Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Program Populis Proyek Besar Bagi Elit Kapitalis

Friday, April 10, 2026 | Friday, April 10, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T01:51:17Z

Oleh: Sarinah.


Program MBG ( Makanan Bergizi Gratis) Kembali tuai kritikan pedas dari masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, ditengah banyaknya problematik yang timbul akibat progam MBG, kini viral di media sosial bahwa kepala BGN (Badan Gizi Nasional) menyebut akan bagikan 25 ribu Motor listrik untuk kepala SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).

Kepala Badan Gizi Nasional ( BPN) Dadan Hindayana mengonfirmasikan soal pembelian puluhan ribu motor listrik yang akan diberikan untuk kepala SPPG. 

Dilansir dari detikNews, video yang menampilkan deretan motor listrik berada di sebuah gudang besar tengah viral di media sosial. Si pembuat konten mengatakan jumlah motor listrik ada 70 ribu dan akan dialokasikan untuk SPPG di wilayah Jawa Barat.

Dadan Hindayana saat dimintai konfirmasi membenarkan pengadaan motor listrik tersebut. Katanya, pengadaan itu merupakan perencanaan anggaran tahun 2025 dan ditunjukkan untuk mendukung operasional program MBG (Makan Bergizi Gratis) untuk kepala SPPG ( detikNews Selasa 7 April 2026).

Ditengah berbagai konflik yang terjadi dalam program MBG, ternyata masih saja tidak ada habisnya. Berbagai persoalan yang timbul seperti Makanan Bergizi Gratis yang tidak tepat sasaran, banyaknya anggaran negara yang terbuang karena makanan yang tersisa, hingga keracunan masal yang terjadi di berbagai daerah dan kini malah motor listrik yang akan dibagikan kepada tiap kepala SPPG yang jelas adalah pemborosan anggaran negara.


Masyarakat digembleng untuk taat pajak, dengan dalih infrastruktur dan lain sebagainya, tetapi para pejabat negara yang bekerja untuk rakyat tidak sungguh-sungguh dan hanya setengah hati dalam mengurus rakyat.

Negara selalu memberikan slogan "orang bijak taat pajak", bahkan mengeluarkan undang-undang baru untuk menunjang ketertiban bayar pajak, contohnya pasal 74 UU No.22 Tahun 2009 tentang LLAJ yang berisi motor yang tidak membayar pajak selama 2 tahun berturut-turut setelah masa STNK habis, akan dihapus data registrasinya. 

Keadaan ini sangat bertolak belakang dengan para pekerja negara yang menghamburkan uang rakyat untuk kepentingan yang bukan untuk rakyat. Rakyat diperas keringat hingga darahnya untuk menggaji pemerintah, sementara pemerintah enggan serius dalam mengurus rakyat dan malah memanfaatkan berbagai peluang untuk mencari keuntungan.

Program MBG adalah program populis bersifat instan, yang justru malah menjadi Bancakan para elit kapitalis untuk meraih kemanfaatan materi semata. Mereka berebut mengambil bagian masing-masing untuk ikut serta menghamburkan uang rakyat dengan membuat program-program yang sebenarnya tidak dibutuhkan rakyat.


Pengentasan stunting atau pun gizi buruk tidak cukup dengan program MBG. Penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi ke dalam tubuh penderitanya. Keadaan masyarakat saat ini sangat memprihatikan, masalah ekonomi menjadi faktor utama yang dialami masyarakat, sehingga masyarakat menengah kebawah tidak dapat memilih makanan yang bergizi untuk kebutuhan tubuh mereka.

Keadaan ekonomi masyarakat saat ini dalam kondisi terpuruk dan memprihatikan, banyaknya pengangguran, sempitnya lowongan pekerjaan membuat stunting dan gizi buruk akhirnya melanda.

Jika benar ingin mengentaskan stunting dan gizi buruk, adalah menyediakan lapangan pekerjaan bagi setiap kepala keluarga dengan gaji yang memadai sehingga cukup untuk memenuhi gizi mereka. 

Program MBG haruslah diberhentikan menimbang banyaknya kemudharatan yang terjadi karena program ini menghamburkan anggaran negara dan hutang negara membengkak.

Inilah wajah asli sistem Kapitalisme yang bercokol di negara ini. Yakni berbuat atas dasar manfaat semata, dan hanya berpihak kepada para elit kapitalis dan para pemangku kebijakan.  

Sistem sekuler-Kapitalis bersifat individualis, dan tidak bekerja untuk kepentingan masyarakat. Jika Indonesia masih menganut sistem ini, maka akan tetap berada pada keterpurukan dan kesengsaraan.

Sistem Islam adalah satu-satunya solusi yang benar. Satu-satunya sistem yang akan mensejahterakan masyarakat, seperti yang telah terjadi masa kepemimpinan Rasulullah Saw. hingga para Khalifah sebagai kepemimpinan pengganti yang menggantikan kepemimpinan Rasulullah Saw.

Islam pernah berjaya selama 13 abad lamanya, dan masyarakat dalam naungan sistem Islam ( Daulah Khilafah) adalah masyarakat yang makmur dan para pemimpin benar-benar meriayah rakyat.

Dalam Islam pemimpin maupun masyarakat memahami konsep amanah. Bahwasannya amanah adalah hal yang harus ditunaikan dan nantinya akan dimintai pertanggungjawaban di sisi Allah SWT.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Saw "setiap kalian adalah pemimpin, setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya " (HR Bukhari dan Muslim).

Kesadaran dalam setiap individu masyarakat islam dibangun sejak dini. Akidah Islam dibangun sejak sekolah paling dasar sehingga dalam diri mereka memiliki kepribadian Islam dan paham konsep amanah.

Menanggapi adanya penyediaan motor listrik untuk kepala SPPG dan banyaknya pemborosan dana negara lainnya menunjukkan tidak adanya sifat amanah dalam kepemimpinan. Para pemimpin saat ini benar-benar tidak memahami konsep amah dan tanggung jawab terhadap masyarakat yang harusnya diriayah dengan benar.

Hanya dengan sistem Islam, satu-satunya sistem yang akan menjadikan masyarakat mulia nan sejahtera. Oleh sebab itu, sudah seharusnya kita mengambil sistem Islam sebagai satu-satunya sistem pengatur hidup. 

Allahu a'lam bishawwab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update