Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Puskesmas Direposisi Jadi Garda Terdepan Pencegahan Penyakit di Lima Puluh Kota

Wednesday, January 07, 2026 | Wednesday, January 07, 2026 WIB Last Updated 2026-01-09T04:12:47Z

Nusantaranews.net,  – Lima Puluh Kota – Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota mereposisi peran Puskesmas sebagai pusat layanan kesehatan primer yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya pencegahan penyakit. Melalui program cek kesehatan gratis, Puskesmas kini diperkuat sebagai titik awal deteksi dini berbagai risiko kesehatan masyarakat.

Program ini menyasar seluruh lapisan masyarakat dengan pendekatan edukatif, yakni menjadikan hari ulang tahun warga sebagai momentum untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas wilayah domisili masing-masing.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Lima Puluh Kota, Wilda Reflita, menjelaskan bahwa penguatan fungsi Puskesmas menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan dasar di daerah.

“Puskesmas adalah wajah terdepan layanan kesehatan pemerintah. Kami ingin Puskesmas hadir bukan hanya saat warga sakit, tetapi jauh sebelum penyakit muncul, melalui skrining dan edukasi kesehatan,” ujar Wilda, Rabu (7/1/2026).

Menurutnya, selama ini Puskesmas kerap dipersepsikan sebatas tempat berobat. Padahal, peran utama fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut adalah menjaga masyarakat tetap sehat melalui deteksi dini dan pencegahan berkelanjutan.

Melalui program cek kesehatan gratis, seluruh Puskesmas di Lima Puluh Kota telah dikonsolidasikan untuk menyediakan layanan pemeriksaan yang komprehensif dengan dukungan tenaga medis yang kompeten. Langkah ini diharapkan mampu menekan keterlambatan penanganan penyakit, khususnya penyakit katastropik yang sering baru terdeteksi pada tahap lanjut.

“Deteksi dini di Puskesmas jauh lebih efisien dan terjangkau. Dengan penguatan layanan primer, risiko komplikasi berat dapat ditekan sejak awal,” kata Wilda.

Selain aspek medis, penguatan peran Puskesmas juga diarahkan pada peningkatan literasi kesehatan masyarakat. Edukasi tentang gaya hidup sehat, pengendalian faktor risiko, serta pentingnya pemeriksaan rutin menjadi bagian integral dari layanan.

Secara jangka panjang, reposisi fungsi Puskesmas ini diharapkan berdampak pada peningkatan Indeks Umur Harapan Hidup (UHH) di Kabupaten Lima Puluh Kota. Pemerintah daerah menilai Puskesmas sebagai simpul utama dalam membangun sistem kesehatan yang preventif, merata, dan berkelanjutan.

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan Puskesmas secara optimal dan menjadikannya mitra utama dalam menjaga kesehatan keluarga. Dengan peran yang semakin diperkuat, Puskesmas diharapkan menjadi pusat kepercayaan masyarakat dalam upaya mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik. (R. Sitepu)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update