Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Nasib Palestina Menderita Terus, Kapan Berakhir?

Wednesday, January 07, 2026 | Wednesday, January 07, 2026 WIB Last Updated 2026-01-07T01:09:08Z

 


Oleh: Rasyidah (Pegiat Literasi)


Melihat kondisi penderitaan masyarakat Palestina saat ini sudah tak bisa tergambarkan lagi brutal dan sadis yang dirasakan. Berbagai kebutuhan primer seperti air, makanan, dan obat-obatan tidak mereka dapatkan. Mereka pun tak bisa keluar dari zona perang. Israel Laknatullah terus melakukan berbagai serangan, pembunuhan, serta pencaplokan di wilayah Palestina. Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 telah mencapai 71.269 orang, sementara 171.232 lainnya mengalami luka, menurut berbagai sumber medis (antaranews.com,31 Desember 2025).


Israel melarang 37 organisasi kemanusiaan beroperasi di Palestina. Wilayah ekspansi oleh israel atas pendudukan Palestina bagian tepi barat, mencapai tingkat tertinggi sepanjang sejarah pada 2025. Ekspansi permukiman ilegal Israel di Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina mengutuk keputusan sewenang-wenang Israel untuk membatalkan izin kerja 37 organisasi kemanusiaan internasional yang beroperasi di wilayah Palestina yang diduduki, khususnya di Jalur Gaza.


Sungguh biadab zionis israel merampas hak-hak saudara muslim palestina tak mengenal anak-anak atau Perempuan. Rasa lapar yang melanda dan gizi yang tidak cukup akan merusak masa tumbuhan anak-anak. Makin nyata bahwa kekejaman zionis tak mempan hanya dengan ancaman biasa, dan bantuan kemanusiaan. Apalagi mereka selalu mendapat dukungan dan bantuan dari Amerika Serikat yang masuk dalam keanggotaan PBB.


Para pemimpin muslim pun juga terlihat tidak peduli, karena kekuatan dan pengaruh dari Amerika Serikat dan sistem Kapitalisme yang saat ini menggerogoti dunia. Perlahan namun pasti, mereka berusaha menghancurkan kekuatan umat Islam. Pemimpin muslim juga tidak mampu dengan tegas untuk membantu sesama umat muslim yang mengalami kesulitan di seluruh dunia.


Penderitaan rakyat Palestina niscaya akan terus berlangsung selama negara Israel tetap eksis, baik diakui ataupun tidak oleh dunia. Israel akan terus mewujudkan cita-cita mendirikan Israel Raya dan menguasai politik-ekonomi dunia dengan segala cara. Membiarkan negara Israel tetap eksis sama dengan membiarkan Palestina menderita selamanya. 


Persoalan yang ada, bukan pada kekuatan armada atau pasukan, akan tetapi lemahnya akidah kaum muslim terhadap saudara-saudara di Palestina, tidak lepas dari paham Nasionalisme. Paham yang sengaja di tancapkan ke dalam jantung kaum muslimin hingga saat ini . Paham ini telah berhasil menjadikan hati kaum muslimin bersekat-sekat.


Sungguh harus dengan apa agar umat ini bergerak, menyaksikan peristiwa yang telah terjadi di Palestina. Genbahasaosida tetap berlanjut, Zionis terus merangsek ke seluruh kota di jalur Gaza. Hingga tempat perlindungan yang merupakan jalur aman tidak lepas dari sasaran Zionis Yahudi.


Berbagai tawaran penyelesaian yang dipimpin AS akan memosisikan Palestina ke dalam jurang penderitaan yang makin dalam. Mengutuk dan memohon kebaikan Israel membuka bantuan kemanusiaan tak cukup untuk membebaskan penderitaan Palestina.


Persoalan Palestina merupakan persoalan umat Islam seluruh dunia, umat Islam saat ini harus mempunyai kesadaran politik, untuk mewujudkan kepemimpinan yang satu, kepemimpinan global yang berpengaruh dalam kancah Internasional, mampu bertarung terhadap hegemoni kafir barat yang menerapkan sistem Kapitalisme. Kerusakan sudah semakin nyata.


Pengkhianatan penguasa muslim juga harus dihentikan dan kesadaran kaum muslimin untuk bangkit dan bersatu dalam naungan Khilafah harus terus dikobarkan. Meyakinkan umat Islam bahwa penderitaan Palestina baru akan berakhir jika ada negara adidaya Khilafah yang menjadi junnah. Mendorong dan menguatkan perjuangan menegakkan Khilafah Islam di tengah umat dan dunia internasional. Mengingatkan kembali status Palestina sebagai tanah milik umat Islam.


Solusi hakiki bagi permasalah Palestina tidak lain adalah Jihad, fakta sejarah Palestina aman dan terlindungi di bawah naungan Khilafah. Tegaknya Khilafah merupakan kebutuhan yang sangat mendesak, hanya dengan komando seorang Khalifah mobilisasi pasukan militer untuk pembebasan Palestina akan terwujudnya.


Tegaknya kembali sistem Khilafah yang mengikuti metode kenabian adalah sebuah keniscayaan sebagaimana janji Allah swt. dan kabar gembira (bisyara) Rasulullah saw.. Hanya saja, tak cukup bagi umat Islam dengan sekadar menunggu dan berdoa. Diperlukan juga upaya dan perjuangan yang sungguh-sungguh. Semoga Allah swt. segera datangkan kemenangan yang dijanjikan, sehingga umat Islam di Palestina dan belahan bumi lainnya pun akan kembali dibebaskan.


Saat ini Umat Islam bagaimana buih dalam lautan, jumlahnya banyak tetapi tidak berguna. Mudah terombang ambing mengikuti arus yang ada. Segeralah bangkit dan berjuang, tidak ada solusi lain bagi Palestina selain Khilafah. Wallahu a’lam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update