Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Penistaan Agama, Karena Kebebasan yang Kebablasan

Friday, July 18, 2025 | Friday, July 18, 2025 WIB

 


Oleh Maryatiningsih

Aktivis Dakwah


Penistaan agama kembali muncul. Sebelumnya pernah terjadi hal yang serupa seperti penistaan Nabi Muhammad, dan pembakaran Al-Quran.

Dilansir dari Jakarta, CNBC Indonesia. Bahwa beberapa kartunis majalah satir di tangkap otoritas turki setelah menerbitkan ilustrasi yang dinilai menyinggung agama karena dianggap menggambarkan Nabi Muhammad dan Nabi Musa. Di mana hal itu memicu kecaman luas dari pemerintah dan kelompok konservatif. Presiden Recep Tayyip Erdogan menyebut karya tersebut sebagai "provokasi keji" dan menegaskan bahwa pemerintah tak akan mentolerir penghinaan terhadap nilai-nilai sakral umat Islam.

Hal ini dapat terjadi karena penerapan sistem kapitalis sekuler, di mana di sistem ini salah satunya terdapat liberalisme yang memberikan kebebasan berekspresi dan berbicara tanpa melihat norma serta mengabaikan aturan agama. Berkreasi dengan seni tidaklah salah, tetapi ada batasannya yakni ada hal-hal yang perlu dipahami mana yang boleh dan tidak boleh dalam melakukan setiap perbuatan, apalagi bagi seorang muslim ada batasan halal dan haram sesuai syarak. Jika hal ini tidak dihentikan maka akan terus mengusik umat Islam. Karena kebencian musuh Islam akan membutakan hati mereka dengan menggunakan sarana apa saja untuk terus menghancurkan dan merendahkan Islam. Sistem kapitalis sekuler ini telah melegalkan kebebasan yang jelas menghina Islam. Mereka memuja-muja kebebasan yang bertentangan dengan Islam dan menjerumuskan kepada dosa.

Akidah yang lurus adalah akidah Islam yang akan membentuk manusia kejalan yang benar juga membentuk peradaban Islam yang dibangun dengan asas akidah Islam. Bukan dibangun untuk mendapatkan manfaat materi saja dan memuaskan nafsu kebebasan.

Penjagaan terhadap akidah dan Islam hanya bisa dilakukan dengan sistem Islam. Karena sistem Islam memiliki batasan dengan penerapan hukum syarak. Benar dan salah disandarkan pada hukum syarak, bukan pada pandangan manusia.

Karena Islam memiliki mekanisme menjaga kemuliaan Islam dengan penerapan sistem Islam dalam kehidupan negara/khilafah. Sejarah panjang kekhilafahan telah membuktikan hal tersebut bahkan sejarawan barat telah mengakuinya secara objektif. Islam juga memiliki sistem sangsi yang tegas dan menjerakan para penghina nabi Muhammad saw. Syarak telah menentukan beragam sangsi dengan detail untuk mereka, baik yang menghina secara langsung dan jelas substansi penghinaannya, maupun penghinaan pernyataan yang multitafsir. Siapapun pelakunya baik kafir harbi, zimi ataupun muslim. Hanya Islam yang mampu menyolusi semua problematika umat,maka sudah seharusnya umat menyadari untuk bangkit dan bersegera  bersyariat Islam secara kaffah dan memperjuangkannya dengan bersatu dalam barisan dakwah yang lurus yakni dakwah Islam secara kaffah (menyeluruh) Wallahu'alam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update