat, langsung menggelar patroli ketat di kawasan objek wisata Pohon Seribu, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia. Langkah ini diambil guna menyapu bersih aksi premanisme yang meresahkan para pelancong.


Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, mengungkapkan bahwa operasi cipta kondisi ini telah digencarkan sejak Minggu (5/7), sesaat setelah pihaknya menerima laporan dari warga setempat.


"Patroli dan razia langsung kita lakukan demi menjaga keamanan, ketertiban, serta memastikan para wisatawan bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman tanpa bayang-bayang premanisme," ujar AKBP Agung Tribawanto didampingi Kapolsek Pasaman, AKP Bermana Manda, di Simpang Empat, Senin.


Berawal dari Keresahan di Media Sosial
Sementara itu, Kapolsek Pasaman AKP Bermana Manda menjelaskan bahwa aksi turun ke lapangan ini merupakan tindak lanjut dari informasi yang sempat viral di media sosial. Netizen mengeluhkan adanya praktik pungli berkedok sumbangan sukarela yang menyasar para pengunjung di pintu masuk Pantai Pohon Seribu.


"Begitu informasi tersebut beredar, kami langsung menginstruksikan personel untuk menggelar patroli dialogis. Kami juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam tindakan yang merugikan publik," jelas AKP Bermana Manda.


Dalam giat tersebut, Bhabinkamtibmas Nagari Sasak Ranah Pasisie, Aipda Eko Hendria bersama Briptu Beni Nauli, terlihat merangkul tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat. Mereka diajak berdiskusi untuk bersama-sama menjaga citra positif daerah sebagai destinasi wisata yang ramah dan aman.


Komitmen Polri Jaga Sektor Pariwisata
AKP Bermana Manda menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah destinasi wisata bukan sekadar untuk penegakan hukum, melainkan sebagai langkah preventif (pencegahan) guna mendukung sektor pariwisata daerah.


Di lokasi yang sama, Aipda Eko Hendria turut mengimbau para wisatawan maupun pelaku usaha di area pantai agar tidak takut bersuara.
 

Jangan Ragu Melapor: Jika menemukan atau menjadi korban pungli dan premanisme, segera laporkan ke pihak berwajib.


Tindakan Tegas: Polisi memastikan akan menindak tegas setiap pelaku pidana yang nekat merusak kenyamanan wisatawan.
Selain fokus pada keamanan, aparat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu menjaga kebersihan lingkungan pantai. Lewat sinergi yang berkelanjutan ini, diharapkan kawasan wisata di Kabupaten Pasaman Barat tetap prima, tertib, dan bersih dari praktik-praktik ilegal demi kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update