Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Israel Tewaskan 254 Orang di Lebanon, Guncang Gencatan Senjata Trump-Iran

Friday, April 10, 2026 | Friday, April 10, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T02:42:12Z
Photo credited by Emanuel Kypreos @unsplash.com

Nusantaranews.net, Timur Tengah — Serangan besar-besaran Israel di Lebanon menewaskan sedikitnya 254 orang dan mengguncang kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang baru saja diumumkan, Kamis (9/4/2026).

Mengutip laporan Al Jazeera, Lebanon menetapkan hari berkabung nasional setelah serangan udara Israel yang menghantam berbagai wilayah, termasuk kawasan padat penduduk.

Serangan tersebut disebut sebagai salah satu yang paling mematikan sejak konflik meluas, dengan ratusan korban jiwa dan lebih dari seribu orang mengalami luka-luka. (*/The Week)

Gencatan senjata yang dimediasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Iran kini berada di ambang kegagalan. Hal ini dipicu perbedaan tafsir terkait cakupan kesepakatan, khususnya apakah Lebanon termasuk dalam perjanjian tersebut.

Iran menilai serangan Israel merupakan pelanggaran serius terhadap kesepakatan damai dan memperingatkan potensi eskalasi lanjutan. (*/ABC News)

Sementara itu, Israel bersikeras bahwa operasi militernya di Lebanon—yang menyasar kelompok Hizbullah—tidak termasuk dalam ruang lingkup gencatan senjata.

Sejumlah pihak internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, memperingatkan bahwa eskalasi ini dapat menggagalkan upaya perdamaian yang sedang dirintis dan memperluas konflik di kawasan Timur Tengah. (*/Reuters)

Selain meningkatkan ketegangan militer, situasi ini juga berdampak pada stabilitas global, termasuk gangguan jalur energi dan meningkatnya harga minyak dunia.

Hingga kini, negosiasi lanjutan antara pihak-pihak terkait direncanakan berlangsung dalam waktu dekat, namun peluang tercapainya perdamaian dinilai semakin tipis di tengah meningkatnya serangan. (R.Sitepu)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update